Baca Juga

Tampilkan postingan dengan label Nasiona. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasiona. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Juni 2026

BNN RI Anjangsana Kepada Ahwil Loethan

BY GentaraNews IN


Sekretaris Utama BNN, Tantan Sulistyana, didampingi para Direktur di lingkungan Badan Narkotika Nasional, melaksanakan kegiatan anjangsana kepada Kepala BNN pada masanya dan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) pertama, Komjen Pol. (Purn.) Ahwil Loethan, Rabu, 10 Juni 2026.

Kunjungan silaturahmi ini digelar dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 yang diperingati setiap tanggal 26 Juni. Kegiatan ini merupakan wujud penghormatan dan penghargaan kepada para tokoh pendiri serta pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi kuat dalam perjuangan pemberantasan narkoba di Indonesia.

Semangat dan dedikasi para pendahulu menjadi inspirasi bagi seluruh insan BNN untuk terus berjuang melindungi bangsa dari bahaya. (*)

Rabu, 04 Februari 2026

Kemenkum Resmikam POSBAKUM Dan Deklarasi Desa Bersinar

BY GentaraNews IN ,


Dukungan penuh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, terhadap peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) yang diinisiasi oleh Kementerian Hukum (Kemenkum) di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Rabu (4/2/2026).


Suyudi Ario Seto, dalam kesempatan ini, mendeklarasikan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai strategi awal penguatan pencegahan dan pemberantasan narkoba, dengan menempatkan desa sebagai fondasi utama ketahanan masyarakat.



Acara ini dihadiri Wakil Ketua MPR, Abcandra Muhammad Akbar; Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto; Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, Min Usihen; Sekjen Kementerian Hukum, Nico Afinta; Gubernur Sulteng, Anwar Hafid; dan Wakil Gubernur, Reny A. Lamadjido.

Peresmian Posbankum ini sebagai bentuk komitmen negara dalam memperkuat perlindungan hukum dan upaya pencegahan narkoba berbasis masyarakat.


Kepala BNN RI menegaskan pentingnya sinergi antara penegakan hukum dan pencegahan masyarakat dalam menghadapi ancaman narkoba yang semakin kompleks. Pos Bantuan Hukum diharapkan menjadi sarana akses keadilan bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan pendampingan dan edukasi hukum terkait permasalahan narkotika.


"Ini sebuah momentum membanggakan, yaitu peresmian Pos Bantuan Hukum Desa/Kelurahan serentak dan Deklarasi Desa Bersinar. Sebuah wujud nyata sinergitas negara dalam membangun keadilan dan ketahanan masyarakat dari unit terkecil, desa," kata Kepala BNN RI dalam sambutannya.


Jenderal Bintang Tiga itu juga mengharapkan kehadiran Posbankum bisa menjadi pelindung para korban penyalahguna narkoba agar mendapatkan layanan rehabilitasi dan perlakuan hukum yang adil.


"Hadirnya Posbankum hingga ke tingkat desa ini adalah sebuah terobosan revolusioner yang Kami nantikan di BNN. Karena Posbankum menjadi oasis keadilan bagi korban penyalahguna narkoba," tambahnya.


Deklarasi Desa Bersinar di Sulawesi Tengah ini menjadi bagian dari strategi nasional BNN dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, melalui penguatan peran pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga desa.



Pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan yang hadir menyatakan dukungan penuh terhadap program Desa Bersinar dan pengoperasian Pos Bantuan Hukum sebagai langkah konkret menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.


Suyudi Ario Seto, dalam kesempatan ini, berharap tercipta model kolaborasi yang dapat direplikasi di wilayah lain, sehingga upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh langsung masyarakat. (LEP.


Sabtu, 31 Januari 2026

Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Raih Gelar Doctor Honoris Causa) Bidang Ilmu Hukum.

BY GentaraNews IN




Sidang terbuka Senat Universitas Tarumanagara yang digelar di Auditorium Universitas Tarumanagara, Jakarta Barat, secara resmi mengukuhkan Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., dalam gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) Bidang Ilmu Hukum. Sabtu (31/1/2026)

Penghargaan akademik tertinggi ini diberikan atas kontribusi, pemikiran, dan pengabdian yang konsisten dalam pengembangan dan penegakan hukum, khususnya melalui penguatan kebijakan nasional serta praktik hukum yang berkeadilan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).


Dalam penjelasannya, Rektor Universitas Tarumanagara, Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M., dalam pembacaan pertanggungjawaban akademik menyampaikan bahwa kompetensi Promovendus, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, telah melalui proses kajian, seleksi, dan penilaian akademik yang ketat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa penganugerahan gelar tersebut didasarkan pada jasa dan kontribusi Promovendus yang signifikan dalam pengembangan ilmu hukum pidana khusus, dampak nyata terhadap perlindungan masyarakat, serta integritas akademik, moral, dan etika yang selaras dengan nilai-nilai luhur perguruan tinggi.

"Promovendus memiliki jasa-jasa yang luar biasa dalam bidang ilmu hukum pidana khusus yang meliputi tindak pidana narkotika, kejahatan siber, tindak pidana perdagangan orang, serta tindak pidana transnasional. Selain itu, peran Promovendus selama berkarier di Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Badan Narkotika Nasional telah memberikan dampak nyata terhadap perkembangan hukum pidana dan perlindungan masyarakat dari kejahatan," ujar Prof. Amad Sudiro.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto selaku Promovendus menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Narkoba, Keamanan, dan Masa Depan Indonesia dalam Perspektif Ilmu Hukum” yang menegaskan keterkaitan erat antara permasalahan narkotika, keamanan nasional, dan masa depan bangsa. Mengawali orasinya, Ia merefleksikan sejumlah tragedi internasional dalam penegakan hukum narkoba di berbagai negara sebagai gambaran kuat hubungan yang tidak terpisahkan antara narkotika dan keamanan suatu negara.

"Begitu gamblangnya hubungan tersebut, sehingga secara sederhana bisa Kita katakan, perkembangan narkoba di suatu negara berbanding terbalik dengan tingkat keamanan di negara itu. Semakin pesat perkembangan narkoba, semakin tidak aman negara tersebut," imbuh Komjen Pol Dr. (H.C) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.

Berangkat dari pemahaman tersebut, Ia menegaskan bahwa penanganan permasalahan narkotika tidak dapat dilakukan secara parsial atau semata-mata represif, melainkan membutuhkan pendekatan yang komprehensif, terintegrasi, dan berkeadilan. Jenderal Bintang Tiga tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara penegakan hukum yang tegas terhadap jaringan peredaran gelap narkotika dengan pendekatan humanis melalui upaya pencegahan dan rehabilitasi bagi penyalah guna, sebagaimana terus diimplementasikan dalam kebijakan dan strategi nasional P4GN di bawah kepemimpinannya sebagai Kepala BNN RI.


Menutup orasi ilmiahnya, Kepala BNN RI mengajak seluruh elemen bangsa untuk merapatkan barisan dan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing dalam upaya bersama melawan narkotika, demi menyelamatkan generasi penerus, menjaga ketahanan nasional, serta mengamankan masa depan Indonesia. Seruan tersebut ditegaskan melalui semangat “War on Drugs for Humanity", perang melawan narkotika demi kemanusiaan. (LEP).





Selasa, 23 Desember 2025

LESBUGA Akan Beri Dana Donasi Tahap 2 Untuk Korban Banjir Aceh Dan Sumatra

BY GentaraNews IN




Lembaga Seni Budaya Gayo Aceh (LESBUGA) telah melaksananan Donasi yang bertajuk "Pray For Aceh Sumatra" bantuan longsor dan banjir bandang di Aceh dan sumaterayang dihadiri oleh masyarakat Gayo, Tokoh masyarakat Gayo dan pengunjung Tamini Squre, selama dua hari dimulai 20-21 Desember 2025, hasil perolehan sementara telah terkumpul dana sebesar Rp.17.000.000

Dana tersebut nanti akan diserahakan langsung kepada masyarakat yang terkena musibah baik yang ada di  Aceh dan sumatera

Ketua Lesbuga Aris Idaman, menyampaikan Dalam tahap pertama LESBUGA telah berhasil memengumpulkan dana sebesar Rp 5 juta, yang bersumber dari pengurus lesbuga dan masyarakat, dana tersebut telah disampaikan langsung kepada Musara Gayo Jakarta, sebagai pelaksana kontribusi bantuan ke Gayo Aceh.

Untuk Donasi tahap ke dua ini, rencana Lesbuga akan langsung menyerahkan langsung kepada kepala keluarga yang terkena bencana Banjir yang telah didata oleh panitia/pengurus Lesbuga.

"Sekecil apapun bantuan yang diterima mudah mudahan bermanfaat bagi mereka yang tertimpa musibah banjir dan longsor , kata Aris.

Pembina lesbuga Alwien Desry, SH, MH menyampaikan Syukur Alhamdulillah atas perolehan dana dalam acara yg bertajuk Pray For Aceh itu, berharap kepada pengurus Lesbuga dan panitia, tetap semangat mencari Donasi demi kepentingan kemanusian yang sedang tertimpa musibah di daerah Gayo Aceh dan sumatera.

Alwien berharap dalam penyampaian bantuan itu nanti harus tepat sasaran dan transparan dalam pengelolaan dana masyarakat. (LEP)

Minggu, 21 Desember 2025

H. Rhoma Irama Disambut Dengan Upacara Adat Gayo Aceh di Tamini Squer Jakarta Timur

BY GentaraNews IN ,



Jakarta – Lembaga Seni Budaya Gayo Aceh ( Lesbuga) bekerja sama dengan manajemen Taman Mini Square, menggelar acara Pray For Aceh Sumatra, Sejumlah tokoh Gayo turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Alwien Desry, Hasan Daling, Almujaini Abdul Karim serta tokoh masyarakat lainnya. Acara ini yang juga menghadirkan Raja Dangdut Indonesia, H Rhoma Irama dalam kesempatan ini memberikan tausyiah dalam kegiatan yang digelar di Taman Mini Square, Jakarta, Sabtu Dan Minggu (20-21/12/2025).

Hadir juga artis Dangdut Caca Handika yang membawakan beberapa lagu hits miliknya dan sejumlah artis KDI juga Artis Dangdut Academy lainnya, Kegiatan ini menjadi momentum doa bersama sekaligus penggalangan bantuan bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatra, khususnya kawasan Gayo.

Dalam kesempatan tersebut, H Rhoma Irama memberikan sambutan dan dilanjutkan dengan Do'a utk masyarat Aceh dan Sumatera lalu spontan menyumbangkan donasi sebesar Rp 5 juta untuk membantu para korban bencana. Selanjutanya petugas mengedarkan kotak donasi mengelilingi Mall, menghampiri pengunjung yang hadir.



Selain menyampaikan tausyiah, Raja Dangdut Indonesia itu juga menyanyikan satu lagu sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril bagi masyarakat terdampak.

Rhoma Irama disambut dengan Tepung Tawar, upacara adat Gayo dan dikenakannya motif Gayo, lalu dikalungi syal khas Gayo. Aceh.

Ketua Umum Lesbuga, Aris Idaman, menyampaikan bahwa musibah yang terjadi di Aceh dan Sumatra merupakan peristiwa besar yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.

“Hingga saat ini, masih terdapat sejumlah desa yang belum tersentuh bantuan akibat kondisi medan yang sulit dijangkau,” Jelas Aris Idaman

Hal senada disampaikan Ketua Umum Musara Gayo, Almujaini Abdul Karim. Ia menjelaskan bahwa skala bencana sangat luas, sementara akses menuju sejumlah wilayah terputus akibat rusaknya jalan dan jembatan.

“Kami sudah mengirimkan bantuan, namun tidak dapat menjangkau daerah tujuan. Satu-satunya cara adalah melalui bantuan udara,” ujarnya.

Rhoma Irama hadir dan menyampaikan tausiah yang menyinggung kemungkinan penyebab bencana yang terjadi, antara lain akibat praktik ilegal logging dan deforestasi.

“bagi orang-orang yang terdampak, musibah ini merupakan ujian dari Allah SWT berupa kelaparan, kekurangan jiwa, dan kekurangan harta,” tegas Bang Haji Rhoma Irama

“Allah telah berfirman, berikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi raji’un,” ujar Rhoma.

Dengan kesadaran tersebut, lanjut Rhoma, manusia diajarkan untuk bersabar karena pada hakikatnya semua yang dimiliki hanyalah titipan.

“Semuanya pinjaman, bukan milik kita. Semua milik Allah,” katanya.

Ia juga meyakini bahwa bencana yang menimpa Aceh dan Sumatra ini, insya Allah, hanyalah cobaan.

Bagi mereka yang wafat, Rhoma berharap Allah SWT memberikan amal syahid. Sementara bagi yang terdampak dan mampu bersabar, Allah SWT akan menggantinya dengan yang lebih baik serta menghapus dosa-dosanya.

“Tidak ada peristiwa yang benar-benar merugikan orang beriman, karena pada hakikatnya Allah sangat mencintai orang-orang yang beriman,” pungkasnya.

Pada kesempan ini Rhoma Irama juga menyumbang satu buah lagu, diikuti dengan foto bersama seluruh panitian dan para artis yang hadir.

Pada kesempatan ini Pembina Lasbuga Alwien Desry, SH, MH, memberikan "apresiasi dan terima kasih kepada pengurus Lesbuga, yg telah menghadirkan raja dangdut ternama H. Rhoma Irama pada puncak acara tgl 21 Desember 2025,
Tentu saja kehadiran bliau merasakan empati atas musibah yg melanda aceh dan sumatera," kata Alwien (LEP)






Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga