Baca Juga

Rabu, 03 Juni 2026

Pemerintah Aceh Lepas Delegasi Tari Saman Ke Korea Selatan, Bawa Misi Diplomasi Budaya Di Festival Internasional

BY GentaraNews IN



Jakarta – Pemerintah Aceh secara resmi melepas keberangkatan Tim Tari Saman ke Korea Selatan untuk mengikuti The 2nd Busan International Dance Festival 2026” yang berlangsung pada 5–9 Juni 2026. Prosesi pelepasan dilaksanakan di Aula Kantor Penghubung Pemerintah Aceh di Jakarta, Rabu (3/6/2026).

Pelepasan dipimpin langsung oleh Kepala Badan Penghubung Pemerintah Aceh, Said Marzuki, S.IP M.Si yang mewakili Pemerintah Aceh. Momentum tersebut ditandai dengan pengenaan jaket kepada Ketua Duta Saman Institut, Aminullah Adnan, yang kemudian diikuti secara simbolis oleh seluruh anggota delegasi.

Acara berlangsung khidmat dan penuh haru. Hadir dalam kesempatan itu para guru, orang tua anggota tim Saman, Ketua Persatuan Aceh Seranto Ahyar Kamil, SH, Penasihat Lembaga Seni Budaya Gayo Aceh (Lesbuga) Hasan Daling, Pembina Lesbuga Alwien Desry, serta sejumlah tokoh masyarakat Aceh di Jakarta dan tokoh literasi budaya Le Putra.

Dalam sambutannya, Said Marzuki menyampaikan bahwa “keberangkatan Tim Tari Saman merupakan momentum istimewa karena Aceh mendapat kepercayaan untuk mewakili Indonesia di panggung budaya internasional”.

“Patut kita syukuri, di tengah kondisi musibah banjir yang melanda, Pemerintah Aceh tetap memberi perhatian besar pada kebudayaan. Ini merupakan arahan langsung Gubernur Aceh melalui Sekretaris Daerah agar tim Saman dapat berangkat ke Korea Selatan,” ujarnya.

Keikutsertaan Tari Saman dalam ajang internasional bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan bagian dari diplomasi budaya untuk memperkenalkan Aceh kepada masyarakat dunia”, tambah Said Marzuki

“Promosi melalui seni budaya jauh lebih elegan dan menyentuh. Dunia akan mengenal Aceh melalui keindahan dan kekayaan tradisinya, pesan Gubernur Aceh kepada seluruh delegasi agar menjaga nama baik daerah dan bangsa selama berada di luar negeri” katanya.

“Jaga nama baik Indonesia, jaga marwah Aceh, dan harumkan nama kita di Negeri Ginseng,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Persatuan Aceh Seranto, Ahyar Kamil, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Aceh yang terus memberikan dukungan terhadap pelestarian dan promosi budaya daerah.

“Kita sangat mendukung. Kebudayaan adalah identitas, dan sudah sepatutnya mendapat perhatian serius dari semua pihak,” ujarnya.

Penasihat Lesbuga, Drs. H. M Hasan Daling, berharap pengiriman delegasi seni Aceh ke berbagai forum internasional dapat menjadi agenda rutin setiap tahun.

“Aceh memiliki kekayaan budaya luar biasa seperti Saman, Ratoh Jaroe, hingga Guel. Semua ini adalah aset besar yang harus terus kita perkenalkan ke dunia,” katanya.

Dukungan juga datang dari kalangan pelajar. Perwakilan dari 10 sekolah di DKI Jakarta, Indah Nuhyatia dari SMKN 74 Jakarta, menyampaikan rasa bangga dan harapannya atas keberangkatan tim yang akan membawa nama Aceh dan Indonesia di ajang internasional tersebut.

Ketua Lesbuga, M. Aris, S.Pd, menjelaskan bahwa undangan resmi dari panitia Busan International Dance Festival tahun ini secara khusus ditujukan kepada Tari Saman melalui Lesbuga.

“Festival ini diikuti oleh 13 negara. Dari Indonesia, yang tampil adalah Saman dari Aceh. Kita berharap ke depan seni-seni Aceh lainnya juga mendapat kesempatan serupa,” jelasnya.

Ia turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Aceh, Wakil Gubernur Aceh, Sekretaris Daerah Aceh, serta Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh yang telah memberikan dukungan penuh terhadap keberangkatan delegasi tersebut.

“Ini bukti kesungguhan Pemerintah Aceh dalam memajukan dan menginternasionalkan Saman,” ujarnya.

Keberangkatan Tim Tari Saman ke Korea Selatan sepenuhnya difasilitasi oleh Pemerintah Aceh melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh sebagai bagian dari komitmen memperkuat diplomasi budaya, melestarikan warisan budaya Aceh, serta memperkenalkan kekayaan seni dan tradisi Aceh di panggung dunia. (LEP)



 

Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga