Baca Juga

Senin, 22 Juni 2026

Dr. Ir. Surya Darma, MBA Gas Andaman Didaratkan ke Arun Demi Hilirisasi dan Keadilan Ekonomi Aceh

BY GentaraNews IN




Jakarta - Pakar geologi dan energi, Dr. Ir. Surya Darma, MBA, menyerukan agar gas hasil penemuan Lapangan Tangkulo-1 di Cekungan Andaman Selatan didaratkan ke kawasan Arun, Lhokseumawe, sebagai langkah strategis untuk mendorong industrialisasi, ketahanan energi nasional, dan pemerataan pembangunan di Aceh. Demikian rilis yang di terima redaksi. Selasa (23/6/2026)

Dalam opini bertajuk "Menguji Keadilan di Laut Andaman: Mengapa Gas Tangkulo Harus Mendarat di Arun?", Surya Darma menilai bahwa keputusan pengelolaan gas Andaman tidak boleh semata-mata didasarkan pada pertimbangan percepatan produksi atau keuntungan komersial, tetapi juga harus memperhatikan aspek keadilan ekonomi dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Aceh.

"Kawasan Arun masih memiliki infrastruktur strategis bekas kilang LNG yang dapat direvitalisasi sehingga lebih efisien dibanding membangun fasilitas baru di tengah laut. Pemanfaatan kembali kawasan tersebut dinilai mampu menghidupkan industri pupuk, pembangkit listrik, serta kawasan industri petrokimia yang akan memberikan nilai tambah jauh lebih besar dibanding ekspor LNG secara langsung," jelas Surya Darma

"Alokasi gas Tangkulo untuk memenuhi kebutuhan domestik, antara lain memasok Pabrik Pupuk Iskandar Muda (PIM), pembangkit listrik PLN Belawan, dan pengembangan kawasan industri petrokimia terpadu di KEK Arun Lhokseumawe," usul Surya Darma

"Pengembangan industri hilir berbasis gas dapat mencakup produksi LPG, metanol, amonia, dimethyl ether (DME), hidrogen, polietilena, polipropilena, hingga berbagai produk petrokimia lainnya. Menurutnya, langkah tersebut akan menciptakan ribuan lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta memperkuat daya saing industri nasional," jelas Surya Darma lagi

Surya Darma juga meminta pemerintah melalui Kementerian ESDM dan SKK Migas untuk mewajibkan pembangunan pipa bawah laut menuju Arun dalam revisi Plan of Development (PoD) Lapangan Andaman Selatan. Sementara itu, Kementerian Keuangan dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) diharapkan mempercepat pemanfaatan kembali aset eks-Arun serta memberikan berbagai insentif fiskal bagi investor industri hilir.

Selain pemerintah pusat, ia mengajak Pemerintah Aceh bersama masyarakat Aceh di perantauan untuk membangun sinergi dalam mengawal kebijakan tersebut melalui diplomasi, penyusunan regulasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga promosi investasi.

Menurut Surya Darma, meskipun pembangunan fasilitas darat membutuhkan investasi tambahan dan berpotensi menggeser jadwal produksi sekitar satu hingga dua tahun, manfaat ekonomi jangka panjang yang diperoleh Aceh dan Indonesia dinilai jauh lebih besar.

"Keberhasilan proyek South Andaman tidak boleh hanya diukur dari seberapa cepat gas diekspor. Ukuran keberhasilannya adalah tumbuhnya industri hilir, hidupnya kembali kawasan Arun, serta terciptanya lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat Aceh," tegasnya.

Ia menutup opininya dengan mengingatkan agar momentum besar penemuan gas di Laut Andaman tidak kembali menjadi sejarah yang hanya menghasilkan kekayaan alam tanpa menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat Aceh. (LEP)




Penulis  : 

Dr. Ir. Surya Darma, MBA Pakar Geologi dan Energi Ketua Dewan Penasehat Taman Iskandar Muda Sekjen Diaspora Global Aceh Ketua Majelis Adat Aceh Perwakilan Jakarta

Sabtu, 20 Juni 2026

Teddy Indra Wijaya Terima Kunjungan Kepala BNN RI

BY GentaraNews



JAKARTA – Sekretaris Kabinet Republik Indonesia, Teddy Indra Wijaya, menerima kunjungan dan mengadakan pertemuan resmi dengan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, di lingkungan Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta. Sabtu (20/6/2026).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas secara mendalam koordinasi strategis dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika yang terus berkembang dan semakin canggih, khususnya di wilayah-wilayah perkotaan besar di seluruh Indonesia.

Selain itu, Kepala BNN menyampaikan berbagai capaian dan prestasi yang telah dicapai oleh lembaganya. Di antaranya adalah keberhasilan dalam pengungkapan jaringan peredaran gelap narkotika serta penyitaan berbagai jenis barang terlarang sebelum sempat beredar dan merugikan masyarakat luas.

Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian serius adalah isu penyalahgunaan rokok elektronik atau vape. Hal ini dikarenakan alat tersebut berpotensi dimanfaatkan sebagai sarana penyalahgunaan zat berbahaya. Oleh sebab itu, peningkatan edukasi dan pemahaman masyarakat, khususnya bagi generasi muda, menjadi prioritas utama yang perlu terus didorong.

Pemerintah Republik Indonesia berkomitmen untuk senantiasa memperkuat sinergi dan kolaborasi antarlembaga terkait, sekaligus meningkatkan kualitas penyuluhan dan informasi kepada masyarakat. Langkah ini diambil dengan tujuan utama untuk melindungi generasi penerus bangsa, serta mewujudkan Indonesia yang bersih, aman, dan bebas dari ancaman narkoba. (LEP)

 

 

Kamis, 18 Juni 2026

BNN RI Anjangsana Kepada Komjen Pol. (Purn.) Heru Winarko

BY GentaraNews


Masih dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) kembali melaksanakan kegiatan anjangsana kepada Kepala BNN pada masanya. Kali ini, rombongan yang dipimpin oleh Sekretaris Utama (Sestama) BNN RI, Irjen Pol Tantan Sulistyana, mengunjungi kediaman Komjen Pol. (Purn.) Heru Winarko di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, Kamis (18/6). 

Kegiatan anjangsana ini merupakan bagian dari upaya BNN untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus menghormati dedikasi dan pengabdian para pemimpin yang telah berkontribusi dalam perjalanan kelembagaan BNN. 

Sebagai Kepala BNN RI periode 2018–2020, Heru Winarko berbagi pandangan mengenai pentingnya memperkuat sinergi dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Menurutnya, keberhasilan program pemberantasan narkotika memerlukan keterlibatan seluruh elemen, termasuk pemerintah daerah hingga tingkat paling bawah. 

Beliau menekankan bahwa kelurahan merupakan garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat sehingga memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pencegahan narkotika. Selain itu, kolaborasi dengan pemerintah daerah perlu terus diperkuat agar setiap program yang dijalankan tidak berhenti pada dukungan administratif semata, melainkan diikuti dengan tindak lanjut dan implementasi yang nyata di lapangan. 

Sestama menyampaikan apresiasi atas berbagai masukan dan pandangan yang diberikan. Menurutnya, pengalaman serta pemikiran para Kepala BNN pada masanya menjadi referensi berharga dalam memperkuat langkah BNN menghadapi tantangan narkotika yang semakin kompleks. 

Melalui kegiatan anjangsana ini, BNN berharap semangat pengabdian dan kolaborasi yang telah dibangun para pendahulu dapat terus menjadi inspirasi dalam mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba). (LEP)



Sumber : Biro Humas Dan Protokol BNN RI

Anjangsana Kepala BNN RI Kepada Komjen Polisi (Purn.) Drs. Togar M. Sianipar, M.Si

BY GentaraNews IN ,



JAKARTA – Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, kegiatan anjangsana kepemimpinan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia terus dilaksanakan melalui kunjungan silaturahmi dan penghormatan kepada tokoh yang telah berkontribusi besar dalam sejarah pembentukan institusi ini. Kamis (18/6/2026)

Dari BNN RI yang dipimpin oleh Inspektur Utama BNN, Dicky Kusumawardhana, didampingi oleh Inspektur I Heru Tri Sasono, Kepala Pusat Penelitian Data dan Informasi Augustinus B. Pangaribuan, serta Direktur Advokasi Tatiek Sufahriani, melaksanakan kunjungan resmi ke kediaman Komjen Polisi (Purn.) Drs. Togar M. Sianipar, M.Si. Beliau merupakan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BNN pada periode 2002–2004.

Kunjungan ini merupakan pelaksanaan amanat dari Kepala BNN RI, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, guna menyampaikan rasa hormat tinggi serta apresiasi mendalam atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi luar biasa yang telah diberikan oleh Komjen Polisi (Purn.) Togar M. Sianipar dalam perjalanan sejarah awal berdirinya BNN.

Di kesempatan tersebut, Komjen Polisi (Purn.) Togar M. Sianipar beserta istrinya menyambut dengan hangat rombongan BNN di kediamannya yang berlokasi di Jakarta Selatan. Pertemuan ini tidak sekadar menjadi momen perkenalan kembali, melainkan wadah berbagi pengalaman yang sarat makna, di mana seluruh pihak saling bertukar pandangan mengenai tantangan dan strategi penanganan permasalahan narkotika di masa kini.

Dalam diskusi tersebut, Komjen Polisi (Purn.) Togar M. Sianipar menyampaikan pandangan strategisnya. Beliau menekankan bahwa upaya pencegahan harus terus dimasifkan secara berkelanjutan. Menurutnya, selama permintaan terhadap narkotika masih ada di masyarakat, maka peredaran gelapnya akan tetap berlangsung. Oleh sebab itu, penguatan upaya pencegahan harus berjalan seiringan dengan penegakan hukum yang tegas dan konsekuen terhadap jaringan peredaran gelap. Selain itu, beliau juga menegaskan pentingnya memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa demi efektivitas pelaksanaan kebijakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi sepanjang karir beliau, rombongan BNN menyerahkan cendera mata kepada Komjen Polisi (Purn.) Togar M. Sianipar. Melalui kegiatan anjangsana ini, BNN RI tidak hanya berhasil mempererat tali persaudaraan dengan para pendahulu yang telah membangun dasar institusi, tetapi juga berhasil menyerap pengalaman dan wawasan berharga yang dapat dijadikan bekal dalam menghadapi tantangan penanganan narkotika yang semakin kompleks dan terus berkembang di masa depan. (LEP)

Selasa, 16 Juni 2026

Anjangsana Kepala BNN RI Kepada Komjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Petrus Reinhard Golose, S.H., M.M

BY GentaraNews IN ,



Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, bersama jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama BNN melaksanakan kegiatan Anjangsana kepada Kepala BNN RI Periode 2020-2024, Komjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Petrus Reinhard Golose, S.H., M.M., di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Selasa (17/6).

Kegiatan anjangsana tersebut merupakan bentuk penghormatan dan silaturahmi BNN kepada para pendahulu yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan organisasi, khususnya dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia.

Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Kepala BNN RI menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Petrus Reinhard Golose yang pernah memimpin BNN pada periode 2020–2024. Kehadiran pimpinan BNN beserta jajaran menjadi wujud penghargaan atas dedikasi, pengabdian, serta berbagai terobosan yang telah dilakukan selama masa kepemimpinan Petrus Reinhard Golose.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI juga menyampaikan bahwa semangat, ketegasan, dan keberanian yang ditunjukkan Petrus Reinhard Golose selama memimpin BNN menjadi inspirasi bagi seluruh insan BNN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab menjaga bangsa dari ancaman narkotika

Petrus Reinhard Golose menyambut hangat kedatangan Kepala BNN RI beserta jajaran dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta komitmen yang terus dijaga oleh pimpinan BNN saat ini dalam mempererat hubungan dengan para senior dan pendahulu organisasi.

Melalui kegiatan anjangsana ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara generasi kepemimpinan BNN, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, kesinambungan pengabdian, serta komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga