Watzap

 watzap

Gema Nusantara - Anti Narkoba

Baca Juga

Daerah (477) Nasional (231) Berita (113) Internasional (34) education (25) news (25) Berita Gema Nusantara (24) Duit (15) Nasiona (15) Tentang Narkoba (6) video (4) Gema (3) Peraturan (2) Profile (2) kesehatan (2) Teknologi (1) herbal (1)
Tampilkan postingan dengan label Duit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Duit. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Januari 2023

Teuku Arifin, SH, MH Ketua Satgas Ika Menwa Seroja Timor Timur Korwil DKI Jakarta

BY GentaraNews IN ,


Jakarta – Brigjen TNI (Purn) Harsanto Adi sebagai Ketua Umum Ika Menwa Seroja Timor Timur, melantik Teuku Arifin, SH, MH satgas Timor Timur IV alumni Universitas Pancasila. Sebagai Ketua korwil DKI Jakarta periode 2022 – 2026. Acara ini berlangsung di lantai 22 Gedung G Balaikota Pemerintah provinsi DKI Jakarta. Jumat (27/01/23).

Acara dihadiri oleh Pangdam Jaya yang diwakili Aster Dam, Kolonel Stevi, dirbinmas Polda, AKBP Vivick, mewakili Kapolda Metro Jaya, Mayjen TNI (Purn) Afanti, mewakili Ketua PPAD, Kepala Badan Kesbangpol Pemprov DKI Jakarta, Taufan Bakrie, mewakili PJ Gubernur DKI Jakarta, Para purnawirawan TNI AD selaku pembina Ika Menwa Seroja Timor Timur dan segenap anggota Ika Menwa Seroja Timor Timur

Mengusung tema : Didasari nilai patriotisme dan nasionalisme Ika Menwa Seroja Timor Timur bertekat bulat melanjutkan pengabdian untuk bangsa dan negara hingga akhir hayat.

Dalam sambutan Brigjen TNI (Purn) Harsanto Adi : “anggota Ika Menwa Seroja gak akan bertambah, tapi akan habis dimakan usia. Butuh pengakuan negara untuk eksistensi Menwa dengan lahirnya regulasi tentang kemenwaan sebagai kekuatan potensial pertahanan negara yang menjadi anak kandung TNI.”

Pangdam diwakili Aster : “Menwa dan alumninya harus diberi ruang dan landasan hukum kuat agar kedaulatan dan keutuhan NKRI memiliki kekuatan utuh”


Sekilas sejarah

Sejarah menempatkan Pemuda dan Mahasiswa menjadi bagian terpenting dalam perjuangan bangsa Indonesia. Terlebih saat perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Badan Keamanan Rakyat (BKR) yang dibentuk pada 23 Agustus 1945 sebagai cikal bakal Tentara Nasional Indonesia (TNI) melibatkan peran pemuda pelajar/mahasiswa dengan kelompok Tentara Pelajar (TP) yang kemudian menjadi Tentara Republik Indonesia Pelajar (TRIP), Tentara Genie Pelajar (TGP), Mobilisasi Pelajar dan Corps Mahasiswa (CM). Kesatuan para pelajar/mahasiswa itu kemudian dilebur menjadi Brigade 17.

Meski pemerintah melikuidasi dan demobilisasi Brigade 17 pada 31 Januari 1952, peran pemuda pelajar/mahasiswa untuk terjun secara langsung dalam usaha dan upaya bela Negara tidaklah berhenti.

Berbagai upaya politik maupun militer yang berusaha merongrong kedaulatan serta keutuhan bangsa dan Negara, membangkitkan kembali semangat juang pemuda pelajar/mahasiswa untuk ambil bagian menjaga keutuhan dan kehormatan bangsa.

Mulai dari penumpasan DI/TII, PRRI/ Permesta, bahkan menangkal kekuatan komunis milik PKI, mahasiswa membentuk yang namanya Wajib Latih Mahasiswa (Walawa) sebagai cikal lahirnya Resimen Mahasiswa.

Di masa pemerintahan Orde Baru, peran Menwa tak kalah heroiknya. Salah satunya adalah pengiriman personil Menwa ke wilayah konflik, baik yang tergabung dalam pasukan Garuda di luar negeri, maupun yang tergabung dalam Rotasi/Satgas Dharma Bhakti Menwa ke Timor Timur saat masih menjadi bagian dari Republik ini.

Sejak tahun 1978 hingga menjelang masa referendum, Menwa terlibat aktif dalam operasi Seroja Timor Timur. Tiap tahun, 1-2 gelombang satuan tugas Menwa mendarat di bumi Lorosae, menjalankan operasi militer baik perang maupun non perang ( operasi territorial).

Para alumni Menwa yang pernah ditugaskan ke wilayah Timor Timur sejak angkatan pertama hingga terakhir dari berbagai kampus/satuan menwa di seluruh daerah ini kemudian menyatukan diri dalam wadah Ikatan Keluarga Alumni Resimen mahasiswa Seroja Timor Timur (Ika Menwa Seroja Timor Timur).

Selain sebagai wadah silaturahmi, Ika Menwa Seroja Timor Timur merupakan organisasi yang bertujuan ikut serta membangun bangsa dan Negara melalui pengabdian di berbagai bidang profesi dengan semangat semboyan AGNI ABHINAYA ABADI (Semangat yang tak kunjung padam).

Para personil Ika Menwa Seroja berkiprah di berbagai daerah dengan berbagai profesi baik di institusi Negara/pemerintah seperti TNI-Polri dan ASN maupun lembaga swasta.

Pimpinan pusat Ika Menwa Seroja yang berkedudukan di ibukota Negara terbagi ke berbagai daerah dengan sebutan Kordinator Wilayah (Korwil) di semua provinsi. Jakarta sebagai barometer segala bidang di tanah air, memiliki peran pentingdan strategis. Apalagi dengan berbagai tantangan bangsa dan Negara ke depan. Untuk itu, Korwil DKI Jakarta juga menjadi bagian penting wadah para alumni Menwa khususnya yang pernah bertugas di wilayah Timor Timur.

Persoalan Ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan (IPOLEKSOSBUD-HANKAM) serta isu-isu global dan percepatan perkembangan teknologi, merupakan medan perang yang membakar semangat para anggota IKA seroja untuk melanjutkan pengabdian dan perjuangan hingga akhir hayat.









Jumat, 23 Desember 2022

Pamekasan Kabupaten Terinovatif

BY GentaraNews IN ,


Pamekasan - Pemerintah Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur menerima penghargaan sebagai kabupaten terinovatif dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam Innovation Goverment Award (IGA) 2022 di Jakarta, Jum'at (23/12/2022).

Kabupaten Pamekasan masuk dalam 10 besar kabupaten terinovatif se Indonesia. Penghargaan yang ditandatangani langsung Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian tersebut diterima langsung oleh Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam.

" Saya sampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Dalam Negeri RI yang telah mendorong seluruh kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia untuk melakukan inovasi, kolaborasi, dan bekerja extra ordinary agar kabupatennya berdaya saing," kata bupati Mas Tamam, Jum'at (23/12/2022).

Event IGA 2022 yang diselenggarakan Kemendagri tersebut untuk mendorong semua pihak berinovasi melalui program yang cepat dan kolaboratif. Sehingga, pemkab dan pemkot di Indonesia berlomba-lomba melakukan langkah inovatif agar daerahnya mampu berdaya saing dengan daerah lainnya.

" Saya ikut berpartisipasi menjadi bagian dari kabupaten yang mendorong kerja-kerja inovatif dan cepat. IGA ini menjadi cara Mendagri agar kita berkontribusi untuk Indonesia. Salam hormat untuk Bapak Mendagri," tandasnya.

Baddrut tamam yang memiliki kekayaam prestasi menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Pamekasan yang telah berpartisipasi mensukseskan program pemerintah. Sebab, tanpa kolaborasi dan partisipasi masyarakat seluruh program sulit terealisasi dengan baik.

"Saya sampaikan terima kasih juga kepada para OPD (organisasi perangkat daerah) yang telah bekerja luar biasa untuk mengabdikan diri untuk kemajuan kabupaten ini. Penghargaan ini berkat hasil kerja keras kita semua," pungkasnya.

Sepanjang Tahun 2022 Ada 1.771 Pelaku Penyalahgunaan Narkoba Diungkap Polda Aceh

BY GentaraNews IN , ,

 



Banda Aceh - Polda Aceh kembali memusnahkan barang bukti 36 kg sabu-sabu dan 441 kg ganja kering dari hasil pengungkapan sejak 1 Januari-15 Desember 2022. Sebanyak 1.771 tersangka turut diamankan di balik operasi tersebut. Pemusnahan yang dipimpin oleh Kapolda Aceh, Irjen Pol Drs. AHMAD HAYDAR, S.H., M.M tersebut berlangsung di lapangan apel Mapolda Aceh, Jumat (23/12/2022).

Pemusnahan barang bukti narkoba itu turut dihadiri Ketua DPR Aceh, Saiful Bahri, unsur Forkopimda Aceh dan sejumlah pejabat lainnya.

Sebanyak ganja 441 kg dibakar secara bersama-sama oleh para pejabat yang hadir.Sedangkan sabu-sabu seberat 36 kg dihancurkan ke dalam mesin penggiling dengan larutan asam sulfat.

Kapolda Aceh, Irjen Pol Ahmad Haydar dalam sambutannya menjelaskan, barang bukti narkoba yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil penyitaan tim di lapangan dari beberapa tempat kejadian perkara (TKP).

TKP pertama di perairan Paya Dua, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, yang berhasil diringkus oleh tim pada 15 November 2022.

"Selanjutnya TKP Kecamatan Karang Baru Aceh Tamiang, lalu Kecamatan Darul Hasanah, Aceh Tenggara, serta Kecamatan Serba Jadi, Aceh Timur, dan Kecamatan Panga, Aceh Jaya," kata Kapolda.

Adapun hasil keseluruhan dari pengungkapan di lima TKP tersebut, tim berhasil mengumpulkan barang bukti 36 kg sabu-sabu yang dikemas dalam bungkus teh Cina.

Kemudian 411 kg ganja kering, satu kapal nelayan, saru unit Hp, dan dua mobil masing-masing jenis Isuzu Traga BL 8456 DI dan Innova BK 1792 ABU.

Dari semua TKP tersebut, tim Polda Aceh berhasil menciduk sebanyak 10 pelaku. dari 10 pelaku yang dibekuk sesuai penjelasan Kapolda Aceh, amatan Serambi hanya delapan orang yang hadir dalam konferensi pers dan pemusnahan barang bukti.

Ke delapan tersangka tampak mengenakan seragam tahanan berwarna orange, memakai masker, dan dijaga ketat oleh personel bersenjata lengkap.

Dalam penjelasannya, Kapolda menegaskan para tersangka terancam hukuman mati atas perbuatannya menyelundupkan narkoba di Aceh.

"Para pelaku dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati," tegas Kapolda.

"Pemusnahan ganja dan sabu-sabu tersebut menyelamatkan 281 ribu generasi emas Indonesia. Untuk itu, kami mengajak seluruh elemen masyarakat bersama-sama mencegah dan memberantas peredaran serta penyalahgunaan narkotika dan obat terlarang," kata Ahmad Haydar. (LEP)

Kamis, 22 Desember 2022

PLTU 1-2 Nagan Raya Gantikan Batubara dengan Biomassa sebagai Bahan Bakar Secara Bertahap

BY GentaraNews IN ,



Nagan Raya - PT PLN Persero Unit Pembangkitan Nagan Raya sebagai pengelola PLTU 1-2 Nagan Raya menargetkan menghentikan penggunakan batubara sebagai bahan bakar pada pembangkit listriknya. Target tersebut direncanakan terealisasi paling lambat pada tahun 2060.

Hal tersebut disampaikan Riswan, Manager Bagian Operasi PT PLN UPK Nagan Raya saat menerima kunjungan mahasiswa dari Jurusan Teknik Mesin dan Industri Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Dalam kesempatan tersebut, dipaparkan juga tentang program co-firing energi baru dan terbarukan (EBT) dari biomassa antara lain cangkang buah sawit dan kayu Kaliandra.

Saat ini PLTU 1-2 Nagan Raya menggunakan campuran batubara low range coal dan batubara medium range coal sebagai bahan bakar.

Pada Oktober 2020 dilakukan ujicoba co-firing menggunakan palm kernel Shell (cangkang sawit) sebesar 5-10%. Hal tersebut diimplementasikan pada tahun 2021 menggunakan co-firing sebesar 4,6 MW. Namun ketersediaan cangkang buah sawit menjadi kendala terbesar proses co-firing tersebut.

Sebagai upaya dicari tambahan alternatif bahan bakar bakar PT PLN UPK Nagan Raya menggandeng berbagai pihak. PLTU 1-2 Nagan Raya sendiri telah mencoba kayu kaliandra dan potensi biomassa lain untuk co-firing.

Dari hasil ujicoba co-firing tersebut, disimpulkan bahwa perubahan parameter operasi baik dari pressure maupun temperatur masih dalam batasan rentang normal operasi.

Begitu juga emisi gas buang yang dihasilkan masih dalam batasan normal baku mutu yang ditetapkan kementerian lingkungan hidup.

PLN akan menghentikan pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar batubara. Pada awal pemerintahan Jokowi, dicanangkan program 35.000 MW listrik, sehingga banyak PLTU berbahan bakar batubara dibangun.

PLN sendiri sudah mencanangkan program energi batu terbarukan (EBT) dengan target tahun 2060 tidak ada lagi pembangkit listrik berbahan bakar batubara.

Saat ini memang sedang ada pembangunan PLTU baru. Namun itu adalah 'proyek sisa' dari program Presiden Joko Widodo pada tahun 2015 berupa pembangunan pembangkit listrik sebesar 35.000 MW di seluruh Indonesia. Program tersebut diniatkan untuk kemandirian energi di awal kepemimpinannya. Mengingat pembangunan PLTU memakan waktu yang lama, setidaknya 5 tahun, maka hari ini masih ditemukan pembangunan PLTU baru berbahan bakar batubara.

PLTU 1-2 Nagan Raya sendiri beroperasi sejak 2014. PLTU ini adalah bagian dari program percepatan 10.000 MW tahap pertama yang tertuang dalam Perpres No. 71 Tahun 2006 di era kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Alasan pemilihan batubara sebagai bahan bakar mengingat pada saat itu bahan bakar batubara berlimpah di Indonesia. Dengan demikian tidak membutuhkan bahan bakar yang diimpor dari luar negeri dan dengan harga yang jauh lebih murah dibanding bahan bakar minyak.

Menjawab tuntutan energi baru dan terbarukan (EBT), PLTU Nagan Raya terus melakukan inovasi menjadi pembangkit listrik yang lebih ramah lingkungan.

Lektor Kepala Jurusan Teknik Mesin dan Industri FT USK, Dr. M. Ilham Maulana, ST., MT, yang mendampingi kunjungan industri mahasiswa Teknik Mesin USK tertarik terlibat dalam riset-riset biomassa EBT pada pembangkit listrik.

Menanggapi pemaparan tentang EBT yang dilakukan oleh PLTU 1-2 Nagan Raya, Dr. Ilham Maulana menjelaskan bahwa di Universitas Syah Kuala terdapat hasil riset dari para dosen tentang kalori batubara setempat yang bisa digunakan sebagai referensi PLTU 1-2 Nagan Raya.

"Silahkan PLTU 1-2 Nagan Raya berkunjung ke USK untuk menjalin kerjasama riset terkait penggunaan biomassa sebagai alternatif bahan bakar EBT," ujar Dr. Ilham.

Asisten Ahli Jurusan Jurusan Teknik Mesin dan Industri FT USK.

Zulfan, ST., MT. yang ikut mendampingi mahasiswa mengucapkan terimakasih atas kesediaan PLTU 1-2 Nagan Raya menerima kunjungan industri kali ini.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada manajemen PT PLN UPK Nagan Raya menerima kami. Kunjungan industri bertujuan mengoptimalkan persiapkan mahasiswa memasuki dunia kerja," jelas Zulfan.

Manajer Bagian Operasi PT PLN UPK Nagan Raya, Riswan, mengapresiasi kunjungan industri mahasiswa Teknik Mesin USK di PLTU 1-2 Nagan Raya.

"Semoga kunjungan ke PLTU milik PLN ini bisa menjadi pencerahan adik-adik mahasiswa tentang dunia kerja tentang pembangkitan listrik," harap Riswan.

Setelah saling berbagi cendera mata, mahasiswa diajak berkelilling melihat langsung pembangkit listrik tenaga uap yang sedang beroperasi. Tampak para mahasiswa antusias mengikuti setiap pemaparan proses pembangkitan listrik di PLTU 1-2 Nagan Raya.


Narahubung
Unit Pelaksana Pembangkitan Nagan Raya
Jl. Meulaboh – Tapak Tuan Km. 8,5 Desa Suak Puntong
Nagan Raya 23660

Rabu, 14 Desember 2022

Terancam Dilaporkan, Pengacara Masjid Jamik Sumenep Ini Beri Pernyataan Tegas

BY GentaraNews IN ,



SUMENEP, - Beredar kabar, salah satu pengacara kota Keris akan dilaporkan atas pencemaran nama baik.

Hal ini diketahui setelah tim investigasi  mendapat  informasi dari sumber terpercaya. Kemudian lanjut mendatangi Mapolres Sumenep bersama tim untuk menanyakan ihwal kebenarannya. Pada hari Kamis, 15/12/2022.

Mendapat informasi tersebut, Ach. Supyadi, S.H., M.H, selaku pengacara yang terancam dilaporkan, dengan tegas mewarning dan memberikan pernyataan tegas. 

"Saya tantang laporan itu, saya pastikan laporan itu tidak akan terbukti, karena saya bertindak sebagai Kuasa Hukum," ujar  Ach Supyadi, S.H., M.H.

Menurut Lawyer Single Fighter ini, dirinya punya hak imunitas dan tidak dapat dituntut pidana maupun perdata.

"Advokat seperti saya ini punya imunitas, dan advokat itu tidak dapat dituntut baik secara pidana maupun secara perdata, hal itu sudah jelas di Pasal 16 UU Advokat," tegas Ach. Supyadi. 

Tidak akan tinggal diam, pengacara asal kepulauan Raas ini memastikan akan melaporkan balik.

"Saya pasti akan laporkan balik pelapor ini dan akan mengawal sampai ada kepastian siapa nanti yang akan dipenjara, lihat saja, bismillah pasti akan saya lawan pelapor ini," tegasnya 

Sementara itu, saat wartawan  menghubungi calon pelapor, Nurahmat belum juga memberikan klarifikasi dan jawaban walaupun sudah dihubungi melalui telepon WhatsApp dan nomor telepon pribadinya. 

"InsyaAllah benar, saya sekarang  masih di Polres dan masih konsultasi, nanti mau dilaporkan, setelah itu semuanya ada di Polres," ujarnya.

Ditanya alasan pelaporan, dirinya membeberkan bahwa atas permintaan teman teman Karang Taruna.

"Intinya saya diminta oleh teman teman karang taruna, karena hasil konfirmasi dari dua media kepada pak Supyadi selaku kuasa hukumnya dari pak Hosen Takmir masjid. Pada saat audiensi kan saya dilaporkan. Seharusnya konfirmasi dulu apakah saat audiensi saya mengatas namakan Karang Taruna atau tidak, karena dalam pemberitaan itu menyebut dan membawa nama karang taruna,"  tuturnya 

Diakhir wawancara via telepon, Nurahmat  mengungkapkan Sifatnya masih konsultasi dan bukanlah pelaporan.

"Masalah itu, nanti juga tergantung dari temna teman. Dan mungkin bukan saya nanti yang melaporkan tapi teman teman yang merasa dirugikan atas nama karang Taruna," pungkasnya.

Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga