Baca Juga

Senin, 20 Desember 2021

Tantangan GARPU Di Era Digital 40

BY GentaraNews IN



Era Industri 4.0 akan terus menghadirkan banyak perubahan yang tak bisa dibendung. Karena itu, Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU) hadir karena ada urgensinya berupaya maksimal dan lebih gencar memberi pemahaman kepada semua elemen masyarakat tentang hakikat era Industri 4.0 dengan segala konsekuensi logisnya.

Langkah ini penting karena belum banyak yang berminat memahami Industri 4.0. Masyarakat Pedagang dan UMKM memang sudah melakoni beberapa perubahan itu, tetapi kepedulian pada tantangan di era digitalisasi dan otomasi sekarang ini pun terbilang minim.

Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakan negara besar yang sedang berkembang, dengan berbagai potensi -- potensi yang dimilikinya. Sumber Daya Alam yang melimpah, dan jumlah penduduk yang banyak menjadi modal utama bangsa untuk bertransformasi menjadi negara maju.

Hal itu menjadi pertanyaan mendasar yang harus dijawab oleh setiap pemuda saat ini. Bagaimana cara Pedagang dan UMKM mampu survive dalam mengembangkan diri, menciptakan lapangan-lapangan pekerjaan, menginisiasi industri kreatif, dan berperan aktif dalam perekonomian kita, baik secara mikro atau makro.

Ketua Dewan Pakar DPP Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU) Pietra Paloh menerima wartawan kami di ruang kerjanya, sehubungan dengan tantangan era digital 4.0 bagi Pedagang dan UMKM di Indonesia.Tantangan zaman kini tidak hanya pada persaingan dan ekspansi ekonomi global, namun juga pada fenomena revolusi industry 4.0. Selasa 21 Desember 2021

“Kehadiran GARPU tidak boleh hanya menjadi penonton dalam 'persaingan' global, terutama pada bidang ekonomi. Negara-negara maju mendorong pemudanya untuk menciptakan komoditas,” ujar Pietra Paloh

Pietra Paloh memberi pandangan luas, ia menjelaskan, “bonus demografi Indonesia harus mampu bertransformasi menjadi negara maju juga menyimpan ancaman, bahwa negara kita hanya akan menjadi pasar (konsumen) ekspansi dari industri pada tingkat global karena ketidakmampuan kita untuk bersaing dan berinovasi,” katanya tegas Pietra Paloh.

Selasa, 14 Desember 2021

GARPU Sambangi DPW NasDem DKI Jakarta

BY GentaraNews IN

 



Jakarta - Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (GARPU) yang diwakili oleh Ketua Bidang UMKM Auda Darmuis didampingi Aldo Adolf Immanuel Siwu dan Piter diundang pengurus DPW NasDem Provinsi DKI Jakarta untuk mensosialisasikan keberadaan GARPU. Acara ini bertempat di lantai 1 Gedung DPW NasDem DKI Jakarta Jalan Borobudur No. 20 Pegangsaan, Menteng, Jakarta Pusat. Rabu (15 Desember 2021).

Hadir pada acara ini Pengurus DPW NasDem Bidang UMKM yang diketuai Nusa didampingi Dame Hutapea dan Kakak Fajar Puspitasari, DPD NasDem Jakarta Barat Bidang UMKM Deni Supriatna, DPD NasDem Jakarta Pusat Bidang UMKM Sureja,  DPD NasDem Jakarta Utara Bidang UMKM Eriwaku, DPD NasDem Jakarta Selatan Bidang UMKM Yadi, DPD NasDem Jakarta Timur Bidang UMKM Nanang yang juga sekaligus pelaku UMKM.

Keberadaan GARPU sebagai salah satu sayap partai NasDem sangat mendapatkan kesan tersendiri bagi mereka. Apalagi Sekretaris Jendral GARPU Fridik Makanlehi menceritakan profit Ketua Umum GARPU dan Ketua Dewan Pakar GARPU Pietra M Paloh, yang kebetulan dua sosok yang patut menjadi contoh bagi pengurus GARPU seluruh Indonesia.

Dalam Kesempatan ini Pengurus DPW NasDem Bidang UMKM yang diketuai Nusa berharap adanya sinergitas antara DPP Garpu dengan calon Pengurus DPW Garpu DKI Jakarta dan calon DPD NasDem se DKI Jakarta. (Admin/LEP/ALDO)

Sabtu, 04 Desember 2021

Sentuh Hati Pedagang Dan UMKM Agar Bergabung Di Garpu

BY GentaraNews IN ,

Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Restorasi Pedagang dan UMKM (DPP GARPU) melaksanakan kegiatan Rakernas ke-1 dengan tema "Garpu Siap Menjadi Mitra Pedagang dan UMKM Dengan Digitalisasi Untuk Penguatan Ekonomi Pada Masa Pandemi Covid-19 " yang dihadiri oleh 120 orang pengurus DPP termasuk peserta peninjau 15 orang yang berasal dari DPW. Kegiatan ini berlangsung di lantai 2 Hotel Kutaraja, Menteng. Jakarta Pusat.

Acara di mulai dengan mendengarkan lagu Indonesia Raya, Hymne NasDem dan Mars NasDem lalu di lanjutnya dengan do'a bersama yang dipandu oleh Ustadz Fajar.

Ketua Umum DPP Garpu, Jufri Lumintang dalam menceritakan sekilas sejarah terbentuk nya Garpu yang pada bulan september 2021 baru melaksanakan deklarasi dan sekarang telah terbentuk di 14 DPW Propinsi dan sekitar 200 kabupaten kota.

Dengan optimis Ketua Umum Garpu mengatakan target kita untuk 2 bulan ke depan, 34 DPW Provinsi, harus sudah terbentuk diseluruh Indonesia. Garpu akan road show untuk melakukan pelantikan.

Dalam amanatnya mengajak Seluruh pengurus Garpu berjuang meningkatkan kesejahteraan pedagang dan pelaku UMKM di Seluruh Indonesia dan angora Garpu harus bekerja dengan hati.

"Seluruh anggota Garpu menyiapkan program kerja yang dibutuhkan masyarakat," ujarnya

"Sentuh hati para pedagang dan pelaku UMKM, agar bisa bergabung dan membesarkan Garpu bersama-sama, sentuh mereka dengan hati, " ajak Jufri Lumintang.

“Pengurus Garpu harus berkolaborasi dengan pemerintah, swasta, para pelaku UMKM serta pihak pihak terkait lainnya. Kehadiran Garpu harus melahirkan persahabatan bukan permusuhan, Kehadiran Garpu harus menjadi dari bahagian solusi bukan bahagian dari permasalahan” Pungkas Jufri.

Dari dewan penasehat diwakili Bajora Alamsyah, mengingatkan Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan untuk faham struktur organisasi mulai dari tingkat DPP, DPW hingga DPD dan apresiasi kepada Ketua Umum Garpu yang luar biasa dari hasil kerjanya mulai dari terbentuknya Garpu, Pelaksanaan Deklarasi Garpu, Pelaksanaan Bimtek hingga hari ini pada pelaksaan Rapat Kerja Nasional yang begitu cepat rentang waktunya.

"Program kerja yang di rumuskan harus bisa bersinergi dan bisa di jalankan, mulai dari DPP, DPW hingga DPD," Bajora mengingatkan kepada seluruh anggota yang hadir.

“Garpu hadir bukan untuk memikirkan diri sendiri tetapi memikirkan masyarakat, dengan menggidupkan ekonomi mereka,  agar semua ini sampai kepemerintah pusat,” jelas Bajora

Pietra Paloh, selaku pendiri Garpu dalam sambutannya mengatakan, "Garpu sebuah wadah yang disiapkan untuk memfasilitasi Pedagang dan pelaku UMKM dalam meningkatkan taraf perekonomian mereka dengan sentuhan semangat restorasi".

"Sesuai spirit yang diamanahkan oleh Almarhum Haji Rusli Paloh, perjuangan itu harus tanpa pamrih dalam bentuk apapun dan harus mampu memberikan amal jariyah kepada orang orang yang membutuhkan” Jelas Pietra.

“Garpu harus bisa menjaga nama baik, karena menjadi bagian dari Partai NasDem dan harus mampu menjadi barometer,” tambahnya 

Garpu harus mampu masuk dalam era digitaliasasi pemasaran, besarkan home industri, tingkatkan sumber daya manusia nya," tegas Pietra Paloh

"Garpu sudah memulai dengan niat yang baik, bergerak dari bawah dan tidak boleh lupa terhadap orang orang yang ada dibawah,” Tambahnya lagi.

“Selalu memotivasi pengurus dan anggota dalam menyentuh serta meraih hati masyarakat baik pedagang maupun pelaku UMKM dengan ikhlas," pungkasnya.

Dalam sidang komisi komisi  berjalan secara kekeluargaan, selanjutnya setiap komisi memaparkan program kerjanya di hadapan seluruh peserta Rakernas.

Seluruh peninjau yang berjumlah 15 orang dari 14 DPW Garpu bergabung dalam 4 komisi, agar mereka mendengar dan menyaksikan langsung program kerja ya g disampaikan dan diharapkan dapat menjadi Inspirasi untuk menerapkan di provinsi mereka sesuai kebutuhan dan potensi provinsi.

Acara ditutup setelah panitia pengarah membacakan kesimpulan dari setiap bidang bidang. (LEP).








Senin, 29 November 2021

Anak Remaja Penyalahguna Lem diamankan BNNP Malut

BY GentaraNews IN ,


Sebanyak 14 (empat belas) anak dan remaja penyalahguna lem diamankan di BNNP Malut setelah diantar Satuan Polisi Pamong Praja  (Satpol PP) Kota Ternate yang sebelumnya terciduk menghirup lem aibon di lokasi Benteng Oranye Ternate pada Senin, (29/11) pukul 12.00 WIT.

Kepala BNNP Malut, Brigjen Pol. Wisnu Handoko, S.I.K., M.M. didampingi Kabid Pemberantasan, Kombes Pol. Dinnar Widargo, S.I.K., M.M menjelaskan ke-14 anak (6 anak sekolah, 2 telah menikah, supir angkot 1 orang, kerja bangunan 1 orang dan sisanya tidak bekerja, usai didata dilakukan skrinning (pemeriksaan awal) oleh Petugas Rehabilitasi Klinik Pratama BNNP Malut.

Hasilnya, anak-anak dengan kisaran usia 18-21 tahun ini, telah menyalahgunakan bahan adiktif seperti lem, alkohol dan minuman keras.

 "Petugas rehabilitasi selanjutnya akan melakukan asesmen kepada masing-masing anak untuk mencari tahu sebab menyalahgunakan bahan adiktif tersebut dan rencana terapi selanjutnya, tapi sebelumnya mereka harus melengkapi data diri (KTP dan atau KK) serta didampingi orang tua untuk persetujuan terapi" tegas Kepala BNNP Malut.

Disampaikan juga, BNNP Malut  telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak(P2A) KotaTernate  untuk data dan informasi serta pendampingan terhadap 14 anak ini serta bagaimana upaya mengatasi persoalan ini. (LEP).






Minggu, 28 November 2021

Momentum Maulid Mempererat Silaturahmi

BY GentaraNews IN

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bagi masyarakat Aceh menjadi sebuah tradisi dalam menjalin silaturahmi. Kantor Badan Penghubung Pemerintah Aceh (BPPA) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan silaturrahmi masyarakat Aceh di Mess Aceh Cikini-Menteng, Jakarta, Minggu (28/11/2021).

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diisi dengan zikir maulid dari grup zikir masyarakat Nagan Raya Jabodetabek dan dimeriahkan pula dengan sajian hidangan meulapeh, sajian khas maulid. Juga sajian kuah beulangong.

Hadir sejumlah organisasi cabang Taman Iskandarmuda, dan organisasi asal Aceh yang berdomisili di Jabodetabek. Juga hadir sejumlah tokoh Aceh, antara lain Menteri ATR Sofyan A Djalil, mantan Menteri BUMN Mustafa Abubakar yang juga Ketua Umum Diaspora Global Aceh,mantan Dubes RI untuk Australia Hamzah Thaib, Farhat Abbas dan Rafli Kande (anggota DPR RI alas Aceh), Dirjen Bina Adwil Kemendagri, Dr. Drs. Safrizal Z.A., M.Si., Mantan Bupati Aceh Barat, Dr Nasrudin MSi, Mantan Bupati Aceh Besar, Sayuti Is, Isteri Gubernur Aceh, Dyah Erti Idawati, Direktur Kelembagaan PT Pos Indonesia (Persero), Nezar Patria, dan Direktur Perencanaan, Pengembangan dan Manajemen Risiko pada Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS), Dr. dr. Mahlil Ruby, MKes, Asosiasi Pemerintahan Desa Seluruh Indonesia (ABDESI). dan banyak lagi.

Ketua Umum Taman Iskandar Muda Dr. Ir. Surya Dharma, MBA, dalam sambutannya mengatakan, “momentum Maulid ini sekaligus dimanfaatkan untuk mempererat silaturrahmi Aceh di perantauan, acara silaturrahmi ini sudah lama disiapkan antara pemerintah Aceh dengan masyarakat Aceh diperantauan. Terakhir dilaksanakan pada 2019 lalu,” jelasnya

"Karena kondisi pandemi Covid-19, akhirnya Maulid ini ditunda. Namun sekarang kondisi sudah agak mulai mereda kita bisa melaksanakannya dengan tetap menerapkan dan mematuhi peraturan pemerintah. Dengan terlaksananya Maulid ini, katanya, ikatan silaturahmi dikalangan masyarakat Aceh diperantauan dengan Pemerintah Aceh hingga kedepannya makin kuat, " tambah Surya Darma.

Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT, yang diwakili Staf Ahli Gubernur Aceh Bidang Keistimewaan, Drs. Bukhari MM dalam acara Silaturahmi dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1443 H,

"Mudah-mudahan silaturahmi ini tetap berlanjut dan merajut silaturahmi diantara kita,
masyarakat Aceh di perantauan sudah sejak lama dikenal sebagai bangsa perantau, yang memiliki mobilitas tinggi, sabar, tekun dan ulet dalam semua segi kehidupan, baik dalam segi pengusaha, pedagang, birokrat, politisi, akdemisi, wartawan, dan profesi lainnya,” jelas Bukhari

"Banyak tokoh masyarakat Aceh berkiprah ditingkat di nasional dan internasional yang berasal dari Aceh. Ini membuktikan kiprah orang Aceh di seluruh Nusantara dan juga Internasional," tambah Bukhari semangat.

Dimana pun warga Aceh berada, selalu menjalin persaudaraan. Bahkan saudara diperantauan terkadang lebih dekat dibandingkan dengan saudara se-daerah, yang selalu ditanamkan leluhur untuk saling menjaga, melindungi selama berada di wilayah lain. Hal itu diperkuat pula oleh satu tradisi yang selalu menjalin silaturahmi masyarakat Aceh dimana pun berada, yaitu memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Maulid nabi adalah budaya yang patut dirawat dan dijaga sebagai khasanah. Bahkan masyarakat Aceh menggelar Maulid Nabi dalam waktu panjang di gampong-gampong secara bergeliran dengan mengatur jadwal yang berlangsung sampai tiga bulan," katanya lagi.

" Tradisi ini tambah dia, menjadi khazanah Aceh dalam merawat budaya, selain sebagai momen meneladani Rasulullah SAW, juga dapat mengenang bagaimana kehidupan dan perilaku Rasul. Mudah-mudahan perilaku ini, bisa melekat pada kita masing-masing dalam menghadapi kehidupan ini," pungkas Bukhari.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agraria dan Tata Ruang Dr. Sofyan Jalil, S.H., M.A., M.ALD mengatakan, “peringatan Maulid Nabi ini merupakan bahagian dari sebuah kerinduan, terutama akar kebudayaan”.

"Karena dalam sebuah buku dituliskan bahwa manusia itu diperlukan akar, termasuk akar budaya. Untuk itu ia menyebutkan, tradisi seperti peringatan Maulid Nabi ini terus dilaksanakan. Agar generasi muda asal Aceh yang tidak dibesarkan di tanah kelahirannya bisa bisa mengetahui tradisi ini. "Sehingga lama-kelamaan tradisi ini akan menjadi kebiasaan bagi generasi baru," Sofyan Jalil.

Adapun dalam acara memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW itu yang diisi penceramah Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk Muhammad Yusuf bin Abdul Wahab (Tu Sop),

Ia menyerukan agar terus meneladani kehidupan Rasulullah untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. (LEP)











Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga