Baca Juga

Daerah (529) Nasional (257) Berita (121) Internasional (37) news (35) education (30) Berita Gema Nusantara (29) Nasiona (25) Duit (18) Tentang Narkoba (6) Teknologi (5) Gema (4) video (4) Ai (3) Pilkada 2024 (3) opini (3) Financial (2) Olah Raga (2) Peraturan (2) Profile (2) Sepak Bola Berita (2) kesehatan (2) Piala Dunia (1) herbal (1) pendidikan (1)
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juni 2026

Do'a Bersama Lintas Agama HUT 80 Tahun POLRI

BY GentaraNews IN ,




Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto menghadiri kegiatan Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/6).


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta dihadiri oleh jajaran kementerian/lembaga, TNI-Polri, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat. Doa dipanjatkan secara bergantian oleh enam pemuka agama sebagai wujud rasa syukur sekaligus harapan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, dan keberkahan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Kehadiran Kepala BNN RI pada kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi antarlembaga negara dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, mempererat persatuan, serta memperkokoh nilai-nilai toleransi dan kebersamaan sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Doa bersama lintas agama menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat". Momentum ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi seluruh komponen bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan bebas dari berbagai ancaman, termasuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (LEP)

Senin, 29 Juni 2026

Robopark Indonesia Resmi Menjadi Tempat Uji Kompetensi dan Pusat Eksplorasi dalam Kick-Off Sertifikasi AI Humanoid Nasional

BY GentaraNews IN ,


Jakarta – Robopark Indonesia resmi menjadi lokasi penyelenggaraan Kick-Off Program Pelatihan dan Inisiasi Sertifikasi Sumber Daya Manusia Pengembang Robot Humanoid Nasional yang berlangsung selama lima hari, mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2026, bertempat di Pluit Village Mall Lantai 2, Jakarta Utara. Senin (29/6/2026)

Dalam inisiatif strategis ini, Robopark Indonesia ditetapkan sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) sekaligus pusat eksplorasi (playground) resmi bagi pengembangan teknologi robot humanoid dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI). Melalui fasilitas tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk melakukan pengembangan, pengujian, serta berinteraksi secara langsung dengan teknologi AI dan robot humanoid dalam lingkungan yang dirancang menyerupai kondisi nyata.

Sebagai fasilitas yang didedikasikan untuk mendukung riset dan implementasi robotika, Robopark Indonesia menghadirkan metode pembelajaran berbasis praktik. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga menguji kemampuan mereka melalui berbagai skenario operasional yang relevan dengan kebutuhan industri.

Selama pelatihan, peserta dibekali kompetensi pada tiga peran utama dalam ekosistem robot humanoid, yaitu sebagai operator (pilot), pelatih (trainer), dan pengembang (developer). Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan menyeluruh dalam mengoperasikan, melatih, serta mengembangkan teknologi robot humanoid sesuai standar kompetensi nasional.

Lebih dari sekadar tempat pelatihan, Robopark Indonesia juga menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, dunia industri, institusi pendidikan, serta komunitas teknologi dalam membangun ekosistem inovasi yang terintegrasi. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi fondasi penting dalam mempercepat pengembangan teknologi robotika dan AI di Indonesia.

Melalui pembelajaran berbasis praktik dan proses sertifikasi kompetensi, program ini diharapkan mampu mempercepat lahirnya talenta-talenta nasional yang siap menghadapi transformasi industri berbasis AI dan robotika, sekaligus memastikan pengembangan teknologi humanoid dilakukan dengan standar keamanan, kualitas, dan profesionalisme yang terukur.

Ke depan, Robopark Indonesia akan terus dikembangkan sebagai pusat riset, pengujian, sertifikasi, dan demonstrasi teknologi robotika serta kecerdasan buatan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi jembatan antara inovasi teknologi dengan implementasi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, dan pembangunan nasional.

Tentang Robopark Indonesia

Robopark Indonesia merupakan fasilitas terpadu untuk pengembangan, eksplorasi, dan implementasi teknologi robotika serta Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence). Sebagai pusat riset, demonstrasi, pengujian, dan penerapan teknologi di dunia nyata, Robopark berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem teknologi nasional melalui kolaborasi, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten.

Kontak Media

Robopark Indonesia

📞 Telepon: 0819-9661-6682

🔗 Profil: lynk.id/robopark

🌐 Situs Resmi: https://roboparkindonesia.id

Senin, 22 Juni 2026

Dr. Ir. Surya Darma, MBA Gas Andaman Didaratkan ke Arun Demi Hilirisasi dan Keadilan Ekonomi Aceh

BY GentaraNews IN




Jakarta - Pakar geologi dan energi, Dr. Ir. Surya Darma, MBA, menyerukan agar gas hasil penemuan Lapangan Tangkulo-1 di Cekungan Andaman Selatan didaratkan ke kawasan Arun, Lhokseumawe, sebagai langkah strategis untuk mendorong industrialisasi, ketahanan energi nasional, dan pemerataan pembangunan di Aceh. Demikian rilis yang di terima redaksi. Selasa (23/6/2026)

Dalam opini bertajuk "Menguji Keadilan di Laut Andaman: Mengapa Gas Tangkulo Harus Mendarat di Arun?", Surya Darma menilai bahwa keputusan pengelolaan gas Andaman tidak boleh semata-mata didasarkan pada pertimbangan percepatan produksi atau keuntungan komersial, tetapi juga harus memperhatikan aspek keadilan ekonomi dan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Aceh.

"Kawasan Arun masih memiliki infrastruktur strategis bekas kilang LNG yang dapat direvitalisasi sehingga lebih efisien dibanding membangun fasilitas baru di tengah laut. Pemanfaatan kembali kawasan tersebut dinilai mampu menghidupkan industri pupuk, pembangkit listrik, serta kawasan industri petrokimia yang akan memberikan nilai tambah jauh lebih besar dibanding ekspor LNG secara langsung," jelas Surya Darma

"Alokasi gas Tangkulo untuk memenuhi kebutuhan domestik, antara lain memasok Pabrik Pupuk Iskandar Muda (PIM), pembangkit listrik PLN Belawan, dan pengembangan kawasan industri petrokimia terpadu di KEK Arun Lhokseumawe," usul Surya Darma

"Pengembangan industri hilir berbasis gas dapat mencakup produksi LPG, metanol, amonia, dimethyl ether (DME), hidrogen, polietilena, polipropilena, hingga berbagai produk petrokimia lainnya. Menurutnya, langkah tersebut akan menciptakan ribuan lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta memperkuat daya saing industri nasional," jelas Surya Darma lagi

Surya Darma juga meminta pemerintah melalui Kementerian ESDM dan SKK Migas untuk mewajibkan pembangunan pipa bawah laut menuju Arun dalam revisi Plan of Development (PoD) Lapangan Andaman Selatan. Sementara itu, Kementerian Keuangan dan Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) diharapkan mempercepat pemanfaatan kembali aset eks-Arun serta memberikan berbagai insentif fiskal bagi investor industri hilir.

Selain pemerintah pusat, ia mengajak Pemerintah Aceh bersama masyarakat Aceh di perantauan untuk membangun sinergi dalam mengawal kebijakan tersebut melalui diplomasi, penyusunan regulasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga promosi investasi.

Menurut Surya Darma, meskipun pembangunan fasilitas darat membutuhkan investasi tambahan dan berpotensi menggeser jadwal produksi sekitar satu hingga dua tahun, manfaat ekonomi jangka panjang yang diperoleh Aceh dan Indonesia dinilai jauh lebih besar.

"Keberhasilan proyek South Andaman tidak boleh hanya diukur dari seberapa cepat gas diekspor. Ukuran keberhasilannya adalah tumbuhnya industri hilir, hidupnya kembali kawasan Arun, serta terciptanya lapangan kerja dan kesejahteraan masyarakat Aceh," tegasnya.

Ia menutup opininya dengan mengingatkan agar momentum besar penemuan gas di Laut Andaman tidak kembali menjadi sejarah yang hanya menghasilkan kekayaan alam tanpa menghadirkan kemakmuran bagi masyarakat Aceh. (LEP)




Penulis  : 

Dr. Ir. Surya Darma, MBA Pakar Geologi dan Energi Ketua Dewan Penasehat Taman Iskandar Muda Sekjen Diaspora Global Aceh Ketua Majelis Adat Aceh Perwakilan Jakarta

Kamis, 18 Juni 2026

Anjangsana Kepala BNN RI Kepada Komjen Polisi (Purn.) Drs. Togar M. Sianipar, M.Si

BY GentaraNews IN ,



JAKARTA – Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, kegiatan anjangsana kepemimpinan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia terus dilaksanakan melalui kunjungan silaturahmi dan penghormatan kepada tokoh yang telah berkontribusi besar dalam sejarah pembentukan institusi ini. Kamis (18/6/2026)

Dari BNN RI yang dipimpin oleh Inspektur Utama BNN, Dicky Kusumawardhana, didampingi oleh Inspektur I Heru Tri Sasono, Kepala Pusat Penelitian Data dan Informasi Augustinus B. Pangaribuan, serta Direktur Advokasi Tatiek Sufahriani, melaksanakan kunjungan resmi ke kediaman Komjen Polisi (Purn.) Drs. Togar M. Sianipar, M.Si. Beliau merupakan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BNN pada periode 2002–2004.

Kunjungan ini merupakan pelaksanaan amanat dari Kepala BNN RI, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, guna menyampaikan rasa hormat tinggi serta apresiasi mendalam atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi luar biasa yang telah diberikan oleh Komjen Polisi (Purn.) Togar M. Sianipar dalam perjalanan sejarah awal berdirinya BNN.

Di kesempatan tersebut, Komjen Polisi (Purn.) Togar M. Sianipar beserta istrinya menyambut dengan hangat rombongan BNN di kediamannya yang berlokasi di Jakarta Selatan. Pertemuan ini tidak sekadar menjadi momen perkenalan kembali, melainkan wadah berbagi pengalaman yang sarat makna, di mana seluruh pihak saling bertukar pandangan mengenai tantangan dan strategi penanganan permasalahan narkotika di masa kini.

Dalam diskusi tersebut, Komjen Polisi (Purn.) Togar M. Sianipar menyampaikan pandangan strategisnya. Beliau menekankan bahwa upaya pencegahan harus terus dimasifkan secara berkelanjutan. Menurutnya, selama permintaan terhadap narkotika masih ada di masyarakat, maka peredaran gelapnya akan tetap berlangsung. Oleh sebab itu, penguatan upaya pencegahan harus berjalan seiringan dengan penegakan hukum yang tegas dan konsekuen terhadap jaringan peredaran gelap. Selain itu, beliau juga menegaskan pentingnya memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa demi efektivitas pelaksanaan kebijakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi sepanjang karir beliau, rombongan BNN menyerahkan cendera mata kepada Komjen Polisi (Purn.) Togar M. Sianipar. Melalui kegiatan anjangsana ini, BNN RI tidak hanya berhasil mempererat tali persaudaraan dengan para pendahulu yang telah membangun dasar institusi, tetapi juga berhasil menyerap pengalaman dan wawasan berharga yang dapat dijadikan bekal dalam menghadapi tantangan penanganan narkotika yang semakin kompleks dan terus berkembang di masa depan. (LEP)

Selasa, 16 Juni 2026

Anjangsana Kepala BNN RI Kepada Komjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Petrus Reinhard Golose, S.H., M.M

BY GentaraNews IN ,



Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, bersama jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama BNN melaksanakan kegiatan Anjangsana kepada Kepala BNN RI Periode 2020-2024, Komjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Petrus Reinhard Golose, S.H., M.M., di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Selasa (17/6).

Kegiatan anjangsana tersebut merupakan bentuk penghormatan dan silaturahmi BNN kepada para pendahulu yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan organisasi, khususnya dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia.

Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Kepala BNN RI menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Petrus Reinhard Golose yang pernah memimpin BNN pada periode 2020–2024. Kehadiran pimpinan BNN beserta jajaran menjadi wujud penghargaan atas dedikasi, pengabdian, serta berbagai terobosan yang telah dilakukan selama masa kepemimpinan Petrus Reinhard Golose.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI juga menyampaikan bahwa semangat, ketegasan, dan keberanian yang ditunjukkan Petrus Reinhard Golose selama memimpin BNN menjadi inspirasi bagi seluruh insan BNN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab menjaga bangsa dari ancaman narkotika

Petrus Reinhard Golose menyambut hangat kedatangan Kepala BNN RI beserta jajaran dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta komitmen yang terus dijaga oleh pimpinan BNN saat ini dalam mempererat hubungan dengan para senior dan pendahulu organisasi.

Melalui kegiatan anjangsana ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara generasi kepemimpinan BNN, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, kesinambungan pengabdian, serta komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Jumat, 12 Juni 2026

Propinsi Riau Layak Menjadi Daerah Istimewa

BY GentaraNews IN




Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI) sebagai wadah masyarakat Riau diperantauan sudah tersebar anggotanya lebih dari 2.000.000 orang diseluruh Indonesia hingga luar negeri dengan semangat “Raga Di Rantau, Jiwa Di Riau”, melaksanakan kegiatan Dialog Kebangsaan dengan Tema “Riau Istimewa Untuk Indonesia”. Acara ini berlangsung di Gedung Sriwijaya DPR RI, Senayan. Jakarta. Jum’at (12 Juni 2026).



Acara ini di hadiri oleh Tokoh-tokoh masyarakat Riau, Perwakilan Gubernur Dr. Syahrial Abdi, A.P., M. Si, Anggota Komisi XDPR RI - Dr. Hj. Karmila Sari, S.Kom., M.M, Hanief Arif, MA. Ph.D (BRIN), Ketua Umum PMRI, Dr. H. Rusli Effendi, S.Pd.I., SE., M.Si, Sekretaris Jenderal PMRI, Dr. (HC) H. Munasir Ma'adab, SE., M.Si, Prof. Dr. H. Alfitra Salam, M.Si APU (Ahli Peneliti Utama dan Guru Besar), Dr. H. Farhat Abbas, M.H (Advokat dan Praktisi Hukum Nasional), Stephanie irana Pasaribu, P.Si., M.Phil., Ph.D (Direktur PT.Bumi Pulih Lestari), Indra Bayu, S.E., M. Si (Kepala Cabang BRK Syariah), Syarifah (Kepala Anjungan Riau, TMII), Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf. (Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Zainal Abidin Is, SH,. MH 9ketua LAM Jambi Perwakilan khusus DKI Jakarta), Drs.H.R.Mambang MIT (Ketua Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau), Anggota DPD RI H Abdul Hamid, Anggota DPD RI Sawitri, perwakilan mahasiswa Riau dan anggota Persatuan Masyarakat Riau Indonesia. Acara ini di buka oleh Sekda Propinsi Riau Dr. Syahrial Abdi, A.P., M. Si.



Dalam sambutannya Ketua Umum Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI) Dr. H. Rusli Effendi, S.Pd.I., SE., M.Si, menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir, terutama kepada Sekda Propinsi Riau dan adik adik mahasiswa.

Ketua Umum Persatuan Masyarakat Riau Indonesia juga memaparkan bahwa Riau memiliki banyak potensi dan keunggulan yang dapat menjadi modal besar untuk mendorong kemajuan daerah. Mulai dari sumber daya alam, budaya, hingga sektor pendidikan dan pariwisata, semuanya perlu didukung dengan kebijakan yang tepat dan berkelanjutan.

“Mahasiswa kalian sebagai sponsor perubahan dan Spririt Of Change, jadi lah motivator bukan provokator,” tegas Rusli Effendi

Kita hari ini dihadapkan pada ironi besar dan menyakitkan, dimana Riau menyumbangkan begitu banyak minyak bumi dan kelapa sawit tetapi rakyatnya

Mari kita berjuang agar Riau menjadi daerah Istimewa, karena Riau sangat layak menjadi daerah Istimewa, perjuangan ini adalah harga diri yang tidak akan mundur satu jengkalpun” jelas Rusli Effendi

“Raga Di Rantau, Jiwa Di Riau,” pekik Rusli Effendi Menutup sambutannya.



Dalam sambutan nya Sekda Propinsi Riau Dr. Syahrial Abdi, A.P., M.Si. Diskusi ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk memetakan potensi daerah mulai dari ekonomi kreatif, UMKM, hingga pemanfaatan sumber daya alam. Kita ingin memastikan bahwa ide-ide segar dari generasi muda hari ini bisa bertransformasi menjadi kebijakan yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan seluruh masyarakat Riau,” jelasnya

Hadir sebagai narasumber dalam Dialog Kebangsaan ini antara lain; Dr. Hj. Karmila Sari, S.Kom., M.M, Dr. H. Farhat Abbas, M.H, Dr. Ir. H. M. Idris Laena, MH, sementara moderator oleh Rakhmad Rahadian, S. Ip dari Kemendagri.  (LEP)



Kamis, 11 Juni 2026

Kepala BNN RI Anjang Sana Kepada Budi Waseso

BY GentaraNews IN ,



Menyambut peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan kegiatan Anjangsana Kepala BNN RI Pada Masanya sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pemimpin terdahulu yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan institusi. Melalui kegiatan ini, BNN berupaya menjaga tali silaturahmi sekaligus mewariskan nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, dan dedikasi kepada generasi penerus.


Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/6), melalui kunjungan kepada Kepala BNN RI periode 2015–2018, Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Budi Waseso, di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pramuka, Depok, Jawa Barat. Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, didampingi Deputi Pemberantasan BNN RI Aswin Sipayung, Kepala Biro Perencanaan Settama BNN Mardiharto Tjokrowasito, serta Kepala Bagian Rumah Tangga Settama BNN Didik Hariyanto.



Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Budi Waseso berbagi pengalaman selama memimpin BNN sekaligus menceritakan kiprahnya setelah memasuki masa purnatugas. Sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Ia menilai bahwa Pramuka merupakan investasi pengabdian untuk membangun generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

Lebih lanjut, Budi Waseso menyampaikan apresiasinya terhadap rencana pembentukan Satuan Karya Pramuka Bersih Narkoba (Saka Bersinar). Menurutnya, kehadiran Saka Bersinar dapat menjadi sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, serta kesadaran bahaya narkoba kepada generasi muda sejak dini.

Ia menuturkan bahwa prinsip hidupnya, komitmen, konsekuen, dan konsisten, merupakan nilai yang diwariskan orang tuanya dan hingga kini masih menjadi pedoman dalam menjalankan setiap amanah yang diberikan negara. Nilai tersebut menjadi landasan dalam perjalanan pengabdiannya, baik saat memimpin BNN, menjalankan berbagai penugasan negara, maupun ketika terus berkontribusi melalui Gerakan Pramuka.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Waseso juga mengenang berbagai pengalaman selama memimpin BNN pada periode 2015 hingga 2018. Beragam tantangan yang dihadapi dalam upaya pemberantasan narkotika, menurutnya, semakin menguatkan keyakinan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang berintegritas harus menjadi perhatian bersama.

Kegiatan anjangsana ditutup dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan kepada institusi dan bangsa Indonesia.

Melalui kegiatan Anjangsana Kepala BNN RI Pada Masanya, BNN berharap semangat perjuangan, integritas, dan keteladanan para pendahulu dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan BNN dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Semangat dan dedikasi para pendahulu tersebut menjadi bekal berharga bagi BNN dalam melanjutkan perjuangan mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Menyambut peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan kegiatan Anjangsana Kepala BNN RI Pada Masanya sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pemimpin terdahulu yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan institusi. Melalui kegiatan ini, BNN berupaya menjaga tali silaturahmi sekaligus mewariskan nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, dan dedikasi kepada generasi penerus.

Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/6), melalui kunjungan kepada Kepala BNN RI periode 2015–2018, Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Budi Waseso, di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pramuka, Depok, Jawa Barat. Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, didampingi Deputi Pemberantasan BNN RI Aswin Sipayung, Kepala Biro Perencanaan Settama BNN Mardiharto Tjokrowasito, serta Kepala Bagian Rumah Tangga Settama BNN Didik Hariyanto.

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Budi Waseso berbagi pengalaman selama memimpin BNN sekaligus menceritakan kiprahnya setelah memasuki masa purnatugas. Sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Ia menilai bahwa Pramuka merupakan investasi pengabdian untuk membangun generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

Lebih lanjut, Budi Waseso menyampaikan apresiasinya terhadap rencana pembentukan Satuan Karya Pramuka Bersih Narkoba (Saka Bersinar). Menurutnya, kehadiran Saka Bersinar dapat menjadi sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, serta kesadaran bahaya narkoba kepada generasi muda sejak dini.

Ia menuturkan bahwa prinsip hidupnya, komitmen, konsekuen, dan konsisten, merupakan nilai yang diwariskan orang tuanya dan hingga kini masih menjadi pedoman dalam menjalankan setiap amanah yang diberikan negara. Nilai tersebut menjadi landasan dalam perjalanan pengabdiannya, baik saat memimpin BNN, menjalankan berbagai penugasan negara, maupun ketika terus berkontribusi melalui Gerakan Pramuka.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Waseso juga mengenang berbagai pengalaman selama memimpin BNN pada periode 2015 hingga 2018. Beragam tantangan yang dihadapi dalam upaya pemberantasan narkotika, menurutnya, semakin menguatkan keyakinan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang berintegritas harus menjadi perhatian bersama.

Kegiatan anjangsana ditutup dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan kepada institusi dan bangsa Indonesia.

Melalui kegiatan Anjangsana Kepala BNN RI Pada Masanya, BNN berharap semangat perjuangan, integritas, dan keteladanan para pendahulu dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan BNN dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Semangat dan dedikasi para pendahulu tersebut menjadi bekal berharga bagi BNN dalam melanjutkan perjuangan mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba). (*)

Rabu, 10 Juni 2026

HANI Dimulai Dari Anak Bersih Narkotika

BY GentaraNews IN ,



Jakarta - Kepala BNN RI melakukan audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Jakarta, Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana kolaborasi pada peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, sekaligus menjajaki pembaruan kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Rabu (10/6/2026)

"BNN dan Kementerian PPPA memiliki banyak irisan tugas yang dapat disinergikan dalam upaya melindungi generasi bangsa. Sejalan dengan itu, BNN saat ini tengah memberikan perhatian khusus terhadap isu perlindungan anak melalui Gerakan Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika (ANANDA BERSINAR)," jelas Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto

Menurut Kepala BNN RI, kesamaan fokus tersebut membuka peluang yang luas bagi kedua lembaga untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif, termasuk pada peringatan HANI yang berdekatan dengan Hari Anak Nasional.

“Pada peringatan HANI tahun ini Kami tidak menggelar kegiatan seremonial besar, sehingga Kami ingin menggandeng Kementerian PPPA untuk berkolaborasi untuk menghadirkan kegiatan yang lebih berdampak bagi masyarakat,” ujar Kepala BNN RI.

Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, menyambut baik ajakan tersebut dan menegaskan bahwa kedua lembaga memiliki tujuan yang sama dalam melindungi anak dari berbagai ancaman, termasuk narkotika.

"Tujuan yang ingin Kita capai sejatinya sama, Saya melihat banyak program dan berbagai upaya yang dijalankan Kementerian PPPA dapat disinergikan dengan program-program BNN untuk memberikan manfaat yang lebih luas" tuturnya.

Selain membahas kegiatan peringatan Hari Anak Nasional dan HANI, kedua pihak juga sepakat memperkuat kerja sama melalui pembaruan MoU yang berakhir pada 2025 lalu. Guna menindaklanjuti rencana kerja sama, BNN dan Kementerian PPPA juga akan membentuk tim bersama untuk mempersiapkan berbagai program kolaboratif secara berkelanjutan di tingkat pusat maupun daerah. (LEP)






Sumber : Biro Humas Dan Protokol BNN

Kamis, 04 Juni 2026

Peredaran Gelap Narkotika Mengancam Masa Depan Bangsa

BY GentaraNews IN ,



JAKARTA – Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika yang terus meningkat di berbagai daerah dinilai sebagai ancaman serius terhadap ketahanan nasional. Fenomena tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak moral, karakter, dan masa depan generasi bangsa.

Aktivis peduli penyalahguna narkoba, Le Putra, menyatakan bahwa peredaran gelap narkotika dapat dipandang sebagai salah satu bentuk proxy war atau perang melalui pihak ketiga yang secara perlahan melemahkan suatu bangsa tanpa menggunakan kekuatan militer secara langsung.

“Penyalahgunaan narkoba yang terus meningkat prevalensinya dari tahun ke tahun telah merusak generasi muda, baik yang berada di perkotaan maupun di pedesaan. Ini merupakan ancaman nyata yang harus menjadi perhatian bersama,” ujar Le Putra.

Menurutnya, para bandar dan jaringan pengedar narkotika terus mencari sasaran baru dengan menjadikan lingkungan sekolah, lingkungan kerja, serta kawasan permukiman sebagai target pemasaran. Generasi muda menjadi kelompok yang paling rentan terpapar karena berada pada usia produktif dan masa pencarian jati diri.

Le Putra menegaskan bahwa dampak penyalahgunaan narkoba tidak hanya dirasakan oleh individu pengguna, tetapi juga berdampak luas terhadap keluarga, lingkungan sosial, produktivitas kerja, hingga stabilitas pembangunan nasional.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan keterlibatan dalam upaya pencegahan serta penyelamatan korban penyalahgunaan narkotika.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum atau pemerintah semata. Seluruh lapisan masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika,” katanya.

Le Putra juga mengingatkan bahwa partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika telah diamanatkan dalam Bab XIII Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur peran serta masyarakat dalam membantu upaya pencegahan, pemberantasan peredaran gelap narkotika, serta rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba.

Menurutnya, pendekatan yang harus dikedepankan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif dan rehabilitatif melalui edukasi, penguatan ketahanan keluarga, pembinaan generasi muda, serta dukungan terhadap program rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika.

“Keselamatan generasi muda adalah investasi masa depan bangsa. Karena itu, seluruh komponen masyarakat harus bersatu dalam memerangi narkoba dan menyelamatkan mereka yang telah menjadi korban penyalahgunaan narkotika,” tutup Le Putra.

Kamis, 12 Maret 2026

BPKH Akan Bantu Seusama Bangun Balai Pengajian di Aceh Utara

BY GentaraNews IN

 


Akhir November 2025, Banjir melanda Kabupaten Aceh Utara dan merusak 211 pesantren dan sejumlah balai pengajian, dengan 10 pesantren rusak berat dan 195 sedang. Kerusakan menyebabkan aktivitas belajar terhenti, fasilitas seperti Al-qur'an, kitab dan mebel hancur, serta membutuhkan bantuan segera untuk pemulihan, termasuk perbaikan fisik dan pembersihan dari lumpur.

Balai pengajian di Aceh berfungsi sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional ("Dayah") dan pusat kajian ilmu agama yang menanamkan norma syariat dan sosial kemasyarakatan, pengajaran Al-Qur'an dan kitab kuning, serta pembentukan akhlak dan karakter masyarakat. Dayah berperan sebagai benteng pertahanan akidah, sarana dakwah, dan pusat penyebaran informasi keagamaan serta ketahanan pangan dan ekonomi.



Seuramo Syedara Lhokseumawe (Seusama) dalam program Seusama Peduli telah melakukan penyaluran bantuan dan sekaligus survey dan pendataan dampak banjir di Aceh khususnya di Kabupaten Aceh Utara. Sebagai tindak lanjutnya Seusama Peduli akan membangun 15 unit Balai Pengajian di Aceh Utara. Adapun syarat utama balai pengajian yang akan
dibangun adalah tanah harus sudah bersertifikat waqaf yang ditunjang dengan perijinan lengkap dari instansi terkait.

Seusama Peduli Tahap 2 Fokus untuk Pembanguan Dayah karena Dayah merupakan benteng pertahanan terakhir bagi generasi muda dalam menghadapi efek samping perkembangan teknologi yang telah membuat dunia tanpa batas.

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang dibentuk berdasarkan UU No. 34 Tahun 2014 yang yang bertugas mengelola dana haji yang bersumber dari jemaah haji maupun sumber lain yang sah dan juga mengelola Dana Abadi Umat (DAU), menjadi target utama Seusama untuk beraudiensi dan menyampaikan proposal Rencana Pembangunan 15 Balai Pengajian di Aceh Utara.

Ketum Seusama Zulkifli Ibrahim, SE., Ak., CA., CPA didampingi Sekum Seusama Dra. Sri Novakandi, M.Si melakukan audiensi ke BPKH dengan menyerahkan 3 buah proposal pembangunan balai pengajian yang diterima oleh salah seorang Anggota BPKH yaitu Bapak Amri Yusuf, SE., Ak., CA., MM.., WMI., CACP (Rabu, 11 Maret 2026)

Amri Yusuf menyambut baik kedatangan Zulkifli Ibrahim dan Sri Novakandi dan akan akan berupaya memproses proposal tersebut karena di BPKH ada program kemaslahatan umat dengan menyediakan berbagai bantuan sarana dan prasarana, termasuk untuk tempat ibadah, pendidikan, dan dakwah seperti balai pengajian, masjid, atau pondok pesantren. (LEP)












Rabu, 11 Maret 2026

Seusama Launching Program Pembangunan 15 Balai Pengajian Pada Acara Bukber

BY GentaraNews IN

 


Jakarta – Buka Puasa Bersama (bukber) adalah mempererat tali silaturahmi, memperkuat hubungan sosial dan persaudaraan, dan berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan. Seuramo Syedara Lhokseumawe (SEUSAMA) melaksanakan kegiatan buka Puasa Bersama dan Launching Program Pembangunan 15 Balai Pengajian yang dihadiri anggota Seusama berlangsung akrab dan penuh canda dalam tema “Puasa Ramadhan Melatih Kesalehan  Individu dan Kesalehan Sosial”, Acara ini dihadiri sekitar 150 orang berlangsung di Mie Aceh Samudra, Manggarai. Jakarta. Selasa (10 Maret 2026)

Acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qu’an oleh Ustadz Fauzan dilanjutkan dengan Selawatan yang diikuti seluruh peserta.

Dalam Sambutanya Ketua Umum Seusama  mengucapkan selamat dating kepada seluruh peserta yang hadir dan terutama kepada tokoh masyarakat Aceh yang juga Dewan Pembina Seusama, Dr. Ir. Surya Darma, MBA beserta ibu, Teuku Fachruddin dan Ketua Dewan Pembina Seusama Marsekal Muda TNI (Purn.) Fachri Adamy, S.E.


“Kegiatan Seusama Peduli Banjir Dan Tanah Longsor di Aceh yang didukung penuh oleh seluruh anggota dan donatur berkat dukungan moril penuh dari Ketua Dewan Pembina Seusama Bapak Marsekal Muda TNI (Purn.) Fachri Adamy, S.E.sehingga terkumpul lebih dari hasil donasi sebesar Rp. 500 juta dan kalau kita total dengan nilai barang barang maka totalnya kurang lebih Rp, 1,5 Milyar,” ujar Ketum Seusama

“Distribusi bantuan dana yang terkumpul kami salurkan untuk Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Pidi Jaya, Kabupaten Bireun, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tamiang, memang bantuan yang kami salurkan jauh daripada yang masyarakat terdampak butuhkan,” tegas Zulkifli Ibrahim.

Selanjutnya Tim Relawan Seusama Peduli Banjir dan Tanah Longsor di Aceh mendata seberapa banyak balai pengajian yang hancur, data yang terkumpul ada 15 balai pengajian yang akan kami bangun di Aceh Utara.


“Kedatangan saya dan beberapa teman ke Aceh pada tanggal 16 Januari, menyumbangkan dana untuk Meugang kepada warga terdampak di Lhokseumawe dan Aceh Utara,” jelas Ketua Dewan Pembina dalam sambutannya.

“Saya dapat informasi untuk kabupaten Aceh Utara ada yang tidak mendapatkan bantuan dari Pemda, kelak kalau Seusama membangun 15 balai pengajian di Aceh Utara agar di survey Kembali agar tidak tumpeng tindih,” pinta Fachri Adamy

“Saya mengingatkan kepada Ketum Seusama dan Pengurus dana yang telah terhimpun berserta barang yang diterima, dapat dibuat laporan tertulis dan di share kepada keluarga besar Seusama dan kepada donatur, agar kita memperoleh kepercayaan” harap Fachri Adamy

“Kedepan bila ada kegiatan harus direncanakan secara matang, bila ada program sosial dan keagamaan segera laksanakan, bila timbul dana semua anggota Seusama ringan tangan membantu. Bila ada program kerja yang belum dilaksanana dibuatkan laporan, apa kendalanya dalam bentuk tulisan bersama kegiatan yang sudah dilaksanakan,” harap Fachri Adamy lagi

“Puasa melatih kita untuk sabar, demikian halnya dalam menanggapi media sosial kita harus bijak dalam berbagi informasi dan mengomentari dalam group WA, selanjunya saya akan memberi apresiasi kepada 3 orang yang khatam Al Qur’an dalam bulan Ramadhan ini,” pungkas Fachri Adamy


Hadir dan memberi sambutan Dr. Ir. Surya Darma, MBA yang juga mantan Ketum Taman Iskandar Muda, mengajak yang hadir untuk ucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT berkat karunia dan Inayah NYA kita dapat berkumpul disini dalam rangka buka puasa keluarga besar Bersama. Selawat dan salam kita sampaikan kepad junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

“Saya apresiasi kepada Seusama yang sangat aktif membantu korban banjir Aceh, terima kasih kepada pak Fachri atas dorongannya dan pak Zulkifli dan tim relawan yang berjibaku pergi naik kapal perang KRI Semarang milik TNI dan pulang naik pesawat Hercules,” ucap Surya Darma

Selanjutnya Surya Darma sangat apresiasi kepada Seusama yang terjun ke Aceh selama 40 hari, membau laporan lengkap kondisi Aceh dalam bentuk tulisan menjadi sebuah buku setebal 350 halaman judulnya pun Manefesto Ekosida Di Serambi Mekah (pemusnahan lingkungan dan ekosistem secara masif, ilegal, atau sembrono, yang menyebabkan kerusakan parah, luas, atau jangka panjang, serta mengancam kehidupan manusia. Red) dan laporan ini sudah diberian kepada panitia Simposium yang dilaksanakan oleh Diaspora Global Aceh di Gedung Nusantara IV DPR RI. Sementara yang lain menyebutkan banjir dan Longsor Seusama menyebutkan Ekosida. 

“Saya sebagai sekretaris Diaspora Global Aceh akan memberikan rekomendasi kepada Gubernur dan Presiden tulisan Manefesto Ekosida Di Serambi Mekah dari Seusama,” pungkas Surya Darma

Srinova Kandi tampil sebagai relawan Banjir Aceh yang menamakan diri SEUSAMA PEDULI berceria selama jadi relawan di Aceh sekaligus mempersentasikan rencana pembangunan 15 unit balai pengajian dengan dana Rp. 350 juta per unit

Acara dilanjutkan Dengan pemukulan Rapa’I pertanda di mulai peluncuran donasi pembangunan 15 unit balai pengajian di Aceh Utara.

Acara ini juga diisi tausiah Ramadhan yang disampaika oleh Ustadz Mehlul, yang menyampaikan ada banyak karunia dan Rahmat Allah berikan dalam Ramadhan, semoga 10 hari yang terakhir ini kita mampu memaksimalkan ibadah, karena 10 hari terakhir ada banyak sekali maghfirah.

Acara di tutup dengan buka puasa bersama dengan menu masakan khas Aceh dilanjutkan dengan Shalat Maghrib berjamaah kemudian makan malam  lalu dilanjutkan dengan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah. (LEP)

Rabu, 04 Februari 2026

Kemenkum Resmikam POSBAKUM Dan Deklarasi Desa Bersinar

BY GentaraNews IN ,


Dukungan penuh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, terhadap peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) yang diinisiasi oleh Kementerian Hukum (Kemenkum) di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Rabu (4/2/2026).


Suyudi Ario Seto, dalam kesempatan ini, mendeklarasikan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai strategi awal penguatan pencegahan dan pemberantasan narkoba, dengan menempatkan desa sebagai fondasi utama ketahanan masyarakat.



Acara ini dihadiri Wakil Ketua MPR, Abcandra Muhammad Akbar; Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto; Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, Min Usihen; Sekjen Kementerian Hukum, Nico Afinta; Gubernur Sulteng, Anwar Hafid; dan Wakil Gubernur, Reny A. Lamadjido.

Peresmian Posbankum ini sebagai bentuk komitmen negara dalam memperkuat perlindungan hukum dan upaya pencegahan narkoba berbasis masyarakat.


Kepala BNN RI menegaskan pentingnya sinergi antara penegakan hukum dan pencegahan masyarakat dalam menghadapi ancaman narkoba yang semakin kompleks. Pos Bantuan Hukum diharapkan menjadi sarana akses keadilan bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan pendampingan dan edukasi hukum terkait permasalahan narkotika.


"Ini sebuah momentum membanggakan, yaitu peresmian Pos Bantuan Hukum Desa/Kelurahan serentak dan Deklarasi Desa Bersinar. Sebuah wujud nyata sinergitas negara dalam membangun keadilan dan ketahanan masyarakat dari unit terkecil, desa," kata Kepala BNN RI dalam sambutannya.


Jenderal Bintang Tiga itu juga mengharapkan kehadiran Posbankum bisa menjadi pelindung para korban penyalahguna narkoba agar mendapatkan layanan rehabilitasi dan perlakuan hukum yang adil.


"Hadirnya Posbankum hingga ke tingkat desa ini adalah sebuah terobosan revolusioner yang Kami nantikan di BNN. Karena Posbankum menjadi oasis keadilan bagi korban penyalahguna narkoba," tambahnya.


Deklarasi Desa Bersinar di Sulawesi Tengah ini menjadi bagian dari strategi nasional BNN dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, melalui penguatan peran pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga desa.



Pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan yang hadir menyatakan dukungan penuh terhadap program Desa Bersinar dan pengoperasian Pos Bantuan Hukum sebagai langkah konkret menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.


Suyudi Ario Seto, dalam kesempatan ini, berharap tercipta model kolaborasi yang dapat direplikasi di wilayah lain, sehingga upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh langsung masyarakat. (LEP.


Senin, 26 Januari 2026

Kelompok Ahli BNN RI Di Kukuhkan

BY GentaraNews IN ,



Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, secara resmi memimpin pengukuhan Kelompok Ahli BNN Masa Bakti Tahun 2026–2027 yang digelar di Ruang Mohammad Hatta, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (26/1).


Pengukuhan ini merupakan langkah strategis BNN dalam memperkuat kapasitas intelektual dan kelembagaan guna menghadapi ancaman narkotika yang bersifat extraordinary crime serta terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan dinamika global.



Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa pengukuhan Kelompok Ahli bukan sekadar seremonial pergantian personel, melainkan bentuk konsolidasi intelektual dan strategis BNN dalam merumuskan kebijakan yang berbasis sains, data, dan bukti (evidence-based policy).


“Dalam menghadapi dinamika ancaman narkotika yang semakin kompleks dan bergerak cepat, BNN membutuhkan rekomendasi kebijakan yang berbasis sains, data, dan bukti agar strategi P4GN dapat dijalankan secara efektif, efisien, dan akuntabel,” tegas Kepala BNN RI.


Kepala BNN RI juga mengapresiasi kontribusi Kelompok Ahli Masa Bakti 2024–2026 yang telah memberikan fondasi pemikiran penting bagi penguatan organisasi, sekaligus mengharapkan Kelompok Ahli Masa Bakti 2026–2027 dapat berperan sebagai strategic think tank dalam menjawab tantangan narkotika, termasuk fenomena New Psychoactive Substances (NPS) dan modus kejahatan berbasis teknologi digital.



Adapun Kelompok Ahli BNN Masa Bakti 2026–2027 terdiri atas para akademisi, praktisi, dan tokoh profesional lintas disiplin ilmu, yaitu:


1.⁠ ⁠Drs. Ahwil Luthan, S.H., M.B.A., M.M. (Hubungan Luar Negeri)

2.⁠ ⁠Prof. Dr. Agus Surono, S.H., M.H. (Hukum Pidana)

3.⁠ ⁠Dr. Devie Rahmawati, CICS (Humas dan Komunikasi Sosial)

4.⁠ ⁠Prof. Dr. H. Ahmad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M. (Hukum Perdata)

5.⁠ ⁠Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H. (Hukum Bisnis dan Ekonomi)

6.⁠ ⁠Dr. Haryono Kuswanto, S.E., S.H., M.M., M.H., CLA., C.Med. (Hukum Pidana)

7.⁠ ⁠Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi, S.H., S.E., M.M. (Transformasi Kelembagaan, Reformasi Birokrasi, dan Sumber Daya Manusia)

8.⁠ ⁠Adithya P. Winata (Pemberdayaan Generasi Muda)


9.⁠ ⁠Choirul Anam, S.E., S.H., M.E., Ak., Ph.D., CA., ChFA., CIISA., CHRA., CSBA., CLA. (Keuangan dan Ekonomi)

10.⁠ ⁠Enday Hidayat, S.H. (Sosial dan Pendidikan)

11.⁠ ⁠Prof. Drs. Adrianus Eliasta Meliala, M.Si., M.Sc., Ph.D. (Kriminologi)

12.⁠ ⁠Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha, S.P., M.P., PIA., CACP., CH., CHt. (Kelembagaan dan Tata Negara)

13.⁠ ⁠Prof. Apt. Dr. rer. nat. I Made Agus GelGel Wirasuta, M.Si. (Psikologi Forensik dan Biofarmasi)

14.⁠ ⁠Sukmo Harsono, S.E., M.M. (Perencanaan dan Lembaga)

Melalui pengukuhan ini, BNN menegaskan komitmen War on Drugs for Humanity, yakni pendekatan seimbang antara penindakan tegas terhadap sindikat narkoba dan pendekatan humanis kepada korban penyalahgunaan, dengan dukungan pemikiran dari berbagai bidang keahlian Kelompok Ahli demi perlindungan masa depan generasi bangsa.

Minggu, 21 Desember 2025

H. Rhoma Irama Disambut Dengan Upacara Adat Gayo Aceh di Tamini Squer Jakarta Timur

BY GentaraNews IN ,



Jakarta – Lembaga Seni Budaya Gayo Aceh ( Lesbuga) bekerja sama dengan manajemen Taman Mini Square, menggelar acara Pray For Aceh Sumatra, Sejumlah tokoh Gayo turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Alwien Desry, Hasan Daling, Almujaini Abdul Karim serta tokoh masyarakat lainnya. Acara ini yang juga menghadirkan Raja Dangdut Indonesia, H Rhoma Irama dalam kesempatan ini memberikan tausyiah dalam kegiatan yang digelar di Taman Mini Square, Jakarta, Sabtu Dan Minggu (20-21/12/2025).

Hadir juga artis Dangdut Caca Handika yang membawakan beberapa lagu hits miliknya dan sejumlah artis KDI juga Artis Dangdut Academy lainnya, Kegiatan ini menjadi momentum doa bersama sekaligus penggalangan bantuan bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatra, khususnya kawasan Gayo.

Dalam kesempatan tersebut, H Rhoma Irama memberikan sambutan dan dilanjutkan dengan Do'a utk masyarat Aceh dan Sumatera lalu spontan menyumbangkan donasi sebesar Rp 5 juta untuk membantu para korban bencana. Selanjutanya petugas mengedarkan kotak donasi mengelilingi Mall, menghampiri pengunjung yang hadir.



Selain menyampaikan tausyiah, Raja Dangdut Indonesia itu juga menyanyikan satu lagu sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril bagi masyarakat terdampak.

Rhoma Irama disambut dengan Tepung Tawar, upacara adat Gayo dan dikenakannya motif Gayo, lalu dikalungi syal khas Gayo. Aceh.

Ketua Umum Lesbuga, Aris Idaman, menyampaikan bahwa musibah yang terjadi di Aceh dan Sumatra merupakan peristiwa besar yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.

“Hingga saat ini, masih terdapat sejumlah desa yang belum tersentuh bantuan akibat kondisi medan yang sulit dijangkau,” Jelas Aris Idaman

Hal senada disampaikan Ketua Umum Musara Gayo, Almujaini Abdul Karim. Ia menjelaskan bahwa skala bencana sangat luas, sementara akses menuju sejumlah wilayah terputus akibat rusaknya jalan dan jembatan.

“Kami sudah mengirimkan bantuan, namun tidak dapat menjangkau daerah tujuan. Satu-satunya cara adalah melalui bantuan udara,” ujarnya.

Rhoma Irama hadir dan menyampaikan tausiah yang menyinggung kemungkinan penyebab bencana yang terjadi, antara lain akibat praktik ilegal logging dan deforestasi.

“bagi orang-orang yang terdampak, musibah ini merupakan ujian dari Allah SWT berupa kelaparan, kekurangan jiwa, dan kekurangan harta,” tegas Bang Haji Rhoma Irama

“Allah telah berfirman, berikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi raji’un,” ujar Rhoma.

Dengan kesadaran tersebut, lanjut Rhoma, manusia diajarkan untuk bersabar karena pada hakikatnya semua yang dimiliki hanyalah titipan.

“Semuanya pinjaman, bukan milik kita. Semua milik Allah,” katanya.

Ia juga meyakini bahwa bencana yang menimpa Aceh dan Sumatra ini, insya Allah, hanyalah cobaan.

Bagi mereka yang wafat, Rhoma berharap Allah SWT memberikan amal syahid. Sementara bagi yang terdampak dan mampu bersabar, Allah SWT akan menggantinya dengan yang lebih baik serta menghapus dosa-dosanya.

“Tidak ada peristiwa yang benar-benar merugikan orang beriman, karena pada hakikatnya Allah sangat mencintai orang-orang yang beriman,” pungkasnya.

Pada kesempan ini Rhoma Irama juga menyumbang satu buah lagu, diikuti dengan foto bersama seluruh panitian dan para artis yang hadir.

Pada kesempatan ini Pembina Lasbuga Alwien Desry, SH, MH, memberikan "apresiasi dan terima kasih kepada pengurus Lesbuga, yg telah menghadirkan raja dangdut ternama H. Rhoma Irama pada puncak acara tgl 21 Desember 2025,
Tentu saja kehadiran bliau merasakan empati atas musibah yg melanda aceh dan sumatera," kata Alwien (LEP)






Sabtu, 06 Desember 2025

Seusama Hadir Dalam Raker II Taman Iskandar Muda

BY GentaraNews IN

 



Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda mengundang Seuramo Syedara Lhokseumawe (Seusama) sebagai salah satu organisasi lokal pada Rapat Kerja (Raker II) Tahun 2025, bersama organisasi lokal, organisasi sektoral dan cabang Taman Iskandar Muda, Turut hadir Ketua Dewan Kehormatan PPTIM Mustafa Abubakar, Ketua Dewan Penasihat Surya Darma, dan majelis mufakat. yang digelar di Ruang Serbaguna Masjid Baiturrahman DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/12/2025).


Dalam Raker II organisasi TIM periode 2022–2026 yang digelar diharapkan sebagai konsolidasi sekaligus evaluasi arah gerak organisasi. Raker ini menjadi wadah pemersatu bagi seluruh paguyuban perantau Aceh serta masyarakat berdarah Aceh yang bernaung di bawah TIM, guna memperkuat koordinasi dan meningkatkan peran organisasi ke depan.

Ketua Umum PPTIM, Ir. Muslim Armas, menegaskan pentingnya membangun kultur kolaborasi yang sehat dan produktif. “Taman Iskandar Muda adalah rumah besar kita. Di sini kita tumbuhkan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi agar mampu berperan di pentas nasional,” ujarnya.

Raker juga menghadirkan arahan dari Dr. Ir. H. Mustafa Abubakar, M.Si., mantan Menteri BUMN sekaligus Dewan Kehormatan TIM. Ia menyoroti perlunya penguatan tata kelola organisasi, optimalisasi program sosial, peningkatan kapasitas SDM perantau Aceh, serta perluasan jejaring kolaborasi nasional.

Dari SEUSAMA, turut hadir Zulkifli Ibrahim, SE, Ak,. - Ketua Umum, Sri Novakandi, - Sekretaris Umum, dan jajaran pengurus inti lainnya, Said Rulam Fauzi, Le Putra, Harry Jarot dan Zahara. Kehadiran SEUSAMA sebagai bentuk komitmen memperkuat sinergi antarkomunitas perantau Aceh dan mendukung program strategis TIM.

Dalam sidang komisi, Raker menyoroti beberapa prioritas, seperti penguatan manajemen organisasi, peran satgas sosial dan kebencanaan, pemberdayaan ekonomi perantau, pembinaan generasi muda, serta perluasan kolaborasi antarorganisasi Aceh di Jabodetabek.

Raker TIM II 2025 diharapkan menjadi momentum penyatuan visi dan energi baru bagi perantau Aceh, sehingga TIM semakin siap menjadi wadah strategis yang menjaga identitas sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Raker kali ini diadakan untuk membahas dan mengevaluasi program kerja, kemudian membahas kembali anggaran dasar (AD), dan anggaran rumah tangga (ART) PPTIM.



Pimpinan sidang raker dipimpin oleh Umaimah Wahid didampingi Ketua PPTIM Muslim Armas, Sekretaris Umum Yusra Huda, selanjutnya Iskandar Zamzami, Muallim S Unoe, dan Said Rulam Fauzi. Kemudian pimpinan sidang pembahasan AD/ART dipimpin Banta Umar, didamping M Basyir, Teuku Iskandar, Muallim S Unoe, Khalili, dan Deni Mahesa.

Muslim Armas mengatakan Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PP. TIM) periode ini sudah menjalankan berbagai program kerja yang sudah disetujui sebelumnya. Sisanya akan diselesaikan dalam jangka waktu 1 tahun sisanya, sebelum musyawarah besar pada tahun 2026.

Kemudian pembahasan AD/ART telah dibentuk tim ad hoc untuk pembahasan. Dia menekan raker ini bukan untuk mengubah atau mengesahkan AD/ART, karena itu tetap akan dilakukan saat mubes.

Taman Iskandar Muda sebagai organisasi masyarakat pasti akan ada perbedaan pendapat. Namun, dia meminta perbedaan pendapat jangan dibawa ke hati, apalagi sampai bermusuhan. Taman Iskandar Muda tetap akan memutuskan kebijakan atas dasar musyawarah mufakat.

Selain itu, di sela raker PP. TIM juga menggelar salat gaib untuk korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang dipimpin oleh Teungku Dr Saiful Rahmad Adam.

PP.TIM masih membuka donasi atau mengumpulkan bantuan untuk korban banjir dan longsor di Aceh. Donasi dibuka bersama cabang, organisasi lokal, dan organisasi sektoral.

PP.TIM juga sudah membentuk Satgas TIM Peduli Bencana Aceh Sumatera untuk mengordinasi pengumpulan bantuan dan pengiriman kepada korban banjir dan longsor. (LEP)

Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga