BY GentaraNews IN Nasional
BY GentaraNews IN Nasional
Jakarta – Buka Puasa Bersama (bukber) adalah mempererat tali silaturahmi, memperkuat hubungan sosial dan persaudaraan, dan berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan. Seuramo Syedara Lhokseumawe (SEUSAMA) melaksanakan kegiatan buka Puasa Bersama dan Launching Program Pembangunan 15 Balai Pengajian yang dihadiri anggota Seusama berlangsung akrab dan penuh canda dalam tema “Puasa Ramadhan Melatih Kesalehan Individu dan Kesalehan Sosial”, Acara ini dihadiri sekitar 150 orang berlangsung di Mie Aceh Samudra, Manggarai. Jakarta. Selasa (10 Maret 2026)
Acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qu’an oleh Ustadz Fauzan dilanjutkan dengan Selawatan yang diikuti seluruh peserta.
Dalam Sambutanya Ketua Umum Seusama mengucapkan selamat dating kepada seluruh peserta yang hadir dan terutama kepada tokoh masyarakat Aceh yang juga Dewan Pembina Seusama, Dr. Ir. Surya Darma, MBA beserta ibu, Teuku Fachruddin dan Ketua Dewan Pembina Seusama Marsekal Muda TNI (Purn.) Fachri Adamy, S.E.
“Distribusi bantuan dana yang terkumpul kami salurkan untuk Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Pidi Jaya, Kabupaten Bireun, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tamiang, memang bantuan yang kami salurkan jauh daripada yang masyarakat terdampak butuhkan,” tegas Zulkifli Ibrahim.
Selanjutnya
Tim Relawan Seusama Peduli Banjir dan Tanah Longsor di Aceh mendata seberapa
banyak balai pengajian yang hancur, data yang terkumpul ada 15 balai pengajian
yang akan kami bangun di Aceh Utara.
“Kedatangan saya dan beberapa teman ke Aceh pada tanggal 16 Januari, menyumbangkan dana untuk Meugang kepada warga terdampak di Lhokseumawe dan Aceh Utara,” jelas Ketua Dewan Pembina dalam sambutannya.
“Saya dapat informasi untuk kabupaten Aceh Utara ada yang tidak mendapatkan bantuan dari Pemda, kelak kalau Seusama membangun 15 balai pengajian di Aceh Utara agar di survey Kembali agar tidak tumpeng tindih,” pinta Fachri Adamy
“Saya mengingatkan kepada Ketum Seusama dan Pengurus dana yang telah terhimpun berserta barang yang diterima, dapat dibuat laporan tertulis dan di share kepada keluarga besar Seusama dan kepada donatur, agar kita memperoleh kepercayaan” harap Fachri Adamy
“Kedepan bila ada kegiatan harus direncanakan secara matang, bila ada program sosial dan keagamaan segera laksanakan, bila timbul dana semua anggota Seusama ringan tangan membantu. Bila ada program kerja yang belum dilaksanana dibuatkan laporan, apa kendalanya dalam bentuk tulisan bersama kegiatan yang sudah dilaksanakan,” harap Fachri Adamy lagi
“Puasa
melatih kita untuk sabar, demikian halnya dalam menanggapi media sosial kita
harus bijak dalam berbagi informasi dan mengomentari dalam group WA, selanjunya
saya akan memberi apresiasi kepada 3 orang yang khatam Al Qur’an dalam bulan Ramadhan
ini,” pungkas Fachri Adamy
Hadir dan memberi sambutan Dr. Ir. Surya Darma, MBA yang juga mantan Ketum Taman Iskandar Muda, mengajak yang hadir untuk ucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT berkat karunia dan Inayah NYA kita dapat berkumpul disini dalam rangka buka puasa keluarga besar Bersama. Selawat dan salam kita sampaikan kepad junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
“Saya apresiasi kepada Seusama yang sangat aktif membantu korban banjir Aceh, terima kasih kepada pak Fachri atas dorongannya dan pak Zulkifli dan tim relawan yang berjibaku pergi naik kapal perang KRI Semarang milik TNI dan pulang naik pesawat Hercules,” ucap Surya Darma
Selanjutnya Surya Darma sangat apresiasi kepada Seusama yang terjun ke Aceh selama 40 hari, membau laporan lengkap kondisi Aceh dalam bentuk tulisan menjadi sebuah buku setebal 350 halaman judulnya pun Manefesto Ekosida Di Serambi Mekah (pemusnahan lingkungan dan ekosistem secara masif, ilegal, atau sembrono, yang menyebabkan kerusakan parah, luas, atau jangka panjang, serta mengancam kehidupan manusia. Red) dan laporan ini sudah diberian kepada panitia Simposium yang dilaksanakan oleh Diaspora Global Aceh di Gedung Nusantara IV DPR RI. Sementara yang lain menyebutkan banjir dan Longsor Seusama menyebutkan Ekosida.
“Saya sebagai sekretaris Diaspora Global Aceh akan memberikan rekomendasi kepada Gubernur dan Presiden tulisan Manefesto Ekosida Di Serambi Mekah dari Seusama,” pungkas Surya Darma
Srinova Kandi tampil sebagai relawan Banjir Aceh yang menamakan diri SEUSAMA PEDULI berceria selama jadi relawan di Aceh sekaligus mempersentasikan rencana pembangunan 15 unit balai pengajian dengan dana Rp. 350 juta per unit
Acara dilanjutkan Dengan pemukulan Rapa’I pertanda di mulai peluncuran donasi pembangunan 15 unit balai pengajian di Aceh Utara.
Acara ini juga diisi tausiah Ramadhan yang
disampaika oleh Ustadz Mehlul, yang menyampaikan ada banyak karunia dan Rahmat
Allah berikan dalam Ramadhan, semoga 10 hari yang terakhir ini kita mampu memaksimalkan
ibadah, karena 10 hari terakhir ada banyak sekali maghfirah.
Acara di tutup dengan buka puasa bersama dengan menu masakan khas Aceh dilanjutkan dengan Shalat Maghrib berjamaah kemudian makan malam lalu dilanjutkan dengan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah. (LEP)
BY GentaraNews IN Nasional
BY GentaraNews IN Nasional
Hotel Borobudur menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jakarta bekerja sama Forum Komunikasi Penghubung Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (FORKAPPSI), Indonesian Gastronomy Community (IGC) dan Asosiasi Pengusaha Jasa Boga menggelar acara bertajuk "Discover Nusantara", sebuah perayaan yang menampilkan kekayaan budaya dari 38 provinsi di Indonesia. Bertempat d ruang Timor Hotel Borobudur, Jakarta. Rabu (6 Agustus 2025).
Acara ini dimulai dari tanggal 6 Agustus hingga 31 Agustus 2025 yang akan menampilkan ragam seni budaya dari seluruh penjuru Ini adalah bentuk peringatan terhadap HUT RI ke-80 sekaligus memperlihatkan kekayaan dan keberagaman etnis bangsa kita,” ujar Choky Darmawan Executive Operation Manager at Hotel Borobudur Jakarta pada sela-sela seremoni pembukaan
Menurut Choky Darmawan, pembukaan acara hari ini dihadiri oleh Dirjen dari Safrizal Zakaria Ali adalah pamong praja Indonesia yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Kepala Badan Penghubung dari seluruh Indonesia yang berada di Jakarta.
“Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan komunitas etnis dari berbagai daerah yang kini berdomisili di Jakarta. Inilah bentuk nyata dari kebhinnekaan yang kita miliki,” Tambah Wakil Ketua FPK Budi Siswanto
Budi menjelaskan, rangkaian kegiatan "Discover Nusantara" akan ditutup pada 31 Agustus dengan pesta kuliner Nusantara, yang menampilkan beragam jenis soto khas dari seluruh provinsi di Indonesia.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menyaksikan tampilan budaya, tetapi juga merasakan langsung kekayaan kuliner dari tanah air,” kata Budi.
Sementara itu, General Manager Hotel Borobudur, Anggi Ayuningtiyas, menyatakan bahwa program Discover merupakan bentuk komitmen hotel dalam melestarikan kebudayaan Nusantara.
“Ini bukan sekadar acara tahunan, melainkan wujud nyata kami dalam mendukung pelestarian budaya bangsa. Kolaborasi ini terwujud berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Indonesia Gastronomy Community dan Asosiasi Pengusaha Jasa Boga,” ungkapnya.
Anggi menegaskan bahwa Hotel Borobudur akan terus menyediakan ruang dan dukungan bagi berbagai inisiatif pelestarian budaya.
“Kami berharap sinergi ini akan terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak gerakan serupa ke depannya,” ujar Anggi.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Forum Komunikasi Pemerintah Penghubung Seluruh Indonesia (FORKAPPSI), Donald Isaac, turut menyampaikan apresiasinya kepada Hotel Borobudur
“Hotel Borobudur merupakan satu-satunya hotel yang secara konsisten memberi ruang bagi pemerintah provinsi dari seluruh Indonesia untuk mempromosikan seni, budaya, dan produk UMKM daerah,” katanya.
Donald juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya di tengah arus globalisasi. “Budaya adalah jati diri dan karakter bangsa. Di tengah gempuran informasi global, acara seperti ini penting untuk memperkuat identitas nasional,” tegasnya.
Acara “Discover Nusantara” menjadi simbol nyata semangat persatuan dalam keberagaman, serta bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.
Acara pembukaan dimeriahkan oleh penampilan seni budaya dari berbagai daerah seperti Tari Sekapur Sirih (Jambi), Tari Jepen Kipas & Gong (Kalimantan Timur), Tari Mangastuti Pujo (Yogyakarta), serta pertunjukan angklung dari komunitas Wanita Sarinah Berkebaya. Talkshow bertema “Membangun Persatuan Bangsa melalui Diplomasi Budaya dan Representasi Daerah” turut menambah makna dari rangkaian pembukaan ini.
Ke
depannya kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan,
terutama dengan banyaknya kegiatan kebudayaan di berbagai tempat di Indonesia, program
ini dapat menjadi inspirasi lintas industri untuk ikut mendorong kemajuan
pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. (LEP)
BY GentaraNews IN Nasional
Peringatan hari Didong yang di tetapkan tanggal 5 Desember. Seni tradisi Didong Gayo ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Sekretaris Jenderal Dewan DPR RI, Dr Indra Iskandar MSi, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan peringatan Hari Didong 2025 dengan mengusung tema "Jiwa Gayo Merayakan Didong" yang digelar di Aula Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (5/8/2025).
Dalam
sambutannya, Dr Indra menekankan bahwa perayaan ini bukan sekadar panggung
seni, melainkan panggilan jiwa untuk merawat warisan dan menjaga identitas
budaya masyarakat Gayo.
Dihadapan
para tokoh masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Arsip DKI Jakarta, serta
komunitas seni dan budaya, Indra menyatakan bahwa Didong sastra lisan
khas Gayo,
memiliki nilai luhur yang harus terus diwariskan.
“Didong
bukan hanya hiburan, ia adalah cerminan jiwa dan nilai-nilai masyarakat Gayo yang
diwariskan turun-temurun,” ujarnya.
Peringatan Hari Didong
Peringatan Hari Didong ini diselenggarakan oleh Komunitas Desember Kopi bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip DKI Jakarta serta PDS HB Jassin, dengan tajuk “Jiwa Gayo, Merayakan Didong”.
Kegiatan
ini merupakan bentuk penghormatan, pelestarian, dan revitalisasi terhadap seni
Didong yang pada tahun 2015 telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak
Benda (WBTB) Nasional.
Lebih lanjut, Indra mengingatkan bahwa eksistensi Didong menghadapi tantangan besar, terutama minimnya regenerasi dan dukungan.
Oleh
karena itu, momen seperti ini sangat penting sebagai bagian dari ikhtiar
menjaga keberlanjutan tradisi di tengah arus perubahan zaman.
Hari Didong sendiri ditetapkan pada 5 Agustus melalui kesepakatan bersama dalam Seminar Didong Gayo yang berlangsung di Takengon pada 2023 dan dihadiri lebih dari 200 seniman dari tiga kabupaten: Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.
Rangkaian acara kali ini menampilkan dialog budaya bersama Maestro Didong Udin Musara diwakili putranya, Azzam Musara, karena yang bersangkutan sedang sakit.
“Semoga kegiatan ini menjadi cahaya yang menerangi jalan pelestarian budaya kita,” tutup Indra, sembari mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat ruang-ruang kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa.
Ketua Musara Gayo Jabodetabek,
Drs Akmujaini Abdul Karim menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi forum
silaturrahmi sekaligus memperkenalkan Didong kepada khalayak lebih luas.
Musara Gayo hampir setiap tahun menggelar acara sebi budaya Gayo, salah satunya adalah Didong.
"Kita beri apresiasi terhadap usaha yang dilakukan ini sebagai bentuk merawat identitas budaya kuat," katanya.
Irmansyan yang menjadi ketua panitia Seminar Didong di Takengon pada 5 Agustus 2023 menguraikan kembali tentang lahirnya keputusan bersama Hari Didong tersebut.
Diawali dengan penyelenggaraan Kopi Gayo Didong Runcang di Aceh Tengah dan Bener Meriah atas dukungan penuh tokoh Gayo dr Eddi Junaidi SpOG SH MKes.
Kemudian dilanjutkan dengan seminar Didong yang diikuti 200 seniman Didong, melahirkan keputusan Hari Didong.
"Tahun ini adalah yang kedua dirayakan Hari Didong," ujar Irmansyah.
Sekilas
Tentang Didong
Kesenian
Didong merupakan salah satu jenis seni sastra yang berkembang dan masih terjaga
kelestariannya pada masyarakat Gayo.
Didong dapat diartikan juga sebagai nyanyian rakyat yang menggambarkan bentuk seni sastra, seni suara dan seni tari.
Seni
pertunjukkan tradisional Didong ini sudah menjadi bagian dari tradisi
masyarakat Gayo dan
mampu bertahan hingga saat ini.
Tidak hanya ditampilkan pada hari-hari besar agama Islam, Didong juga dipertunjukkan dalam rangka memeriahkan kesenian Gayo seperti upacara adat perkawinan.
Didong
menampilkan lantunan syair-syair berbahasa Gayo yang
mengandung makna serta berbagai simbol yang ada dalam pertunjukan.
Syair-syair
yang dilantunkan adalah sebagai refleksi sosial dan religius dari Ceh Didong
tentang berbagai persoalan sosial yang ada di masyarakat.
BY GentaraNews IN Berita, Nasional, Olah Raga, Piala Dunia, Sepak Bola Berita
Gentara News,-
Timnas Indonesia berhasil meraih
kemenangan penting dengan skor 1-0 atas Bahrain dalam laga lanjutan Grup C
Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan yang digelar di Stadion
Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (25/3/2025), menjadi
sorotan berkat penampilan impresif Skuad Garuda di bawah asuhan pelatih Patrick
Kluivert.
Sejak peluit pertama dibunyikan,
Indonesia langsung menunjukkan permainan yang berbeda dan lebih solid
dibandingkan dengan laga sebelumnya melawan Australia. Timnas Indonesia tampil
lebih terorganisir, dengan komunikasi yang baik di antara pemain dan
memperlihatkan peningkatan signifikan di setiap lini. Perubahan taktik yang
diterapkan oleh Kluivert terbukti efektif, membawa dampak positif terhadap
performa tim.
Gol cepat yang dicetak oleh
penyerang andalan, Ole Romeny, pada menit ke-24 menjadi pembuka keunggulan bagi
Indonesia. Umpan matang dari Marselino Ferdinan berhasil diterima dengan baik
oleh Romeny, yang kemudian dengan tenang menaklukkan penjaga gawang Bahrain.
Gol tersebut tidak hanya membawa Indonesia unggul, tetapi juga membakar
semangat para pemain dan para suporter yang memadati SUGBK. Ribuan suporter
Indonesia tampak bergemuruh dan memberikan dukungan luar biasa sepanjang
pertandingan.
Meski Bahrain berusaha memberikan
tekanan dengan beberapa peluang berbahaya, pertahanan Indonesia tetap kokoh,
dengan kiper dan lini belakang tampil solid sepanjang laga. Keberhasilan
menjaga keunggulan 1-0 hingga akhir pertandingan menjadi bukti nyata atas kerja
keras dan strategi yang diterapkan oleh tim pelatih.
Kemenangan ini menjadi modal
berharga bagi Timnas Indonesia dalam perjuangan mereka untuk meraih tiket ke
Piala Dunia 2026. Dengan penampilan seperti ini, Skuad Garuda semakin
optimistis untuk menghadapi laga-laga berikutnya dan terus bersaing di
kualifikasi zona Asia.
Kemenangan 1-0 ini tak hanya
menyemangati tim, tetapi juga menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi
besar dalam menghadapi lawan-lawan tangguh di kualifikasi Piala Dunia. Ole
Romeny, dengan golnya yang menentukan, menjadi pahlawan dalam laga ini dan
menunjukkan kualitas serta ketajaman yang dimiliki dalam serangan. (GN)
#timnas #indonesia #olahraga #jakarta #internatsional #indonesiavsbahrain #kitaindonesia #pialadunia2026
BY GentaraNews IN Daerah, Internasional, Nasional, Olah Raga, Sepak Bola Berita
Gentara News,-
Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya dalam Kualifikasi Piala
Dunia 2026 dengan menghadapi Bahrain pada malam ini, Selasa (25/3), di Stadion
Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pertandingan ini merupakan matchday kedelapan
Grup C ronde ketiga yang bisa menjadi penentu penting bagi langkah Skuad Garuda
menuju Piala Dunia 2026.
Situasi Klasemen Grup C
Indonesia saat ini berada di peringkat keempat dengan raihan enam poin,
sementara Bahrain ada di bawahnya dengan poin yang sama. Menariknya, kedua tim
memiliki selisih gol yang identik, yaitu -7. Meski begitu, Indonesia lebih
unggul dalam hal produktivitas gol, mencetak tujuh gol berbanding lima gol
milik Bahrain.
Sementara itu, posisi puncak klasemen dihuni oleh Jepang yang sudah
memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 dengan total 19 poin. Australia ada di
peringkat kedua dengan 10 poin, sementara Arab Saudi di posisi ketiga dengan 9
poin. Di bawah Indonesia dan Bahrain, China menjadi tim dengan poin paling sedikit,
yaitu enam, namun selisih gol mereka sangat buruk dengan -11.
Skenario Lolos Piala Dunia 2026
Dengan dua laga tersisa setelah pertandingan melawan Bahrain, Indonesia
masih memiliki kesempatan untuk lolos, dengan total sembilan poin yang bisa
diperebutkan. Oleh karena itu, laga malam ini menjadi sangat penting.
Kemenangan atas Bahrain akan membawa Indonesia meraih sembilan poin, dan
memberikan peluang lebih besar untuk lolos ke babak berikutnya.
Namun, hasil laga lain juga berperan dalam menentukan nasib Indonesia. Jika
Indonesia menang, mereka berharap Arab Saudi dapat kehilangan poin saat melawan
Jepang yang sudah lolos. Laga ini akan digelar lebih awal pada hari yang sama,
pukul 17.35 WIB. Selain itu, Australia juga akan bertandang ke China pada pukul
18.00 WIB, dengan Socceroos diperkirakan akan kembali memenangkan pertandingan
setelah unggul 3-1 pada pertemuan pertama.
Apa yang Terjadi Jika Indonesia Kalah?
Di sisi lain, jika Indonesia gagal meraih kemenangan atas Bahrain, peluang
mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026 akan semakin tipis. Kekalahan akan
mengurangi angka mereka, sementara Bahrain yang juga membutuhkan poin penuh
akan memiliki keunggulan dalam perebutan posisi lebih baik di klasemen. Situasi
ini bisa mempengaruhi moral tim, terutama dengan masih tersisa dua laga lagi
yang harus dimaksimalkan.
Laga Indonesia vs Bahrain malam ini jelas akan sangat menentukan arah
perjuangan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Timnas Garuda
harus tampil maksimal, dengan harapan meraih tiga poin dan berharap hasil
positif dari pertandingan lain yang berlangsung pada hari yang sama. Kemenangan
akan memperbesar peluang Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026, sedangkan
kekalahan bisa membuat jalan mereka semakin sulit. (GN)
#timnas #indonesia #olahraga #jakarta #internatsional #indonesiavsbahrain #kitaindonesia #pialadunia2026
BY GentaraNews IN Nasional
Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) DKI Jakarta, Andi Syamsul Zakaria, SH, MH atau akrab disapa Bang Syamzack dalam sambutannya menegaskan bahwa ajang ini membuktikan bagaimana seni dan budaya dapat menjadi media yang efektif dalam memperkuat nilai kebangsaan. "Lewat film, anak-anak muda kita dapat mengekspresikan semangat persatuan dengan cara yang lebih kreatif dan mengena," ujarnya.
Sebagai Ketua Panitia, Dr. (c) Ir. Hamry Gusman Zakaria, MM, yang juga Anggota Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Provinsi Jakarta dan Narasumber LEMHANNAS RI, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta. "Kami berharap lomba ini menjadi wadah kreatif bagi anak-anak muda untuk terus mengangkat nilai kebangsaan dan memperkuat rasa cinta tanah air," katanya.
Dalam ajang ini, SMAN 56 Jakarta meraih Juara 1 dengan film "Aku, di antara Kalian", disusul Forum Pembauran Kebangsaan Jakarta Timur sebagai Juara 2 dengan "Satukan Bangsa Lewat Permainan Tradisional", serta Jurnalis SMKN 11 Jakarta sebagai Juara 3 dengan "Aku Juga Sama". Selain itu, Juara Harapan 1 diraih oleh SMK Kesehatan Global Cendekia dengan film "Sumpah Pemuda", Juara Harapan 2 oleh SMKN 28 Jakarta Selatan dengan "Merajut Samar", dan Juara Harapan 3 oleh SMKN 50 Jakarta dengan "Jejak Lara".
Ketua FPK DKI Jakarta, menambahkan
bahwa kegiatan seperti ini perlu terus didukung agar generasi muda semakin
memahami arti penting persatuan dalam keberagaman. "Semoga film-film
inspiratif ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak muda lainnya untuk terus
berkarya demi Indonesia yang lebih kuat dan bersatu," pungkasnya.
Le Putra dari FPK Jakarta Timur yang
mewakili menerima Piala dan Piagam Ketika
ditanya mengatakan, “Film ini hasil
kerja keluarga besar FPK Jakarta Timur,
semoga generasi muda tidak melupakan permainan tradisional karena dapat melatih
keterampilan sosial dan emosional, meningkatkan kreativitas, mengajarkan
nilai-nilai budaya, mengembangkan keterampilan motorik, dan meningkatkan
kemampuan kognitif,” ujarnya (LEP)
BY GentaraNews IN Nasional