Baca Juga

Daerah (517) Nasional (244) Berita (119) Internasional (37) education (29) news (27) Berita Gema Nusantara (25) Nasiona (22) Duit (16) Tentang Narkoba (6) Teknologi (5) Gema (4) video (4) Pilkada 2024 (3) opini (3) Ai (2) Financial (2) Olah Raga (2) Peraturan (2) Profile (2) Sepak Bola Berita (2) kesehatan (2) Piala Dunia (1) herbal (1) pendidikan (1)
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Desember 2025

H. Rhoma Irama Disambut Dengan Upacara Adat Gayo Aceh di Tamini Squer Jakarta Timur

BY GentaraNews IN ,



Jakarta – Lembaga Seni Budaya Gayo Aceh ( Lesbuga) bekerja sama dengan manajemen Taman Mini Square, menggelar acara Pray For Aceh Sumatra, Sejumlah tokoh Gayo turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Alwien Desry, Hasan Daling, Almujaini Abdul Karim serta tokoh masyarakat lainnya. Acara ini yang juga menghadirkan Raja Dangdut Indonesia, H Rhoma Irama dalam kesempatan ini memberikan tausyiah dalam kegiatan yang digelar di Taman Mini Square, Jakarta, Sabtu Dan Minggu (20-21/12/2025).

Hadir juga artis Dangdut Caca Handika yang membawakan beberapa lagu hits miliknya dan sejumlah artis KDI juga Artis Dangdut Academy lainnya, Kegiatan ini menjadi momentum doa bersama sekaligus penggalangan bantuan bagi para korban banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh dan sejumlah wilayah di Sumatra, khususnya kawasan Gayo.

Dalam kesempatan tersebut, H Rhoma Irama memberikan sambutan dan dilanjutkan dengan Do'a utk masyarat Aceh dan Sumatera lalu spontan menyumbangkan donasi sebesar Rp 5 juta untuk membantu para korban bencana. Selanjutanya petugas mengedarkan kotak donasi mengelilingi Mall, menghampiri pengunjung yang hadir.



Selain menyampaikan tausyiah, Raja Dangdut Indonesia itu juga menyanyikan satu lagu sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril bagi masyarakat terdampak.

Rhoma Irama disambut dengan Tepung Tawar, upacara adat Gayo dan dikenakannya motif Gayo, lalu dikalungi syal khas Gayo. Aceh.

Ketua Umum Lesbuga, Aris Idaman, menyampaikan bahwa musibah yang terjadi di Aceh dan Sumatra merupakan peristiwa besar yang membutuhkan perhatian serius dari semua pihak.

“Hingga saat ini, masih terdapat sejumlah desa yang belum tersentuh bantuan akibat kondisi medan yang sulit dijangkau,” Jelas Aris Idaman

Hal senada disampaikan Ketua Umum Musara Gayo, Almujaini Abdul Karim. Ia menjelaskan bahwa skala bencana sangat luas, sementara akses menuju sejumlah wilayah terputus akibat rusaknya jalan dan jembatan.

“Kami sudah mengirimkan bantuan, namun tidak dapat menjangkau daerah tujuan. Satu-satunya cara adalah melalui bantuan udara,” ujarnya.

Rhoma Irama hadir dan menyampaikan tausiah yang menyinggung kemungkinan penyebab bencana yang terjadi, antara lain akibat praktik ilegal logging dan deforestasi.

“bagi orang-orang yang terdampak, musibah ini merupakan ujian dari Allah SWT berupa kelaparan, kekurangan jiwa, dan kekurangan harta,” tegas Bang Haji Rhoma Irama

“Allah telah berfirman, berikan kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yang apabila ditimpa musibah mereka mengucapkan innalillahi wa inna ilaihi raji’un,” ujar Rhoma.

Dengan kesadaran tersebut, lanjut Rhoma, manusia diajarkan untuk bersabar karena pada hakikatnya semua yang dimiliki hanyalah titipan.

“Semuanya pinjaman, bukan milik kita. Semua milik Allah,” katanya.

Ia juga meyakini bahwa bencana yang menimpa Aceh dan Sumatra ini, insya Allah, hanyalah cobaan.

Bagi mereka yang wafat, Rhoma berharap Allah SWT memberikan amal syahid. Sementara bagi yang terdampak dan mampu bersabar, Allah SWT akan menggantinya dengan yang lebih baik serta menghapus dosa-dosanya.

“Tidak ada peristiwa yang benar-benar merugikan orang beriman, karena pada hakikatnya Allah sangat mencintai orang-orang yang beriman,” pungkasnya.

Pada kesempan ini Rhoma Irama juga menyumbang satu buah lagu, diikuti dengan foto bersama seluruh panitian dan para artis yang hadir.

Pada kesempatan ini Pembina Lasbuga Alwien Desry, SH, MH, memberikan "apresiasi dan terima kasih kepada pengurus Lesbuga, yg telah menghadirkan raja dangdut ternama H. Rhoma Irama pada puncak acara tgl 21 Desember 2025,
Tentu saja kehadiran bliau merasakan empati atas musibah yg melanda aceh dan sumatera," kata Alwien (LEP)






Sabtu, 06 Desember 2025

Seusama Hadir Dalam Raker II Taman Iskandar Muda

BY GentaraNews IN

 



Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda mengundang Seuramo Syedara Lhokseumawe (Seusama) sebagai salah satu organisasi lokal pada Rapat Kerja (Raker II) Tahun 2025, bersama organisasi lokal, organisasi sektoral dan cabang Taman Iskandar Muda, Turut hadir Ketua Dewan Kehormatan PPTIM Mustafa Abubakar, Ketua Dewan Penasihat Surya Darma, dan majelis mufakat. yang digelar di Ruang Serbaguna Masjid Baiturrahman DPR RI, Jakarta, Sabtu (6/12/2025).


Dalam Raker II organisasi TIM periode 2022–2026 yang digelar diharapkan sebagai konsolidasi sekaligus evaluasi arah gerak organisasi. Raker ini menjadi wadah pemersatu bagi seluruh paguyuban perantau Aceh serta masyarakat berdarah Aceh yang bernaung di bawah TIM, guna memperkuat koordinasi dan meningkatkan peran organisasi ke depan.

Ketua Umum PPTIM, Ir. Muslim Armas, menegaskan pentingnya membangun kultur kolaborasi yang sehat dan produktif. “Taman Iskandar Muda adalah rumah besar kita. Di sini kita tumbuhkan komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi agar mampu berperan di pentas nasional,” ujarnya.

Raker juga menghadirkan arahan dari Dr. Ir. H. Mustafa Abubakar, M.Si., mantan Menteri BUMN sekaligus Dewan Kehormatan TIM. Ia menyoroti perlunya penguatan tata kelola organisasi, optimalisasi program sosial, peningkatan kapasitas SDM perantau Aceh, serta perluasan jejaring kolaborasi nasional.

Dari SEUSAMA, turut hadir Zulkifli Ibrahim, SE, Ak,. - Ketua Umum, Sri Novakandi, - Sekretaris Umum, dan jajaran pengurus inti lainnya, Said Rulam Fauzi, Le Putra, Harry Jarot dan Zahara. Kehadiran SEUSAMA sebagai bentuk komitmen memperkuat sinergi antarkomunitas perantau Aceh dan mendukung program strategis TIM.

Dalam sidang komisi, Raker menyoroti beberapa prioritas, seperti penguatan manajemen organisasi, peran satgas sosial dan kebencanaan, pemberdayaan ekonomi perantau, pembinaan generasi muda, serta perluasan kolaborasi antarorganisasi Aceh di Jabodetabek.

Raker TIM II 2025 diharapkan menjadi momentum penyatuan visi dan energi baru bagi perantau Aceh, sehingga TIM semakin siap menjadi wadah strategis yang menjaga identitas sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat dan bangsa.

Raker kali ini diadakan untuk membahas dan mengevaluasi program kerja, kemudian membahas kembali anggaran dasar (AD), dan anggaran rumah tangga (ART) PPTIM.



Pimpinan sidang raker dipimpin oleh Umaimah Wahid didampingi Ketua PPTIM Muslim Armas, Sekretaris Umum Yusra Huda, selanjutnya Iskandar Zamzami, Muallim S Unoe, dan Said Rulam Fauzi. Kemudian pimpinan sidang pembahasan AD/ART dipimpin Banta Umar, didamping M Basyir, Teuku Iskandar, Muallim S Unoe, Khalili, dan Deni Mahesa.

Muslim Armas mengatakan Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda (PP. TIM) periode ini sudah menjalankan berbagai program kerja yang sudah disetujui sebelumnya. Sisanya akan diselesaikan dalam jangka waktu 1 tahun sisanya, sebelum musyawarah besar pada tahun 2026.

Kemudian pembahasan AD/ART telah dibentuk tim ad hoc untuk pembahasan. Dia menekan raker ini bukan untuk mengubah atau mengesahkan AD/ART, karena itu tetap akan dilakukan saat mubes.

Taman Iskandar Muda sebagai organisasi masyarakat pasti akan ada perbedaan pendapat. Namun, dia meminta perbedaan pendapat jangan dibawa ke hati, apalagi sampai bermusuhan. Taman Iskandar Muda tetap akan memutuskan kebijakan atas dasar musyawarah mufakat.

Selain itu, di sela raker PP. TIM juga menggelar salat gaib untuk korban banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang dipimpin oleh Teungku Dr Saiful Rahmad Adam.

PP.TIM masih membuka donasi atau mengumpulkan bantuan untuk korban banjir dan longsor di Aceh. Donasi dibuka bersama cabang, organisasi lokal, dan organisasi sektoral.

PP.TIM juga sudah membentuk Satgas TIM Peduli Bencana Aceh Sumatera untuk mengordinasi pengumpulan bantuan dan pengiriman kepada korban banjir dan longsor. (LEP)

Rabu, 06 Agustus 2025

Hotel Borobudur Jakarta Gandeng FPK Gelar Discover Nusantara

BY GentaraNews IN


Hotel Borobudur menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jakarta bekerja sama Forum Komunikasi Penghubung Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (FORKAPPSI), Indonesian Gastronomy Community (IGC) dan Asosiasi Pengusaha Jasa Boga menggelar acara bertajuk "Discover Nusantara", sebuah perayaan yang menampilkan kekayaan budaya dari 38 provinsi di Indonesia. Bertempat d ruang Timor Hotel Borobudur, Jakarta. Rabu (6 Agustus 2025).


Acara ini dimulai dari tanggal 6 Agustus hingga 31 Agustus 2025 yang akan menampilkan ragam seni budaya dari seluruh penjuru Ini adalah bentuk peringatan terhadap HUT RI ke-80 sekaligus memperlihatkan kekayaan dan keberagaman etnis bangsa kita,” ujar Choky Darmawan Executive Operation Manager at Hotel Borobudur Jakarta pada sela-sela seremoni pembukaan

Menurut Choky Darmawan, pembukaan acara hari ini dihadiri oleh Dirjen dari Safrizal Zakaria Ali adalah pamong praja Indonesia yang menjabat sebagai Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta Kepala Badan Penghubung dari seluruh Indonesia yang berada di Jakarta. 

“Acara ini juga dimeriahkan oleh penampilan komunitas etnis dari berbagai daerah yang kini berdomisili di Jakarta. Inilah bentuk nyata dari kebhinnekaan yang kita miliki,” Tambah Wakil Ketua FPK Budi Siswanto

Budi menjelaskan, rangkaian kegiatan "Discover Nusantara" akan ditutup pada 31 Agustus dengan pesta kuliner Nusantara, yang menampilkan beragam jenis soto khas dari seluruh provinsi di Indonesia. 

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya menyaksikan tampilan budaya, tetapi juga merasakan langsung kekayaan kuliner dari tanah air,” kata Budi.

Sementara itu, General Manager Hotel Borobudur, Anggi Ayuningtiyas, menyatakan bahwa program Discover merupakan bentuk komitmen hotel dalam melestarikan kebudayaan Nusantara. 

“Ini bukan sekadar acara tahunan, melainkan wujud nyata kami dalam mendukung pelestarian budaya bangsa. Kolaborasi ini terwujud berkat dukungan berbagai pihak, termasuk Indonesia Gastronomy Community dan Asosiasi Pengusaha Jasa Boga,” ungkapnya. 

Anggi menegaskan bahwa Hotel Borobudur akan terus menyediakan ruang dan dukungan bagi berbagai inisiatif pelestarian budaya. 

“Kami berharap sinergi ini akan terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak gerakan serupa ke depannya,” ujar Anggi. 

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Forum Komunikasi Pemerintah Penghubung Seluruh Indonesia (FORKAPPSI), Donald Isaac, turut menyampaikan apresiasinya kepada Hotel Borobudur

“Hotel Borobudur merupakan satu-satunya hotel yang secara konsisten memberi ruang bagi pemerintah provinsi dari seluruh Indonesia untuk mempromosikan seni, budaya, dan produk UMKM daerah,” katanya.

Donald juga menyoroti pentingnya pelestarian budaya di tengah arus globalisasi. “Budaya adalah jati diri dan karakter bangsa. Di tengah gempuran informasi global, acara seperti ini penting untuk memperkuat identitas nasional,” tegasnya.

Acara “Discover Nusantara” menjadi simbol nyata semangat persatuan dalam keberagaman, serta bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya yang dimiliki bangsa Indonesia.



Acara pembukaan dimeriahkan oleh penampilan seni budaya dari berbagai daerah seperti Tari Sekapur Sirih (Jambi), Tari Jepen Kipas & Gong (Kalimantan Timur), Tari Mangastuti Pujo (Yogyakarta), serta pertunjukan angklung dari komunitas Wanita Sarinah Berkebaya. Talkshow bertema “Membangun Persatuan Bangsa melalui Diplomasi Budaya dan Representasi Daerah” turut menambah makna dari rangkaian pembukaan ini.

Ke depannya kegiatan ini bisa menumbuhkan semangat persatuan dan kesatuan, terutama dengan banyaknya kegiatan kebudayaan di berbagai tempat di Indonesia, program ini dapat menjadi inspirasi lintas industri untuk ikut mendorong kemajuan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. (LEP)

Selasa, 05 Agustus 2025

Peringatan Hari Didong Di TIM

BY GentaraNews IN

 


Peringatan hari Didong yang di tetapkan tanggal 5 Desember. Seni tradisi Didong Gayo ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. Sekretaris Jenderal Dewan DPR RI, Dr Indra Iskandar MSi, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan peringatan Hari Didong 2025 dengan mengusung tema "Jiwa Gayo Merayakan Didong" yang digelar di Aula Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Selasa (5/8/2025).

Dalam sambutannya, Dr Indra menekankan bahwa perayaan ini bukan sekadar panggung seni, melainkan panggilan jiwa untuk merawat warisan dan menjaga identitas budaya masyarakat Gayo.

Dihadapan para tokoh masyarakat, Dinas Perpustakaan dan Arsip DKI Jakarta, serta komunitas seni dan budaya, Indra menyatakan bahwa Didong sastra lisan khas Gayo, memiliki nilai luhur yang harus terus diwariskan.

“Didong bukan hanya hiburan, ia adalah cerminan jiwa dan nilai-nilai masyarakat Gayo yang diwariskan turun-temurun,” ujarnya.

 

Peringatan Hari Didong

Peringatan Hari Didong ini diselenggarakan oleh Komunitas Desember Kopi bekerja sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip DKI Jakarta serta PDS HB Jassin, dengan tajuk “Jiwa Gayo, Merayakan Didong”.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan, pelestarian, dan revitalisasi terhadap seni Didong yang pada tahun 2015 telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) Nasional.

Lebih lanjut, Indra mengingatkan bahwa eksistensi Didong menghadapi tantangan besar, terutama minimnya regenerasi dan dukungan.

Oleh karena itu, momen seperti ini sangat penting sebagai bagian dari ikhtiar menjaga keberlanjutan tradisi di tengah arus perubahan zaman.

Hari Didong sendiri ditetapkan pada 5 Agustus melalui kesepakatan bersama dalam Seminar Didong Gayo yang berlangsung di Takengon pada 2023 dan dihadiri lebih dari 200 seniman dari tiga kabupaten: Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues.

Rangkaian acara kali ini menampilkan dialog budaya bersama Maestro Didong Udin Musara diwakili putranya, Azzam Musara, karena yang bersangkutan sedang sakit.


Kemudian seniman muda Ajli Rahmadi, dan jurnalis budaya Fikar W Eda, serta pertunjukan Didong Pegayong, Rembune dan Didong Bersama, serta kolaborasi pembacaan terjemahan syair Didong oleh para penyair dan deklamator nasional.

“Semoga kegiatan ini menjadi cahaya yang menerangi jalan pelestarian budaya kita,” tutup Indra, sembari mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat ruang-ruang kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa.



Ketua Musara Gayo Jabodetabek, Drs Akmujaini Abdul Karim menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi forum silaturrahmi sekaligus memperkenalkan Didong kepada khalayak lebih luas.

Musara Gayo hampir setiap tahun menggelar acara sebi budaya Gayo, salah satunya adalah Didong.

"Kita beri apresiasi terhadap usaha yang dilakukan ini sebagai bentuk merawat identitas budaya kuat," katanya.

Irmansyan yang menjadi ketua panitia Seminar Didong di Takengon pada 5 Agustus 2023 menguraikan kembali tentang lahirnya keputusan bersama Hari Didong tersebut.

Diawali dengan penyelenggaraan Kopi Gayo Didong Runcang di Aceh Tengah dan Bener Meriah atas dukungan penuh tokoh Gayo dr Eddi Junaidi SpOG SH MKes. 

Kemudian dilanjutkan dengan seminar Didong yang diikuti 200 seniman Didong, melahirkan keputusan Hari Didong.

"Tahun ini adalah yang kedua dirayakan Hari Didong," ujar Irmansyah.



Sekilas Tentang Didong

Kesenian Didong merupakan salah satu jenis seni sastra yang berkembang dan masih terjaga kelestariannya pada masyarakat Gayo. 

Didong dapat diartikan juga sebagai nyanyian rakyat yang menggambarkan bentuk seni sastra, seni suara dan seni tari.

Seni pertunjukkan tradisional Didong ini sudah menjadi bagian dari tradisi masyarakat Gayo dan mampu bertahan hingga saat ini.

Tidak hanya ditampilkan pada hari-hari besar agama Islam, Didong juga dipertunjukkan dalam rangka memeriahkan kesenian Gayo seperti upacara adat perkawinan.

Didong menampilkan lantunan syair-syair berbahasa Gayo yang mengandung makna serta berbagai simbol yang ada dalam pertunjukan.

Syair-syair yang dilantunkan adalah sebagai refleksi sosial dan religius dari Ceh Didong tentang berbagai persoalan sosial yang ada di masyarakat.

Selasa, 25 Maret 2025

"Timnas Indonesia Tampil Gemilang, Menang 1-0 atas Bahrain Berkat Gol Cepat Ole Romeny!"

BY GentaraNews IN , , , ,

 Gentara News,-


Timnas Indonesia berhasil meraih kemenangan penting dengan skor 1-0 atas Bahrain dalam laga lanjutan Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (25/3/2025), menjadi sorotan berkat penampilan impresif Skuad Garuda di bawah asuhan pelatih Patrick Kluivert.

Sejak peluit pertama dibunyikan, Indonesia langsung menunjukkan permainan yang berbeda dan lebih solid dibandingkan dengan laga sebelumnya melawan Australia. Timnas Indonesia tampil lebih terorganisir, dengan komunikasi yang baik di antara pemain dan memperlihatkan peningkatan signifikan di setiap lini. Perubahan taktik yang diterapkan oleh Kluivert terbukti efektif, membawa dampak positif terhadap performa tim.

Gol cepat yang dicetak oleh penyerang andalan, Ole Romeny, pada menit ke-24 menjadi pembuka keunggulan bagi Indonesia. Umpan matang dari Marselino Ferdinan berhasil diterima dengan baik oleh Romeny, yang kemudian dengan tenang menaklukkan penjaga gawang Bahrain. Gol tersebut tidak hanya membawa Indonesia unggul, tetapi juga membakar semangat para pemain dan para suporter yang memadati SUGBK. Ribuan suporter Indonesia tampak bergemuruh dan memberikan dukungan luar biasa sepanjang pertandingan.

Meski Bahrain berusaha memberikan tekanan dengan beberapa peluang berbahaya, pertahanan Indonesia tetap kokoh, dengan kiper dan lini belakang tampil solid sepanjang laga. Keberhasilan menjaga keunggulan 1-0 hingga akhir pertandingan menjadi bukti nyata atas kerja keras dan strategi yang diterapkan oleh tim pelatih.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia dalam perjuangan mereka untuk meraih tiket ke Piala Dunia 2026. Dengan penampilan seperti ini, Skuad Garuda semakin optimistis untuk menghadapi laga-laga berikutnya dan terus bersaing di kualifikasi zona Asia.

Kemenangan 1-0 ini tak hanya menyemangati tim, tetapi juga menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam menghadapi lawan-lawan tangguh di kualifikasi Piala Dunia. Ole Romeny, dengan golnya yang menentukan, menjadi pahlawan dalam laga ini dan menunjukkan kualitas serta ketajaman yang dimiliki dalam serangan. (GN)


#timnas #indonesia #olahraga #jakarta #internatsional #indonesiavsbahrain #kitaindonesia #pialadunia2026


"Laga Krusial Indonesia vs Bahrain: Skenario Lolos Piala Dunia 2026 dan Apa yang Harus Terjadi"

BY GentaraNews IN , , , ,

 Gentara News,-


Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Bahrain pada malam ini, Selasa (25/3), di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pertandingan ini merupakan matchday kedelapan Grup C ronde ketiga yang bisa menjadi penentu penting bagi langkah Skuad Garuda menuju Piala Dunia 2026.

Situasi Klasemen Grup C

Indonesia saat ini berada di peringkat keempat dengan raihan enam poin, sementara Bahrain ada di bawahnya dengan poin yang sama. Menariknya, kedua tim memiliki selisih gol yang identik, yaitu -7. Meski begitu, Indonesia lebih unggul dalam hal produktivitas gol, mencetak tujuh gol berbanding lima gol milik Bahrain.

Sementara itu, posisi puncak klasemen dihuni oleh Jepang yang sudah memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 dengan total 19 poin. Australia ada di peringkat kedua dengan 10 poin, sementara Arab Saudi di posisi ketiga dengan 9 poin. Di bawah Indonesia dan Bahrain, China menjadi tim dengan poin paling sedikit, yaitu enam, namun selisih gol mereka sangat buruk dengan -11.

Skenario Lolos Piala Dunia 2026

Dengan dua laga tersisa setelah pertandingan melawan Bahrain, Indonesia masih memiliki kesempatan untuk lolos, dengan total sembilan poin yang bisa diperebutkan. Oleh karena itu, laga malam ini menjadi sangat penting. Kemenangan atas Bahrain akan membawa Indonesia meraih sembilan poin, dan memberikan peluang lebih besar untuk lolos ke babak berikutnya.

Namun, hasil laga lain juga berperan dalam menentukan nasib Indonesia. Jika Indonesia menang, mereka berharap Arab Saudi dapat kehilangan poin saat melawan Jepang yang sudah lolos. Laga ini akan digelar lebih awal pada hari yang sama, pukul 17.35 WIB. Selain itu, Australia juga akan bertandang ke China pada pukul 18.00 WIB, dengan Socceroos diperkirakan akan kembali memenangkan pertandingan setelah unggul 3-1 pada pertemuan pertama.

Apa yang Terjadi Jika Indonesia Kalah?

Di sisi lain, jika Indonesia gagal meraih kemenangan atas Bahrain, peluang mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026 akan semakin tipis. Kekalahan akan mengurangi angka mereka, sementara Bahrain yang juga membutuhkan poin penuh akan memiliki keunggulan dalam perebutan posisi lebih baik di klasemen. Situasi ini bisa mempengaruhi moral tim, terutama dengan masih tersisa dua laga lagi yang harus dimaksimalkan.

Laga Indonesia vs Bahrain malam ini jelas akan sangat menentukan arah perjuangan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Timnas Garuda harus tampil maksimal, dengan harapan meraih tiga poin dan berharap hasil positif dari pertandingan lain yang berlangsung pada hari yang sama. Kemenangan akan memperbesar peluang Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026, sedangkan kekalahan bisa membuat jalan mereka semakin sulit. (GN)



#timnas #indonesia #olahraga #jakarta #internatsional #indonesiavsbahrain #kitaindonesia #pialadunia2026



Minggu, 23 Maret 2025

FPK Jaktim Raih Juara 2 Pada Lomba Film Pendek Persatuan dan Kesatuan Bangsa: Merajut Keberagaman Lewat Sinema

BY GentaraNews IN


Jakarta – Puncak acara Lomba Film Pendek Persatuan dan Kesatuan Bangsa yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI dan Bakesbangpol Provinsi DKI Jakarta  digelar di Hotel Borobudur, Jakarta. Lomba ini diikuti oleh berbagai sekolah dan organisasi di Indonesia dengan tema besar tentang persatuan dalam keberagaman.  Minggu (25/3/2025).

Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) DKI Jakarta, Andi Syamsul Zakaria, SH, MH atau akrab disapa Bang Syamzack dalam sambutannya menegaskan bahwa ajang ini membuktikan bagaimana seni dan budaya dapat menjadi media yang efektif dalam memperkuat nilai kebangsaan. "Lewat film, anak-anak muda kita dapat mengekspresikan semangat persatuan dengan cara yang lebih kreatif dan mengena," ujarnya.  

Sebagai Ketua Panitia, Dr. (c) Ir. Hamry Gusman Zakaria, MM, yang juga Anggota Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Provinsi Jakarta dan Narasumber LEMHANNAS RI, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta. "Kami berharap lomba ini menjadi wadah kreatif bagi anak-anak muda untuk terus mengangkat nilai kebangsaan dan memperkuat rasa cinta tanah air," katanya.  

Dalam ajang ini, SMAN 56 Jakarta meraih Juara 1 dengan film "Aku, di antara Kalian", disusul Forum Pembauran Kebangsaan Jakarta Timur sebagai Juara 2 dengan "Satukan Bangsa Lewat Permainan Tradisional", serta Jurnalis SMKN 11 Jakarta sebagai Juara 3 dengan "Aku Juga Sama". Selain itu, Juara Harapan 1 diraih oleh SMK Kesehatan Global Cendekia dengan film "Sumpah Pemuda", Juara Harapan 2 oleh SMKN 28 Jakarta Selatan dengan "Merajut Samar", dan Juara Harapan 3 oleh SMKN 50 Jakarta dengan "Jejak Lara".  

Ketua FPK DKI Jakarta, menambahkan bahwa kegiatan seperti ini perlu terus didukung agar generasi muda semakin memahami arti penting persatuan dalam keberagaman. "Semoga film-film inspiratif ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak muda lainnya untuk terus berkarya demi Indonesia yang lebih kuat dan bersatu," pungkasnya.

Le Putra dari FPK Jakarta Timur yang mewakili menerima  Piala dan Piagam Ketika ditanya mengatakan, “Film  ini hasil kerja  keluarga besar FPK Jakarta Timur, semoga generasi muda tidak melupakan permainan tradisional karena dapat melatih keterampilan sosial dan emosional, meningkatkan kreativitas, mengajarkan nilai-nilai budaya, mengembangkan keterampilan motorik, dan meningkatkan kemampuan kognitif,” ujarnya (LEP)






 


Minggu, 19 Januari 2025

Dari Ditjen Polpum Kemendagri Kini Menjadi Dirjen Perumahan Perdesaan

BY GentaraNews IN



Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait baru saja melantik beberapa pejabat Kementerian PKP. Maruarar Sirait politikus dan mantan anggota DPR-RI komisi XI yang baru bergabung dalam Partai Gerindra melantik sejumlah 8 pejabat Pimpinan Tinggi Madya di lingkungan Kemen PKP RI. Pendopo Kementerian Pekerjaan Umum 20 Januari 2024.

Berikut daftar pejabat yang dilantik berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 26/TPA Tahun 2025 tanggal 17 Januari 2025 tentang Pengangkatan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman :

1. Sekretaris Jenderal Kementerian PKP Didyk Choiroel
2. Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian PKP Fitrah Nur
3. Direktur Jenderal Perumahan Perdesaan Kementerian PKP Imran
4. Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati
5. Direktur Jenderal Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Kementerian PKP Brigjen Pol Aziz Andriansyah
6. Inspektur Jenderal Kementerian PKP Heri Jerman
7. Staf Ahli Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Industri dan Lingkungan Kementerian PKP Tasdiyanto
8. Staf Ahli Bidang Sistem Pembiayaan, Pencegahan Korupsi dan Pemberdayaan Masayarakat Kementerian PKP Budi Permana


Dr. Drs. Imran, MSi, MA, .Cd menjadi Dirjen Perumahan Perdesaan didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 26/TPA Tahun 2025 tentang Pengangkatan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya (eselon I) di lingkungan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) oleh Menteri PKP Maruarar Sirait.

"Bapak ibu orang-orang terhormat, jaga kehormatan kita semua masing-masing dan kita jaga kehormatan keluarga juga," kata Ara saat acara pelantikan di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Inspektur Jenderal (Irjen) Kementerian PKP dijabat oleh Heri Jerman yang pernah menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Bengkulu dan Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Republik Indonesia

"Bapak Jaksa Agung sudah perintahkan Bapak Irjen, kalau ada yang korupsi di sini, antar sendiri ke KPK atau ke polisi. Jangan pernah begitu, ya. Janji ya, jangan pernah begitu," ujar Ara.

Ara mengatakan, jajaran Inspektorat Jenderal Kementerian PKP tidak ada yang berasal dari internal kementerian agar terhindar dari perasaan tidak enak.

Irjen Kementerian PKP beserta empat inspektorat di dalamnya berasal dari pihak luar kementerian, di antaranya berasal dari Kejaksaan Agung, BPKP, dan KPK.

"Irjen dan Inspektorat satu pun tidak ada yang dari dalam. Mungkin kami kementerian satu-satunya yang inspektorat, irjen dan inspektoratnya, semuanya dari luar. Supaya tidak ada perasaan tidak enak," ucap Ara.

Dr. Drs. Imran, MSi, MA, .Cd yang juga mantan Pj Bupati Subang yang sebelumnya pernah menjadi Pj. Walikota Lhokseumawe memiliki tugas mewujudkan target Kemen PKP RI membangun 30 juta rumah rakyat. Bagian dari visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Pelantikan dilaksanakan di Pendopo Kementerian Pekerjaan Umum dan dihadiri sejumlah pejabat, di antaranya Jaksa Agung ST Burhanudin dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang berperan sebagai saksi pelantikan.

Selain itu, ada Hashim Djojohadikusumo, Ketua Satgas Perumahan sekaligus adik kandung Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pidatonya, pria yang akrab disapa Ara ini mengatakan akan membuat matriks kerja paling lama tiga bulan. Bila kinerja anak buahnya sesuai target, maka akan dilanjutkan. Jika targetnya belum tercapai sedikit, Ara akan memberi kesempatan lagi untuk berusaha.

“Tapi kalau targetnya terlalu jauh (tidak tercapainya), saya ganti,” kata Ara.

Menurut Ara, semua yang ada di jajaran Kementerian PKP sudah sepakat terkait dengan evaluasi tiga bulan mendatang. Sebab, semuanya memiliki target, tak terkecuali Menteri dan Wakil Menteri PKP.

“Saya juga punya target dari Bapak Prabowo. Mari kita fokus dengan target yang sudah ditentukan bersama,” kata mantan politikus PDI-Perjuangan

Kementerian PKP merupakan kementerian baru yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto usai dilantik menjadi Presiden ke-8 RI. Sebelumnya, di era Presiden Jokowi, urusan perumahan berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Prabowo membentuk Kementerian PKP untuk merealisasikan program 3 juta rumah per tahun. Program yang dijanjikan Prabowo sejak masa kampanye Pilpres 2024 adalah program pembangunan dua juta rumah di pedesaan dan satu juta rumah di perkotaan. (LEP)

Rabu, 25 September 2024

Penegakan Hukum Harus Tegas Dan Menyeluruh

BY GentaraNews IN

Herfiansyah, Wakil Ketua Umum Saber Korupsi, Dukung Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. H. Nazali Lempo, S.H., M.H., M.Tr.Opsla., CHRMP. Untuk Pimpin Kejaksaan Agung RI



Jakarta – Wakil Ketua Umum Satuan Komando Sapu Bersih Korupsi (Saber Korupsi), Herfiansyah, secara tegas menyatakan dukungannya kepada Laksamana Muda TNI (Purn.) Dr. H. Nazali Lempo, S.H., M.H., M.Tr.Opsla.,CHRMP.sebagai calon yang layak memimpin Kejaksaan Agung Republik Indonesia. Herfiansyah memuji prestasi dan integritas DR Nazali, yang selama bertugas dikenal berpegang teguh pada prinsip hukum dan kebenaran.

"Dalam upaya pemberantasan korupsi yang kami lakukan, kami melihat sosok DR Nazali sebagai figur yang tepat dan punya kapasitas untuk membawa institusi penegak hukum kita ke arah yang lebih baik," ujar Herfiansyah pada Jumat (25/9/2024).

Herfiansyah menegaskan bahwa rekam jejak DR Nazali, terutama selama masa tugasnya di TNI, menunjukkan bahwa beliau tidak hanya memiliki segudang prestasi, tetapi juga memegang teguh nilai-nilai keadilan yang sangat penting dalam penegakan hukum di Indonesia. Menurutnya, DR Nazali adalah sosok yang tidak pandang bulu dalam menjalankan tugas negara dan selalu berpegang pada data serta fakta dalam setiap langkah hukumnya.

Lebih lanjut, Herfiansyah menyampaikan bahwa penegakan hukum di Indonesia harus dilakukan dengan tegas dan menyeluruh. "Hukum itu harus tajam ke atas, ke tengah, dan ke bawah. Tidak ada yang kebal hukum, dan itulah prinsip yang selalu dipegang DR Nazali," tambahnya.

Sebagai Wakil Ketua Umum Saber Korupsi, Herfiansyah berharap bahwa Presiden terpilih, Prabowo Subianto, dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, akan mempertimbangkan DR Nazali untuk memimpin Kejaksaan Agung RI dalam Kabinet Indonesia Emas. "Dengan keahlian, pengalaman, dan kecintaan pada tanah air, DR Nazali layak diberi kepercayaan untuk memperkuat penegakan hukum di negeri ini," kata Herfiansyah.

Herfiansyah juga mengungkapkan bahwa dukungannya terhadap DR Nazali merupakan bagian dari misi besar Saber Korupsi dalam menciptakan Indonesia yang bersih dari korupsi. Sebagai organisasi yang berperan aktif dalam investigasi dan pengawasan tindak pidana korupsi, Saber Korupsi membutuhkan pemimpin di lembaga penegak hukum yang memiliki integritas seperti DR Nazali.

Dengan dukungan publik dan tokoh-tokoh penting seperti Herfiansyah, DR Nazali semakin diperhitungkan sebagai calon kuat untuk memimpin Kejaksaan Agung RI. Hal ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya Indonesia yang lebih bersih, transparan, dan bebas dari korupsi di bawah Kabinet Indonesia Emas. (Admin/LEP)




Jumat, 16 Agustus 2024

Dengan Drone. Temukan 3,5 Ton Ganja Dari 2 Hektare Ladang Ganja di Aceh

BY GentaraNews IN


Aceh Besar - Sebanyak 3,5 ton ganja dimusnahkan Badan Narkotika Nasional (BNN). Ganja basah sebanyak itu didapatkan dari 2 hektare ladang ganja di Aceh Besar, Aceh. Ganja tersebut ditemukan melalui operasi gabungan yang melibatkan BNN, Badan Informasi Geospasial (BIG), dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan bantuan pesawat terbang tanpa awak (drone).


"Penemuan lahan ganja ini merupakan hasil kolaborasi antara BNN dengan Badan Informasi Geospasial (BIG) serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui pemantauan pesawat terbang tanpa awak (PTTA) yang dilanjutkan dengan penyelidikan," kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen I Wayan Sugiri dalam keterangannya, Kamis (15/8/2024).

Proses penyelidikan dilakukan selama 9 hari dari 3-12 Agustus 2024. Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan, ditemukan ladang ganja di dua lokasi.

Lokasi pertama terletak pada ketinggian 215 meter di atas permukaan laut (MDPL) di Desa Lamlung, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Aceh, dengan total lahan seluas 1 hektare. Terdapat kurang lebih 5 ribu batang pohon ganja dengan berat basah 2,5 ton. Tinggi tanaman ganja itu 100-200 cm yang ditanam dengan jarak tanam antara 50-100 cm.

Sementara, ladang kedua berlokasi di Desa Lampanah, Kecamatan Seulimum, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, pada ketinggian 227 MDPL dengan luas 1 hektare. Petugas mendapati sekitar 5 ribu batang pohon dengan tinggi tanaman 30-210 cm yang ditanam dengan jarak 40-60 cm. Di lokasi ini, dimusnahkan ganja basah dengan berat sekitar sekitar 1 ton.

Pemusnahan ini dipimpin langsung oleh Deputi Pemberantasan BNN RI, Irjen Pol I Wayan Sugiri, serta didampingi sejumlah pejabat penting lainnya, termasuk Direktur Narkotika BNN Brigjen Ruddi Setiawan dan Direktur Pemetaan Tematik BIG, Gatot Haryo Pramono. Operasi ini melibatkan 148 personel dari berbagai instansi seperti Polri, TNI, Kejaksaan Agung, dan Bea Cukai. Satpol PP, Dinas Pertanian, Dinas Kehutanan

"Pemusnahan ini adalah bukti nyata komitmen BNN sebagai institusi utama dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Kami bertekad melindungi generasi muda dari ancaman narkoba," tegas Martinus.

Dengan langkah tegas ini, BNN berharap dapat menekan peredaran narkotika di wilayah rawan dan terus berperang melawan ancaman narkoba yang semakin canggih dan terorganisir. (LEP)





Minggu, 11 Agustus 2024

Dekriminalisasi Penyalahguna Narkotika. Pendekatan Penyelesaian Narkotika Secara Non Yustisial Dengan Menghapus Proses Penuntutan Pidananya

BY GentaraNews IN


Webinar merupakan salah satu bentuk kegiatan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini merupakan kegiatan Soft power approach melalui pendekatan yang menitikberatkan pada aktifitas rehabilitasi dan pencegahan yang bertujuan agar masyarakat memiliki ketahanan diri dan daya tangkal terhadap penyalahgunaan Narkotika. Sementara Smart power approach dilaksanakan melalui pemanfaatan teknologi informasi yang maksimal di era digital dalam rangka mendukung upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia. Kegiatan sebuah upaya yang terus menerus dilakukan oleh berbagai komponen masyarakat, untuk mengindahkan masyarakat dari resiko penyalahgunaan adiksi narkotika, psikotropika dan zat adiktif lainnya.

Paguyuban Aceh, asal kota Lhokseumawe, Seuramo Syehdara Lhokseumawe (SEUSAMA) menggelar Webinar Sosialisasi dan Penyuluhan Penyalahgunaan Narkoba dengan tema “Upaya preventif dan represif penyalahgunaan narkoba di masyarakat” yang berlangsung secara di Gedung Wisma Taman Isakandar Muda Jalan Perahu No. 1 Kelurahan Guntur, Kecamatan Setia Budi, Jakarta Selatan. Senin (12/8/2024).


Kegiatan ini secara offline di Gedung Wisma Taman Isakandar Muda dihadiri oleh Ketua Umum Seusama, Matan Ketua Umum Taman Iskandar Muda Dr. Ir. H. Surya Darma serta pengurus Seusama narasumber Komjen. Pol. (Purn,) DR. Anang Iskandar, SH, MH (Kepala BNN RI 2012-2015), Drs. Taufan Bakri,M.S.i (Kepala Kesbangpol DKI Jakarta 2019-2024) dan DR. T. Nasrullah, SH, MH (Dosen Fakultas HUKUM UI dan Lawyer), sementara secara onlie hadir Penyuluh Narkoba Ahli Madya Deputi Bidang Pencegahan BNN, Rotua Sihotang, S.Th., M.Si dari Gedung BNN RI, Cawang. Jakarta Timur.

Hadir secara online antara lain, Forum Komunikasi Komite Sekolah (FKKS) Jakarta Timur, Forum Pembauran Kebangsaan Propinsi DKI Jakarta, Forum Pembauran Kebangsaan Jakarta Pusat, Forum Pembauran Kebangsaan Jakarta Timur, Forum Pembauran Kebangsaan Jakarta Barat, Forum Pembauran Kebangsaan Jakarta Selatan, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Propinsi DKI Jakarta, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jakarta Timur, Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Jakarta Barat, Forum Pembauran Kebangsaan Kabupaten Bogor, Forum Pembauran Kebangsaan Kota Bogor, Paguyuban Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Paguyuban Kerukunan Keluarga Sumatera Utara (KKSU), Forkabi DPC Jakarta Timur, . Paguyuban PIBB (Persatuan Ibu Ibu Bangka Belitung), Dewan Pendidikan Kota Jakarta Timur, Peguyuban Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Maluku (KKBMM), Paguyuban Jawa Tengah, Paguyuban Ikatan keluarga besar Papua (IKBP) asal Propinsi Papua Barat, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia ( PSMTI ), DPD BPPKB Banten, Kerukunan Bubuhan Banjar (KKB) Jabodetabek, Paguyuban Rabitha Al Alawin, Paguyuban Ikatan Keluarga kalimantan Barat (IKKB), Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga KAWANUA (DPP KKK) asal Sulawesi Utara, Pawarta Jatim (paguyuban warga Jakarta asal Jawa Timur), Paguyuban BARAPEN NOKEN asal Propinsi Papua, Paguyuban Pergerakan Pemuda Sumatera Selatan, Paguyuban Maluku Utara Bersatu, Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM), Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG), Persatuan Masyarakat Riau Jakarta (PMRJ), Paguyuban Ikatan keluarga Minang (IKM) DPD Jakarta Timur, juga diikuti oleh penggiat anti narkoba se DKI Jakarta dan Aceh.

Juga ikut serta juga Paguyuban Aceh sejabodetabek, PERMATA Aceh Tamiang, KEUMALA Langsa, GAMAS IDI Aceh Timur, PSAU Aceh Utara, IKKB Bireuen, Musara Gayo, KEBER MGL Gayo Luwes, IKMAT Aceh Tamiang, BAMUS PIJAY, . KUPI Pidie, KEMAB Aceh Besar, KEKAR Aceh Rayeuk, IMAS JAYA Sabang, IKAJAYA Aceh Jaya, SEURAMOE Aceh Barat, IKNR Nagan Raya, IKAMAS Aceh Selatan, HMSS Subulussalam Singkil, HIMAS Simeulu, SEUSAMA Lhokseumawe, dan Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda.


Tampil pertama sebagai narasumber narasumber Komjen. Pol. (Purn,) DR. Anang Iskandar, SH, MH dengan judul “Dekreminalisasi Penyalahguna Narkoba Menurut Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika”

Dalam Undang-undang No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika isi nya bukan hukum pidana saja namun terdiri dari hukum kesehatan, hukum pidana dan hukum internasional

Dekriminalisasi penyalahguna narkotika adalah Pendekatan penyelesaian masalah narkotika secara non yustisial dengan menghapus proses penuntutan pidananya atau secara yutisial menghapus hukuman pidananya

Permasalahan Dekriminalisasi penyalah guna narkotika: Peraturan pelaksanaan UU narkotika dibuat berdasarkan paradigma pidana umum; 1. Tidak faham tujuan penegakan hukum sehingga dekriminalisasi dianggap tidak masuk akal; 2. Dekriminalisasi tidak disosialisasikan secara benar.

“Dekriminalisasi penyalah guna narkotika adalah pendekatan penyelesaian perkara penyalahgunaan narkotika, secara non yustisial dengan menghapus proses penuntutan pidananya atau secara yustisial menghapus hukuman pidananya diganti dengan menjalani rehabilitasi atas putusan hakim,” jelas Anang Iskandar

Secara non yustisial yang diwajibkan UU adalah penyalah guna narkotika untuk melakukan wajib lapor pecandu tujuan agar status pidananya gugur berubah menjadi tidak dituntut pidana. Artinya Perbuatan menyalahgunakan narkotika tetap sebagai perbuatan melanggar hukum tetapi tidak dilakukan proses penuntutan karena prosesn penuntutannya dihapus oleh UU berdasarkan pasal 128 ayat (2) dan (3).

Secara yustisial yang diwajibkan UU adalah hakim untuk memutus penyalah guna narkotika dan dalam keadaan ketergantungan narkotika (pecandu) untuk menjalani rehabilitasi atas keputusan hakim berdasarkan kewenangan pasal 103 UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Tetapi pelaksanaan dekriminalisasi penyalah guna narkotika tersebut terkendala karena peraturan pelaksanaan teknis UU narkotika dibuat berdasarkan paradigma pidana umum; Aparat Penegak Hukum dan masyarakat hukum tidak faham tujuan penegakan hukum narkotika sehingga dekriminalisasi penyalah guna narkotika dianggap tidak masuk akal; akhirnya dekriminalisasi penyalah guna narkotika tidak tersosialisasikan.
Narasumber kedua Drs. Taufan Bakri,M.S.i (Kepala Kesbangpol DKI Jakarta 2019-2024) dengan materi “Penguatan Ideologi Wawasan Kebangsaan Penguatan Kesadaran Bela Negara Menghadapi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba Yang Mengancam Ketahanan Nasional”, menjelaskan korban penyalahguna narkoba adalah asset Negara yang harus diperbaiki dan dirawat lalu harus dimunculkan sebagai kekuatan baru,” jelasnya

“DKI Jakarta mencatat ada 900 ribuan anak-anak SMU yang terpapar akibat barang haram ini. Bagi Taufan salah satu cara menurukan pengaruh Narkoba ini yaitu dengan mengajak mereka berdiskusi untuk melihat potensi dirinya (look at me) dalam persaingan dunia luar (look outside),” tambah Taufan Bakri

“Salah satu cara yang dikembangkan Kesbangpol DKI yaitu melalui program wawasan kebangsaan di kalangan anak-anak SMU. Melalui program ini diharapkan para generasi muda bisa memposisikan dirinya ke depan agar melihat bahaya narkoba ini bagi cita-citanya yang bisa pupus,” tambah Taufan Bakri lagi.

“Dampak dan pengaruh Narkoba sangat luar biasa bagi suatu negara. Tidak hanya merusak generasi penerus bangsa, tetapi juga dapat menimbulkan kerawanan sosial, politik dan keamanan.Generasi muda yang kuat itu tidak boleh dilemahkan oleh Narkoba ini. Kita harus kerjasama menyetop supply-demand yang luar biasa di Jakarta ini . Mereka harus kita rawat dan sembuhkan agar menjadi kekuatan baru di masyarakat,” pungkas Taufan Bakri

Narasumber ke tiga DR. T. Nasrullah, SH, MH (Dosen Fakultas HUKUM UI dan Lawyer) dengan materi “Mengenal Pola Pencucian Uang Hasil Perdagangan Narkoba”.

Pencucian uang merupakan metode untuk menyembunyikan, memindahkan, dan menggunakan hasil dari suatu tindak pidana, kegiatan organisasi tindak pidana, tindak pidana ekonomi, korupsi, perdagangan narkotika dan kegiatan-kegiatan lainnya yang merupakan aktivitas tindak pidana. Hal tersebut dimulai dengan adanya transaksi keuangan, bahkan dalam transaksi tersebut terdapat transaksi keuangan yang mencurigakan, yang terdiri dari transaksi untuk melakukan atau menerima penempatan, penyetoran, penarikan, pemindahbukuan, pentransferan, pembayaran, hibah, sumbangan, penitipan, dan/atau penukaran atas sejumlah uang atau tindakan dan/atau kegiatan lain yang berhubungan dengan uang.

Proses pencucian uang pada umumnya melalui tiga tahap kegiatan yaitu tahap penempatan, tahap penyebaran dan tahap pengumpulan.

Institusi perbankan merupakan salah satu institusi yang sangat terkait dengan masalah pencucian uang, makin tinggi tingkat perkembangan teknologi dan arus globalisasi di sektor perbankan membuat industri ini menjadi lahan yang empuk bagi tindak kejahatan pencucian uang.

Perbuatan, sanksi pidana dan denda dalam tindak pidana pencucian uang diatur dalam Undangundang No. 8 Tahun 2010 Tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang (PPTPPU) Pencucuian uang pada hakekatnya merupakan aset yang disamarkan atau disembunyikan asal usulnya agar dapat digunakan tanpa terdeteksi bahwa aset tersebut berasal dari tindak pidana, yang akan diubah menjadi aset yang seolah-olah berasal dari sumber sah/legal.

Ada serangkaian membisniskan kasus narkoba, oleh okum oknum penegak hukum bisnis vonis rehabilitasi bagi tersangka kasus narkoba dan pengguna itu banyak yang dari kalangan tidak berpunya.

Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) terkait narkotika, PPATK tidak sekadar melihat keberhasilan dalam melakukan analisis tetapi juga membayangkan berapa orang yang mati karena narkotika yang ditransaksikan. bahwa perang melawan pencucian uang dan peredaran gelap narkotika bukanlah tugas yang mudah. Di sinilah peran penting PPATK, POLRI dan BNN sebagai garda terdepan dalam memerangi pencucian uang dan peredaran gelap narkotika. TPPU Hasil dari tindak pidana narkotika dan prekursor narkotika merupakan ancaman serius bagi keamanan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Oleh karena itu penting bagi BNN dan PPATK untuk terus memperkuat kompetensi dalam melawan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Pola pencucian uang hasil kejahatan di banyak Negara melibatkan pengacara dan akuntan publik

Teuku Dr. Nasrullah, SH, MH, mengajak semua fihak baik pemerintah, tokoh Aceh dan masyarakat untuk bersama melakukan gerakan bersama menurunkan tingginya prevalensi penyalahgunaan narkoba di Aceh.

“Kita ingin habis seminar ini semua komponen Aceh yang ada di Jakarta bersama Pemda kita harus selamatkan generasi muda Aceh dari meluasnya Narkoba. Kita harus buat gerakan bersama dikoordinasikan dengan BNN, Polda hingga Kejaksaan untuk berkoordinasi memerangi tingginya peredaran Narkoba di Aceh,” pungkasnya.

Tampil sebagai narasumber terakhir Penyuluh Narkoba Ahli Madya Deputi Bidang Pencegahan BNN, Rotua Sihotang, S.Th., M.Si dengan judul materi “Ketahanan Keluarga, Pencegahan Dini Penyalahgunaan Narkoba, Menuju Indonesia Bebas Narkoba”

Keluarga merupakan lingkungan awal kehidupan individu yang memberi kesempatan untuk belajar mengambil keputusan yang benar dan salah. Terutama saat individu mulai beranjak remaja dan memiliki lingkungan kehidupan lain di luar keluarga, peran keluarga menjadi penting untuk melindungi anak dari pengaruh negatif lingkungan.

Ketahan keluarga anti narkoba akan berdampak signifikan pada peningkatan kemampuan pengasuhan orang tua terhadap anak serta penurunan perilaku yang negatif kepada anak-anak.

Konsep Ketahanan Keluarga Indonesia adalah; Ketahanan Fisik Keluarga, Ketahanan Ekonomi, Ketahanan Sosial Psikologi dan Ketahanan Sosial Budaaya


“Masyarakat juga diedukasi untuk aktif dan peduli terhadap bahaya Narkoba. Sebab ketika masyarakat aktif dan peduli, maka akan mempermudah aparat untuk memberantas peredaran Narkoba,” jelas Rotua Sihotang

“Masyarakat diminta aktif melaporkan kepada aparat berwajib apabila menemukan penyalahgunaan Narkoba maupun minuman keras di lingkungannya,” pungkas Rotua Sihotang.

Acara ditutup dengan foto bersama dan makan siang dengan narasumber. (LEP)








Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga