Watzap

 watzap

Gema Nusantara - Anti Narkoba

Baca Juga

Daerah (477) Nasional (231) Berita (113) Internasional (34) education (25) news (25) Berita Gema Nusantara (24) Duit (15) Nasiona (15) Tentang Narkoba (6) video (4) Gema (3) Peraturan (2) Profile (2) kesehatan (2) Teknologi (1) herbal (1)

Selasa, 08 Agustus 2023

KADIIFA Akan Selenggarakan Festival Tenun dan Songket Nusantara

BY GentaraNews IN


Jakarta - Kementrian Dalam Negeri RI menggandeng Komunitas Indonesia Internasional Fashion Art dan UMKM (KADIIFA) menyelenggarakan kegiatan Gathering Festival Tenun dan Songket Nusantara yang di selenggarakan di gedung Auditorium BPSDM KEMENDAGRI, Jalan TMP Kalibata No  8 Jakarta Selatan. Rabu (9/8/23).


Hadir dalam kegiatan ini Kepala BPSDM Kemendagri juga sekretaris BPSDM, kepala pusat strategi wilayah kependudukan dan pelayanan publik Kemendagri, Sekjen Kadiifa Datuk DR. H. Zulfikar, M.Si, M. Hum, Para undangan yang mewakili Gubernur, Bupati/Walikota seluruh Indonesia.

Kegiatan Festival Tenun dan Songket Nusantara ini rencana akan di gelar mulai tanggal 2-7 September 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan. Jakarta, yang kegiatannya terdiri; Pemilihan Putra Putri Tenun dan Songket Indonesia, Pameran Tenun Songket dan Expo UKMM, Pameran Tenun dan Songket pusaka keraton nusantara dan konser kebangsaan. 

Dalam sambutannya Ketua Umum KADIIFA Prof. DR. Hj. Anna Mariana, SH, MH, MBA menjelaskan bahwa, “Kadiifa yaitu komunitas yang bergerak dalam bidang craft, dibidang art, dibidang fashion dan UMKM,” jelasnya

 "Tenun dan songket satu satunya karya anak bangsa yang dimiliki hampir diseluruh kepulauan yang setiap propinsi memiliki motif yang berbeda dengan berbagai istilah tenun songkep seperti tenun ikat, ulos, tapis, Gringsing dan keberadaan tenun di indonesia hampir seribu tahun lamanya,” Tambah Ketum Kadiifa

 "Tenun dan songket adalah warisan budaya bangsa, merupakanciri khas serta jati diri budaya bangsa, mempersatukan suku serta kepulauan. Mulai dari Sabang hingga Merauke, merupakan simbol keragaman budaya bangsa, agama, bahasa, adat istiadatnya menyatu dalam kebhinnekaan Tunggal Ika" tambah Anna Mariana.

Selanjutnya Prof. DR. Hj. Anna Mariana, SH, MH, MBA menjelaskan sejarah singkat yang memperkenalkan seni tenun dalam peradaban Islam, yaitu Siti Fatimah Binti Maimun adalah sosok perempuan penyebar agama Islam yang juga keturunan Nabi Muhammad SAW ke-16 dari Sunan Gresik. Lantaran sebagai seorang perempuan, "Beliau merupakan sosok perempuan pertama di nusantara yang dikenal berani dan tangguh. Dia gigih memperjuangkan agama Islam melalui media tenun tradisional. Sekaligus menjadikan kain tenun tradisional yang dikembangkan sebagai alat tukar dan jual beli pada masa itu. Hal itu yang kemudian membuat saya tertarik mengangkat beliau dalam buku tentang Kain Tenun Dalam Peradaban Islam," ungkap Anna Mariana dalam keterangannya.



Dalam sambutannya Sekjen Kemendagri Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si yang diwakili oleh Ir. Togap Simangunsong, M.App.Sc. Staf Ahli Menteri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga yang tampil mengenakan pakaian tenun Tapanuli dari bahal Ulos menyampaikan terima kasih dan rasa bangga kepada Prof. DR. Hj. Anna Mariana, SH, MH, MBA yang peduli juga memberi perhatian kepada tenun dan songket.

“Saya harakan KADIIFA juga memikirkan bagaimana tenun dan songket yang sudah diproduksi untuk di pasarkan supaya efisien agar mampu di beli tidak dikalangan terbatas, juga mampu bersaing ditingkat Internasional,” Jelas Toga.


Peresmian Gathering Festival Tenun dan Songket Nusantara ditandai dengan pemukulan Gong oleh Ir. Togap Simangunsong, M.App.Sc mewakili Sekjen Kemendagri Dr. H. Suhajar Diantoro, M.Si, di lanjutkan Prof. DR. Hj. Anna Mariana, SH, MH, MBA, Datuk DR. H. Zulfikar, M.Si, M. Hum

Acara ini juga diisi dengan penampilan artis Yuni Shara, tampil dengan beberapa lagu yang tampil dengan baju songket asal Bali

Dalam Jumpa pers dengan awak media Ketua Umum Kadiifa menjelaskan bahwa, diharapkan dapat membangkitkan UMKM lokal pasca pandemi Covid-19, pihaknya bakal membuka peluang dari hulu ke hilir bagi pengusaha UMKM lokal agar dapat dikenal secara luas di kalangan masyarakat. “Kita akan mendorong kemajuan dan kebangkitan para UMKM pengusaha-pengusaha yang selama ini saat pandemi sangat terpuruk melalui kegiatan ini,” Jelas Anna Mariana

 “Bersama dukungan Kemendagri dan kementerian-kementerian lainnya mendukung kegiatan ini, kita harapkan semangat dan UMKM bisa bangkit dan kita juga akan mendorong bagaimana bisa kembali normal berusaha seperti sedia kala sebelum pandemi Covid,” ujar Anna.

“Target pengunjung acara ini 1 juta orang, termasuk buyer dalam dan luar negeri, juga akan hadir kurator mancanegara, antara lain Amerika (DC, NY dan LA), Eropa (Belgia, Perancis dan UK) dan Asia  (Usbekistan, Dubai, Qatar, Jepang, Korea Selatan, Thailand, Malaysia dan Singapura,” Papaar Anna

“Kita berharap juga mulai membantu membuka peluang peluang dari hulu hingga hilir kita dorong kemajuan produknya hingga kualitas dan juga hal penting adalah pemasaran. Melalui even seperti ini kita memperkenalkan secara luas, agar antar daerah saling mengenal agar bisa menuju pasar Internasional,” beber Anna.

“Beberapa delegasi negara sahabat akan hadir, untuk melihat produk tenun songket dan UMKM Indonesia, di harapkan dapat menghasilkan devisa. Kebangkitan pengrajin tenun songket dan UMKM bertumbuh,” Beber Anna lebih lanjut

Sementara dalam kesempatan yang sama, Staf Ahli Kementerian Dalam Negeri Bidang Kemasyarakatan dan Hubungan Antar Lembaga, Togap Simangunsong menjelaskan, “kegiatan ini melibatkan secara aktif semua kepala daerah, diharapkan dari dulu hingga hilir dapat akomodir”.

Kegiatan Kadiifa didukung penuh secara substansial dari Kemendagri dan Kemenparekraf sehingga pengrajin songket dan tenun kembali bertumbuh,” Tegas Togap Simangunsong

“Dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri tadi juga ada dukungan juga dari Kemenparekraf yang mendukung support secara subtansial,” ujar Togap (LEP)

 

Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga