Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI) sebagai wadah masyarakat Riau diperantauan sudah tersebar anggotanya lebih dari 2.000.000 orang diseluruh Indonesia hingga luar negeri dengan semangat “Raga Di Rantau, Jiwa Di Riau”, melaksanakan kegiatan Dialog Kebangsaan dengan Tema “Riau Istimewa Untuk Indonesia”. Acara ini berlangsung di Gedung Sriwijaya DPR RI, Senayan. Jakarta. Jum’at (12 Juni 2026).
Acara ini di hadiri oleh Tokoh-tokoh masyarakat Riau, Perwakilan Gubernur Dr. Syahrial Abdi, A.P., M. Si, Anggota Komisi XDPR RI - Dr. Hj. Karmila Sari, S.Kom., M.M, Hanief Arif, MA. Ph.D (BRIN), Ketua Umum PMRI, Dr. H. Rusli Effendi, S.Pd.I., SE., M.Si, Sekretaris Jenderal PMRI, Dr. (HC) H. Munasir Ma'adab, SE., M.Si, Prof. Dr. H. Alfitra Salam, M.Si APU (Ahli Peneliti Utama dan Guru Besar), Dr. H. Farhat Abbas, M.H (Advokat dan Praktisi Hukum Nasional), Stephanie irana Pasaribu, P.Si., M.Phil., Ph.D (Direktur PT.Bumi Pulih Lestari), Indra Bayu, S.E., M. Si (Kepala Cabang BRK Syariah), Syarifah (Kepala Anjungan Riau, TMII), Datuk Seri H. Raja Marjohan Yusuf. (Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Datuk Zainal Abidin Is, SH,. MH 9ketua LAM Jambi Perwakilan khusus DKI Jakarta), Drs.H.R.Mambang MIT (Ketua Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau), Anggota DPD RI H Abdul Hamid, Anggota DPD RI Sawitri, perwakilan mahasiswa Riau dan anggota Persatuan Masyarakat Riau Indonesia. Acara ini di buka oleh Sekda Propinsi Riau Dr. Syahrial Abdi, A.P., M. Si.
Dalam sambutannya Ketua Umum Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI) Dr. H. Rusli Effendi, S.Pd.I., SE., M.Si, menyampaikan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir, terutama kepada Sekda Propinsi Riau dan adik adik mahasiswa.
Ketua Umum Persatuan Masyarakat Riau Indonesia juga memaparkan bahwa Riau memiliki banyak potensi dan keunggulan yang dapat menjadi modal besar untuk mendorong kemajuan daerah. Mulai dari sumber daya alam, budaya, hingga sektor pendidikan dan pariwisata, semuanya perlu didukung dengan kebijakan yang tepat dan berkelanjutan.
“Mahasiswa kalian sebagai sponsor perubahan dan Spririt Of Change, jadi lah motivator bukan provokator,” tegas Rusli Effendi
Kita hari ini dihadapkan pada ironi besar dan menyakitkan, dimana Riau menyumbangkan begitu banyak minyak bumi dan kelapa sawit tetapi rakyatnya
Mari kita berjuang agar Riau menjadi daerah Istimewa, karena Riau sangat layak menjadi daerah Istimewa, perjuangan ini adalah harga diri yang tidak akan mundur satu jengkalpun” jelas Rusli Effendi
“Raga Di Rantau, Jiwa Di Riau,” pekik Rusli Effendi Menutup sambutannya.
Dalam sambutan nya Sekda Propinsi Riau Dr. Syahrial Abdi, A.P., M.Si. Diskusi ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah nyata untuk memetakan potensi daerah mulai dari ekonomi kreatif, UMKM, hingga pemanfaatan sumber daya alam. Kita ingin memastikan bahwa ide-ide segar dari generasi muda hari ini bisa bertransformasi menjadi kebijakan yang berdampak langsung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan seluruh masyarakat Riau,” jelasnya
Hadir sebagai narasumber dalam Dialog Kebangsaan ini antara lain; Dr. Hj. Karmila Sari, S.Kom., M.M, Dr. H. Farhat Abbas, M.H, Dr. Ir. H. M. Idris Laena, MH, sementara moderator oleh Rakhmad Rahadian, S. Ip dari Kemendagri. (LEP)