Watzap

 watzap

Gema Nusantara - Anti Narkoba

Baca Juga

Daerah (448) Nasional (203) Berita (110) Internasional (32) education (25) Berita Gema Nusantara (24) news (16) Tentang Narkoba (6) Duit (5) video (4) Gema (3) Peraturan (2) Profile (2) Teknologi (1) herbal (1) kesehatan (1)

Rabu, 25 Agustus 2021

Kunjungan Kepala BNNP Jateng ke Tegal

BY GentaraNews IN




Kunjungan kerja ke Kelurahan Bersinar (Bersih narkoba)kepala BNNP Jawa Tengah Brigjen Pol Drs. Purwo Cahyoko M.Si di Kota Tegal didampingi Walikota Tegal H Dedy Yon Supriyono, SE., MM dan Kepala BNNK Tegal Sudirman untuk melakukan edukasi P4GN (Pencegahan dan pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap Narkoba) kepada para Ketua RT dan RW di Kelurahan Kraton dan Slerok. Rabu (25/8/2121)

Dalam paparannya, Kepala BNNP Jateng menyampaikan pentingnya peran aktif dan partisipasi masyarakat dalam menggerakkan potensi yang ada untuk melawan ancaman bahaya Narkoba. War On Drugs dimaknai sebagai upaya sinergi seluruh elemen tidak terkecuali masyarakat untuk bersama memerangi Narkoba, Tebas Narkoba, Tegal Bebas Narkoba, Indonesia Bersinar ( Bersih Narkoba)

Hal tersebut di dukung juga dengan respon positif dari Walikota Tegal H Dedy Yon Supriyono, SE., MM ketika melakukan kunjungan ke Kantor BNNK Tegal, melalui komitmen diharapkan Kota Tegal bisa bersih dari penyalahgunaan Narkoba.

Di lain kesempatan, Kepala BNNP juga melakukan sosialisasi melalui Podcast yang ada di Posko Kelurahan Bersinar. Media siaran Podcast saat ini tengah digandrungi oleh Masyarakat. Diharapkan dengan informasi yang disampaikan Masyarakat khususnya Kelurahan Bersinar akan semakin memiliki ketahanan anti Narkoba. Perlu diketahui bahwa Kelurahan Bersinar merupakan Kelurahan yang memiliki kriteria tertentu dimana terdapat pelaksanaan program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba yang dilaksanakan secara masif.

Dan sebagai komitmen masyarakat akan P4GN, dilakukan upaya deteksi dini dengan Tes urine yang melibatkan sebanyak 36 orang Ketua RT dan RW di Kelurahan Bersinar. Sebanyak 36 sampling diuji, hasilnya Negatif tes artinya bahwa tidak ada indikasi penyalahgunaan narkoba di Kelurahan bersinar ini.









Senin, 23 Agustus 2021

PPKM Diperpanjang Hingga 30 Agustus

BY GentaraNews IN ,

Jakarta -Pemerintah memperpanjang PPKM Level 4 di 34 kabupaten/kota luar Jawa Bali dari tanggal 24 Agustus 2021 sampai tanggal 30 Agustus 2021. Tingkat penerapan PPKM juga dilakukan berdasarkan level yang ditetapkan pemerintah. Level tiap daerah berbeda-beda tergantung dari tingkat penularan virus corona. Level tertinggi adalah 4.

PPKM di 34 kabupaten/kota ini diperpanjang lantaran masih tingginya kasus Covid-19. 34 kab/kota masih tetap berada di level 4 asesmen sehingga berada di level 4, dan ini dituangkan dalam instruksi Mendagri.

Keputusan PPKM ini diumumkan langsung Presiden Joko Widodo pada Senin (23/8/2021).

"Pemerintah memutuskan mulai 24 Agustus hingga 30 Agustus 2021, beberapa daerah bisa diturunkan levelnya dari level 4 jadi level 3," kata Jokowi melalui tayangan YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden Joko Widodo mengatakan ada beberapa daerah di Jawa dan Bali yang turun level, yakni dari Level 4 menjadi level 3.

“Untuk itu pemerintah memutuskan mulai 24 hingga 30 Agustus 2021 beberapa daerah bisa diturunkan levelnya dari 4 ke 3,” kata Presiden Jokowi, Senin (23/8).

Pemerintah telah menerapkan PPKM Level 4, 3, dan 2 di Jawa-Bali selama lima pekan terakhir. Kebijakan ini diterapkan karena kasus Covid-19 melonjak sejak akhir Juni hingga Juli 2021.

Awalnya, pemerintah menerapkan PPKM Darurat pada 3-20 Juli. Saat itu, puncak peningkatan kasus positif Covid-19 terjadi pada 15 Juli dengan 56.757 kasus per hari

Setelah masa PPKM Darurat berakhir, pemerintah kemudian menggunakan istilah PPKM Level 4. Kebijakan ini diterapkan pertama kali pada 20-25 Juli, berlanjut pada 26 Juli-2 Agustus, 10-16 Agustus, dan 16-23 Agustus.

Pemerintah mulai membuka sejumlah aktivitas kegiatan di beberapa kota besar sejak pekan lalu. Sejumlah daerah dengan PPKM Level 4 diizinkan membuka kegiatan di pasar rakyat yang menjual nonkebutuhan sehari-hari, pusat perbelanjaan atau mal, dan aktivitas makan di tempat dengan beberapa ketentuan.

Selain itu, daerah dengan PPKM Level 3 dan 2 sudah diizinkan membuka sekolah untuk kegiatan belajar tatap muka.
Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan sempat mengatakan bahwa pemerintah akan terus menerapkan skema PPKM selama virus corona masih menjadi pandemi di tanah air. Dia bicara demikian saat ditanya apakah PPKM akan dilanjut atau dihentikan mengingat kasus positif telah menurun.

“Saya banyak memperoleh pertanyaan, apakah PPKM dilanjutkan atau dihentikan? Saya ingin jelaskan selama Covid masih jadi pandemi, PPKM akan tetap digunakan sebagai instrumen untuk mengendalikan aktivitas dan mobilitas masyarakat,” kata Luhut pada 16 Agustus lalu.

Belum lama, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria juga menyampaikan kabar baik. Dia mengatakan wilayah DKI Jakarta kini telah menjadi zona hijau usai sekian lama terbelenggu sebagai zona merah atau wilayah tingkat risiko tinggi penularan Covid-19.

Selain itu, Riza pun mengklaim kekebalan kelompok atau herd immunity telah tercipta di ibu kota. Selain karena sudah banyak warga yang telah terinfeksi dan sembuh dari Covid-19, jumlah orang yang sudah divaksinasi pun tergolong besar, sehingga herd immunity tercipta. LEP

Selasa, 17 Agustus 2021

BNNP Malut Tingkatkan Kapasitas Penggiat P4GN di Instansi Pemerintah

BY GentaraNews IN

Sejumlah 20 Penggiat Anti Narkoba dari instansi pemerintah di Provinsi Maluku Utara dan Kota Ternate ditingkatkan kapasitasnya melalui workshop yang dilaksanakan BNNP Maluku Utara pada Rabu, 10 Agustus 2021.

Kepala BNNP Maluku Utara Brigjen Pol. Wisnu Handoko, S.IK, M.M pada kegiatan tersebut membuka kegiatan sekaligus menyampaikan materi Strategi dan Kebijakan P4GN dan Prekursor Narkotika dimana disampaikan Narkoba adalah kejahatan luar oleh karna itu penanganannya juga harus luar biasa dan masalah narkoba adalah masalah kita bersama karna itu diharapkan peran serta dari seluruh komponen masyarakat.

Kegiatan Pengembangan kapasitas sebagai program pemberdayaan masyarakat dilakukan untuk meningkatkan  pemahaman tentang pengetahuan P4GN dan  mengimplementasikan di lingkungannya masing-masing dan menjadi perpanjangan tangan BNN dalam upaya P4GN, juga disampaikan tentang strategi dan Kebijakan P4GN di Provinsi Maluku Utara.

Dir.Res Narkoba Polda Maluku Utara yang diwakili oleh kasubdit 1 Kompol Muhammad Jabir juga menyampaikan materi tentang Aspek Hukum dalam Upaya P4GN dan dilanjutkan oleh Kepala Kesbangpol Kota Ternate, Abdullah Sadik menyampaikan materi tentang Implementasi Rencana Aksi Daerah.

Selanjutnya  Korbid P2M BNNP Maluku Utara, Drs. Hairuddin Umaternate, M.Si menyampaikan tentang Strategi Pemberdayaan Masyarakat dan Rencana Aksi dan dilanjutkan dengan tes urine kepada peserta yang dipilih secara acak dan hasilnya negatif. Usai seluruh kegiatan,  Kepala BNNP Maluku Utara menutup kegiatan dengan menyematkan PIN dan sertifikat Penggiat P4GN kepada peserta.

Kegiatan yang diikuti oleh 20 peserta dari instansi terkait di Pemerintah Provinsi Maluku Utara dan Pemerintah Kota Ternate yang diharapkan saat kembali ke instansinya masing-masing dapat melaksanakan kegiatan Pencegahan Narkoba. LEP

FPK Jakarta Timur Dapat Menjadi Role Model Ditengah Masyarakat

BY GentaraNews IN ,


Secara geografis letak Kota Administrasi Jakarta Timur berada pada 106°49'35'' Bujur Timur dan 06°10'37'' Lintang Selatan. Memiliki luas wilayah mencapai 188.03 Km2 atau mencapai 28,37% dari luas total wilayah Provinsi DKI Jakarta.

Secara administratif wilayah Jakarta Timur dibagi menjadi 10 Kecamatan, 65 Kelurahan, 673 Rukun Warga dan 7.513 Rukun Tetangga  serta dihuni oleh Penduduk sebanyak 1.959.022 jiwa  terdiri dari 1.044.847 jiwa laki-laki dan 914.175 jiwa Perempuan sampai dengan akhir Maret 1997 atau sekitar 10 % dari jumlah penduduk DKI Jakarta dengan kepadatan mencapai 10.445 jiwa per Km2. 

Walikota Jakarta Timur H. Anwar, S.Si., MAP., yang melantik Anggota Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Administrasi Jakarta Timur periode 2021-2026  secara luring dan daring, dari Gedung Pola, Kantor Walikota Jakarta Timur, Rabu (18/8/2021).

Dalam laporannya Kepala Suku Badan Kesbangpol Jaktim Achmad Yani Rivai Jusuf, SH., M.Si.,  menyampaikan, ke-37 anggota FPK Jaktim yang terpilih berasal dari paguyuban melalui rekomendasi Kantor Badan Penghubung masing-masing daerah, para pemuka masyarakat di tingkat kecamatan, juga perwakilan dari kepemudaan dan unsur-unsur lainnya.

Walikota Jakarta Timur H. Anwar, S.Si., MAP., dalam arahannya mengharapkan kepada pengurus baru Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Administrasi Jakarta Timur untuk menjalin sinergitas dengan semua ormas ormas etnis di Jakarta timur, agar kota kita kondusif dari aksi tawuran antar suku, agama dan ras.

Pengurus FPK Jakarta Timur periode 2016-2021 dan 2021-2026 berfoto bersama Walikota Jakarta Timur didampingi Kasuban Kesbangpol Jakarta Timur

“Saudara-saudara adalah warga yang terpilih untuk membangun sinergi antara warga masyarakat bersama pemerintah. Untuk itu, tugas penting ini harus bisa dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar  Walikota Jakarta Timur.

Walikota Jaktim berpesan, agar para anggota FPK Jakarta Timur dapat menjadi teladan ditengah masyarakat. Selain itu, dalam melaksanakan tugasnya bisa memahami dan mempedomani aturan dan tindakan sesuai aturan yang ada.

“Saya berharap FPK Jaktim bisa berperan optimal, menjalin koordinasi dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan. Juga menghindari tindakan-tindakan yang kontra produktif dalam masyarakat,” sambung Walikota

Anwar juga meminta para anggota FPK Jaktim dapat kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja keras dalam menjembatani masyarakat dengan pemerintah.

Tak lupa, Walikota Jaktim menyampaikan terima kasih untuk pengabdian para Anggota FPK Jaktim periode 2016-2021 dibawah kepemimpinan Thelnie Daniel Onibala yang telah berhasil membantu pemerintah dalam membangun harmonisasi dalam masyarakat. “Kerja keras para Anggota FPK Jaktim 2016-2021 patut diapresiasi, terutama dalam merukunkan masyarakat, terutama di masa pandemi, dimana banyak peran serta FPK Jaktim 2016-2021 yang dimainkan ditengah masyarakat,” tukasnya.


Usai penyerahan SK Walikota Jaktim, dilanjutkan dengan serah terima kepengurusan dari Thelnie Onibala kepada H. Luthfi Marzuki sebagai Ketua FPK Jaktim 2021-2026.

Acara di akhiri dengan kegiatan foto bersama Pengurus lama dengan pengurus baru FPK Jakarta Timur bersama Walikota.  LEP

Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga