Baca Juga

Jumat, 13 November 2020

Polres Rejang Lebong Amankan 4 Orang Terduga Bandar Sabu

BY GentaraNews IN

Polres Rejang Lebong berhasil menangkap 4 tersangka bandar Narkoba di Jalan Lintas Curup- Lubuk Linggau Desa Air Apo Kecamatan Binduriang. Para tersangka yang diamankan inisial DF (33) Warga Desa Air Apo Kec Binduriang, Seorang Ibu Rumahtanggal berinisial SE (28) Warga Desa Air Apo. MR (37)warga Jalan Sawa Baru Kelurahan Jalan Baru, Curup Kota dan AN (35) warga Talang Babatan Kecamatan Seberang Musi Kepahiang.


Kapolres Rejang Lebong, AKBP Puji Prayitno, mengatakan, "ke 4 tersangka tersebut ditemukan barang bukti berupa 1 Paket besar narkotika jenis Sabu Sabu, 4 paket Sedang Narkotika jenis Sabu-sabu, 23 Paket kecil Narkotika jenis sabu, 1 unit timbangan digital warna hitam, 2 buah korek api gas, 1 buah skop warna merah muda dan uang senilai Rp 1.565.000, 1 unit hp merk Vivo y 15 warna biru, 1 unit hp merk oppo a92 warna biru ungu serta 1 lembar kantong plastik warna hitam," jelasnya dalam keterangan tertulis Jumat (13/11/20)

“Ke empat tersangka ini sudah kita amankan ke Mapolres Rejang Lebong untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Kapolres

"Pengungkapan ke 4 tersangka tersebut berawal dari adanya informasi masyarakat bahwa akan terjadi transaksi narkoba di wilayah Jalan Lintas Curup- Lubuk Linggau. Mendapat informasi ini, tim Sat Narkoba Polres Rejang lebong langsung melakukan penyelidikan. Setelah memastikan bahwa ciri ciri pelaku sesuai dengan informasi yang didapatkan, Tim Sat Narkoba pun melakukan penangkapan terhadap ke 4 tersangka " tambah Kapolres

“Pada saat petugas melakukan pengeledahan, petugas pun mendapati barang bukti dari tangan tersangka dan tersangka juga mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya,” kata Kapolres.

Kapolres juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan upaya penidakan terhadap penyalahgunaan Narkotika diwilayah Hukum Polres Rejang Lebong.

“Kami berharap masyrakat terlibat dalam melakukan pemberantasan peredaran narkoba di Wilayah Hukum Polres Rejang Lebong. Sekecil apa pun informasi dari masyarakat terkait peredaran narkoba ini sangat kami harapkan karena penyalahgunaan narkotika ini akan berdampak besar bagi masyarakat,” pungkas Kapolres.

Tersangka bersama saksi, katanya, saat ini masih dalam pemeriksaan penyidik guna mengetahui asal barang serta mengungkap jaringan peredaran narkoba di wilayah itu. (LEP)

Pelajar Urutan Dua Tertinggi Pengguna Narkoba Di Cirebon

BY GentaraNews IN


Cirebon dianggap lokasi strategis bagi kurir narkoba untuk sakadar melepas lelah. Sebelum lanjut antar barang haram ke lokasi tujuan.

Mayoritas akan dikirim ke luar Jawa Barat. Sasaran utamanya menuju pariwisata terbesar di Indonesia. Yakni Bali. 

“Di Cirebon hanya singgah sebentar untuk istirahat,” ujar Kepala BNN Kota Cirebon Yaya Satyanagara kemarin. 

Sementara di wilayah Cirebon penggunaan narkotika jenis sabu masih sulit dicari. Selain diakui pola penyebaran yang belum bisa diendus secara menyeluruh dan masif. Yang pasti, kasus di Cirebon tak jauh dari obat-obatan murah. Pola penyebaran sistem tempel. Ketemu di satu tempat yang telah disepakati. Pastinya sepi.


“Orang Cirebon maboknya murah. Belinya miras oplosan, lem aibon, obat-obatan,” katanya.

Pelajar menempati urutan dua tertinggi sebagai pengguna narkoba yang paling banyak direhabilitasi di Kota Cirebon. Posisi pertama ditempati oleh pekerja. Disusul mahasiswa dan pengangguran.

Statistik itu merujuk pada data BNN Kota Cirebon sepanjang tahun 2019 dan akhir Oktober 2020 kemarin. Dengan jumlah total penyalahgunaan yang direhabilitasi sepanjang dua tahun kurang itu, mencapai 75 orang. 39 di antaranya tahun 2019.

Sementara jenis narkoba yang digunakan bermacam-macam. Mulai dari sabu, ganja, putau dan paling banyak obat-obatan. Rentang usia variatif. Mayoritas 21 hingga 30 tahun. Urutan dua tertinggi adalah usia 11 hingga 20 tahun.

Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota (Ciko) Iptu Muhammad Ilham mengatakan, penyebaran narkoba di wilayah hukumnya terpola khusus. Di setiap wilayah memiliki potensi penyebaran. Paling umum diungkap adalah sabu-sabu dan obat-obatan yang masuk daftar G.

BNN Amankan 141 Kg Ganja 5 Orang DItagkap

BY GentaraNews IN


Badan Narkotika Nasional RI menangkap lima orang terkait kasus narkoba di Medan, Sumatera Utara. Sebanyak 141 kilogram ganja kering yang disita dalam penangkapan ini. 

"Tersangka lima orang. Barang bukti narkotika ganja kering berat 141 kg," ujar Deputi Bidang Pemberantasan BNN Arman Depari kepada wartawan, Jumat (13/11/2020). 

“Ada dua lokasi barang bukti ganja ditemukan di Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Selamat, Medan Tuntungan, Medan. Lokasi kedua yakni di Gudang Kapur, Kelurahan Asam Kumbang, Medang Selayang. Kelima tersangka itu adalah Amril, Zulfikar, Suwarti, Surya Agustami, dan Salamudin.” Ungkap Arman Depari

“Penangkapan berawal dari informasi soal pengiriman ganja dari Aceh ke Medan. Tim BNN kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap Amril, saat mengendarai sepeda motor, karean dicurigai membawa ganja.” Jelas Arman Depari 


"Setelah digeledah, ditemukan ganja 5 kg. Atas keterangan Amril, tim mengembangkan kasus tersebut," Tambah Arman Depari 

Tim BNN kemudian bergerak ke lokasi lain. Setelah melakukan pemeriksaan, tim BNN menemukan 136 kg ganja yang ditanam dalam tanah. 

"Barang Bukti narkotika ganja kering total berat 141 kilogram, sepeda motor, dan handphone," ungkapnya.

"Selanjutnya tim melakukan penangkapan terhadap empat tersangka yang lainnya, saat ini tim masih mengembangkan jaringannya," tutur Arman. (LEP)






SS Ditangkap Terkait Penyalahgunaan Narkoba

BY GentaraNews IN



Polres Metro Jakarta Barat menangkap selebgram berinisial SS (24) diduga terkait kasus penyalahgunaan narkoba. SS (24 Tahun) yang di duga bernama Syaima Salsabila seorang Selebgram dan youtuber yang ditangkap di salah satu apartemen mewah di kawasan Tanjung Duren, Jakarta Barat. Rabu  (9/11/2020).

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Audie S Latuheru, membenarkan terkait penangkapan tersebut.

"Ya benar anggota kami telah melakukan penangkapan terhadap seorang wanita yang diketahui yang bersangkutan merupakan seorang selebgram," kata Kombes Audie S Latuheru, Jumat (13/11/2020).

Sementara itu, Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Ronaldo Maradona menjelaskan, penangkapan tersebut bermula ketika petugas mendapat informasi terkait adanya penyalahgunaan narkoba.

"Saat dilakukan penggeledahan di unit apartemen tersebut ditemukan narkoba jenis daun ganja," tutur Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat. 

Kendati begitu, kata Ronaldo, pihaknya belum bisa merinci berapa banyak barang bukti yang diamankan dalam kasus tersebut. Adapun hingga saat ini polisi masih melakukan penyidikan. (LEP)




Kamis, 12 November 2020

Kementerian Keuangan Sebar Lulusan STAN di Kementerian/ Lembaga dan Pemda, Wujudkan Good Government

BY GentaraNews IN


Kerja kolaborasi terus dilakukan pemerintah guna menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik. Kolaborasi tersebut salah satunya dilakukan dalam kerja sama penempatan lulusan Politeknik Keuangan Negara atau yang dikenal dengan STAN.

Sebanyak 54 Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah secara serentak melakukan penandatanganan nota kesepahaman secara virtual dengan Kementerian Keuangan selaku pengampu para lulusan STAN tersebut. BNN yang juga mengambil bagian dalam kerja sama turut melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan diwakili oleh Sekretaris Utama BNN, Drs. Dunan Ismail Isja, M.M. di ruang kerjanya, di kantor pusat BNN, Cawang, Jakarta Timur. Kamis (12/11/20)

Adapun beberapa poin kesepakatan yang tertuang dalam ruang lingkup nota kesepahaman meliputi pelaksanaan pemenuhan kebutuhan, penempatan, dan pengangkatan CPNS dari lulusan Politeknik Keuangan Negara, pemantauan program penempatan dan pembinaan pegawai, serta pemenuhan aspek kepastian hukum ikatan dinas.

“Saya kira ini sangat membantu untuk BNN, Kementerian/Lembaga lain dan Pemerintah Daerah, karena secara spesifikasi kompetensi para lulusan tersebut memang sudah diarahkan oleh Kementerian Keuangan, sehingga sangat membantu dalam rangka mewujudkan good government,” tutur Dunan saat diwawancarai usai prosesi penandatanganan.

Menurut Sestama BNN tersebut, kerja sama penempatan lulusan STAN di BNN bukanlah kali pertama, melainkan sudah tiga kali. Sementara itu, untuk tahun ini BNN mengajukan permohonan sebanyak 24 orang untuk tenaga-tenaga yang membidangi keuangan dan barang milik negara. Namun demikian, Dunan menyampaikan terkait berapa jumlah pasti akan diberikan masih menunggu keputusan dari Kementerian Keuangan. (LEP)






 

Sumber : Biro Humas dan Protokol BNN RI

Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga