Baca Juga

Minggu, 03 Mei 2026

Pasee Raya Gelar HBH, Momentum Memperkuat Ukhuwah Antara Warga Pasee Raya di Perantauan

BY GentaraNews

 


Paguyuban warga Aceh Utara yang berbasis di Jabodetabek, Pase serantau Aceh Utara (PSAU) atau yang lebih dikenal dengan Pase Raya, menggelar acara Halal Bihalal dengan tema Sucikan “Hati, Eratkan Silaturahmi, Kuatkan Sinergi Menuju Kinerja yang Dicintai Ilahi", yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di kawasan Cibubur Lake View depok pada Minggu, 3 Mei 2026.

Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan masyarakat Aceh yang berdomisili di Jabodetabek, dan dari Aceh hadir Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., MM., yang akrab disapa Ayah Wa. Dari tokoh masyarakat Irjen Pol (Purn) DR. H. Saiful Maltha, S.I.K., S.H., M.Si, H Sudirman, S. Sos (DPD RI) atau yang akrab dipanggil Haji Uma, Teuku Zulfadli  atau yang akrab dipanggil Waled Landeng (Komisi 6 DPR Aceh) Akademisi Dr .Alfian Wakil Rektor Unimal Aceh. hadir juga Dr. Ir. Surya Darma, MBA, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Jakarta dan Prof, Drs. Erman Anom, MM, Ph.D. Guru Besar di Universitas Esa Unggul hingga generasi muda. Suasana kebersamaan terasa kental sejak awal hingga akhir kegiatan, yang bertujuan mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H.


Dalam sambutannya, Ketua Panitia, Letda Inf. Adri Idris, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya acara ini dengan lancar. Ia juga mengapresiasi partisipasi seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut dan berharap Warga Aceh khususnya pasee raya tetap kompak dan solid di ibukota ini.

“Halal bihalal ini bukan hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat ukhuwah dan kebersamaan di antara warga Pasee Raya di perantauan,” ujarnya.



Sementara itu, Ketua Umum Pase Serantau Aceh Utara, Dr.  Khaidir Abdurrahman, S.IP., M.AP yang juga Direktur Hubungan Kelembagaan PT ASABRI (Persero), dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga identitas dan nilai-nilai budaya Aceh di tengah kehidupan metropolitan.

“Kita berharap Pasee Raya dapat terus menjadi wadah pemersatu, tempat saling mendukung, serta berkontribusi positif bagi masyarakat luas, baik di Jakarta maupun untuk daerah asal kita di Aceh,” ungkapnya.



Hadir juga 2 orang perwakillan dari Jepang yang akan membantu mendirikan  pabrik pengolahan sampah menjadi energi listrik menghibahkan 1 unit mesin  air tawar, atau desalinasi, adalah alat untuk mengubah air laut/payau menjadi air bersih siap konsumsi menggunakan teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau evaporasi (fresh water generator) dan program magang ke Jepang bagi generasi muda Aceh.

 


Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., MM., dalam sambutannya mengajak seluruh warga pase raya, khususnya warga Aceh Utara di perantauan untuk menggalang dana membantu kampung halaman yang tertimpa musibah.

 


Sementara  H Sudirman, S. Sos dalam tausiahnya menyampaikan bahwa, “manusia sudah di ciptakan Allah dalam bentuk yang seindah indahnya, tetapi ada manusia yang masih butuh pengakuan kesempurnaan melaui operasi plastik” ucap Haji Uma.

 


Acara ini juga diisi doa bersama, yang di pimpin oleh Teuku Zulfadli disambung dengan selawat Nabi yang diikuti seluruh peserta yang hadir.

Acara diakhiri denngan makan bersama yang semakin menambah keakraban antar peserta. Kegiatan ditutup Foto Bersama. (LEP)













Kamis, 12 Maret 2026

BPKH Akan Bantu Seusama Bangun Balai Pengajian di Aceh Utara

BY GentaraNews IN

 


Akhir November 2025, Banjir melanda Kabupaten Aceh Utara dan merusak 211 pesantren dan sejumlah balai pengajian, dengan 10 pesantren rusak berat dan 195 sedang. Kerusakan menyebabkan aktivitas belajar terhenti, fasilitas seperti Al-qur'an, kitab dan mebel hancur, serta membutuhkan bantuan segera untuk pemulihan, termasuk perbaikan fisik dan pembersihan dari lumpur.

Balai pengajian di Aceh berfungsi sebagai lembaga pendidikan Islam tradisional ("Dayah") dan pusat kajian ilmu agama yang menanamkan norma syariat dan sosial kemasyarakatan, pengajaran Al-Qur'an dan kitab kuning, serta pembentukan akhlak dan karakter masyarakat. Dayah berperan sebagai benteng pertahanan akidah, sarana dakwah, dan pusat penyebaran informasi keagamaan serta ketahanan pangan dan ekonomi.



Seuramo Syedara Lhokseumawe (Seusama) dalam program Seusama Peduli telah melakukan penyaluran bantuan dan sekaligus survey dan pendataan dampak banjir di Aceh khususnya di Kabupaten Aceh Utara. Sebagai tindak lanjutnya Seusama Peduli akan membangun 15 unit Balai Pengajian di Aceh Utara. Adapun syarat utama balai pengajian yang akan
dibangun adalah tanah harus sudah bersertifikat waqaf yang ditunjang dengan perijinan lengkap dari instansi terkait.

Seusama Peduli Tahap 2 Fokus untuk Pembanguan Dayah karena Dayah merupakan benteng pertahanan terakhir bagi generasi muda dalam menghadapi efek samping perkembangan teknologi yang telah membuat dunia tanpa batas.

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) yang dibentuk berdasarkan UU No. 34 Tahun 2014 yang yang bertugas mengelola dana haji yang bersumber dari jemaah haji maupun sumber lain yang sah dan juga mengelola Dana Abadi Umat (DAU), menjadi target utama Seusama untuk beraudiensi dan menyampaikan proposal Rencana Pembangunan 15 Balai Pengajian di Aceh Utara.

Ketum Seusama Zulkifli Ibrahim, SE., Ak., CA., CPA didampingi Sekum Seusama Dra. Sri Novakandi, M.Si melakukan audiensi ke BPKH dengan menyerahkan 3 buah proposal pembangunan balai pengajian yang diterima oleh salah seorang Anggota BPKH yaitu Bapak Amri Yusuf, SE., Ak., CA., MM.., WMI., CACP (Rabu, 11 Maret 2026)

Amri Yusuf menyambut baik kedatangan Zulkifli Ibrahim dan Sri Novakandi dan akan akan berupaya memproses proposal tersebut karena di BPKH ada program kemaslahatan umat dengan menyediakan berbagai bantuan sarana dan prasarana, termasuk untuk tempat ibadah, pendidikan, dan dakwah seperti balai pengajian, masjid, atau pondok pesantren. (LEP)












Rabu, 11 Maret 2026

Seusama Launching Program Pembangunan 15 Balai Pengajian Pada Acara Bukber

BY GentaraNews IN

 


Jakarta – Buka Puasa Bersama (bukber) adalah mempererat tali silaturahmi, memperkuat hubungan sosial dan persaudaraan, dan berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan. Seuramo Syedara Lhokseumawe (SEUSAMA) melaksanakan kegiatan buka Puasa Bersama dan Launching Program Pembangunan 15 Balai Pengajian yang dihadiri anggota Seusama berlangsung akrab dan penuh canda dalam tema “Puasa Ramadhan Melatih Kesalehan  Individu dan Kesalehan Sosial”, Acara ini dihadiri sekitar 150 orang berlangsung di Mie Aceh Samudra, Manggarai. Jakarta. Selasa (10 Maret 2026)

Acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qu’an oleh Ustadz Fauzan dilanjutkan dengan Selawatan yang diikuti seluruh peserta.

Dalam Sambutanya Ketua Umum Seusama  mengucapkan selamat dating kepada seluruh peserta yang hadir dan terutama kepada tokoh masyarakat Aceh yang juga Dewan Pembina Seusama, Dr. Ir. Surya Darma, MBA beserta ibu, Teuku Fachruddin dan Ketua Dewan Pembina Seusama Marsekal Muda TNI (Purn.) Fachri Adamy, S.E.


“Kegiatan Seusama Peduli Banjir Dan Tanah Longsor di Aceh yang didukung penuh oleh seluruh anggota dan donatur berkat dukungan moril penuh dari Ketua Dewan Pembina Seusama Bapak Marsekal Muda TNI (Purn.) Fachri Adamy, S.E.sehingga terkumpul lebih dari hasil donasi sebesar Rp. 500 juta dan kalau kita total dengan nilai barang barang maka totalnya kurang lebih Rp, 1,5 Milyar,” ujar Ketum Seusama

“Distribusi bantuan dana yang terkumpul kami salurkan untuk Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Pidi Jaya, Kabupaten Bireun, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tamiang, memang bantuan yang kami salurkan jauh daripada yang masyarakat terdampak butuhkan,” tegas Zulkifli Ibrahim.

Selanjutnya Tim Relawan Seusama Peduli Banjir dan Tanah Longsor di Aceh mendata seberapa banyak balai pengajian yang hancur, data yang terkumpul ada 15 balai pengajian yang akan kami bangun di Aceh Utara.


“Kedatangan saya dan beberapa teman ke Aceh pada tanggal 16 Januari, menyumbangkan dana untuk Meugang kepada warga terdampak di Lhokseumawe dan Aceh Utara,” jelas Ketua Dewan Pembina dalam sambutannya.

“Saya dapat informasi untuk kabupaten Aceh Utara ada yang tidak mendapatkan bantuan dari Pemda, kelak kalau Seusama membangun 15 balai pengajian di Aceh Utara agar di survey Kembali agar tidak tumpeng tindih,” pinta Fachri Adamy

“Saya mengingatkan kepada Ketum Seusama dan Pengurus dana yang telah terhimpun berserta barang yang diterima, dapat dibuat laporan tertulis dan di share kepada keluarga besar Seusama dan kepada donatur, agar kita memperoleh kepercayaan” harap Fachri Adamy

“Kedepan bila ada kegiatan harus direncanakan secara matang, bila ada program sosial dan keagamaan segera laksanakan, bila timbul dana semua anggota Seusama ringan tangan membantu. Bila ada program kerja yang belum dilaksanana dibuatkan laporan, apa kendalanya dalam bentuk tulisan bersama kegiatan yang sudah dilaksanakan,” harap Fachri Adamy lagi

“Puasa melatih kita untuk sabar, demikian halnya dalam menanggapi media sosial kita harus bijak dalam berbagi informasi dan mengomentari dalam group WA, selanjunya saya akan memberi apresiasi kepada 3 orang yang khatam Al Qur’an dalam bulan Ramadhan ini,” pungkas Fachri Adamy


Hadir dan memberi sambutan Dr. Ir. Surya Darma, MBA yang juga mantan Ketum Taman Iskandar Muda, mengajak yang hadir untuk ucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT berkat karunia dan Inayah NYA kita dapat berkumpul disini dalam rangka buka puasa keluarga besar Bersama. Selawat dan salam kita sampaikan kepad junjungan kita Nabi Muhammad SAW.

“Saya apresiasi kepada Seusama yang sangat aktif membantu korban banjir Aceh, terima kasih kepada pak Fachri atas dorongannya dan pak Zulkifli dan tim relawan yang berjibaku pergi naik kapal perang KRI Semarang milik TNI dan pulang naik pesawat Hercules,” ucap Surya Darma

Selanjutnya Surya Darma sangat apresiasi kepada Seusama yang terjun ke Aceh selama 40 hari, membau laporan lengkap kondisi Aceh dalam bentuk tulisan menjadi sebuah buku setebal 350 halaman judulnya pun Manefesto Ekosida Di Serambi Mekah (pemusnahan lingkungan dan ekosistem secara masif, ilegal, atau sembrono, yang menyebabkan kerusakan parah, luas, atau jangka panjang, serta mengancam kehidupan manusia. Red) dan laporan ini sudah diberian kepada panitia Simposium yang dilaksanakan oleh Diaspora Global Aceh di Gedung Nusantara IV DPR RI. Sementara yang lain menyebutkan banjir dan Longsor Seusama menyebutkan Ekosida. 

“Saya sebagai sekretaris Diaspora Global Aceh akan memberikan rekomendasi kepada Gubernur dan Presiden tulisan Manefesto Ekosida Di Serambi Mekah dari Seusama,” pungkas Surya Darma

Srinova Kandi tampil sebagai relawan Banjir Aceh yang menamakan diri SEUSAMA PEDULI berceria selama jadi relawan di Aceh sekaligus mempersentasikan rencana pembangunan 15 unit balai pengajian dengan dana Rp. 350 juta per unit

Acara dilanjutkan Dengan pemukulan Rapa’I pertanda di mulai peluncuran donasi pembangunan 15 unit balai pengajian di Aceh Utara.

Acara ini juga diisi tausiah Ramadhan yang disampaika oleh Ustadz Mehlul, yang menyampaikan ada banyak karunia dan Rahmat Allah berikan dalam Ramadhan, semoga 10 hari yang terakhir ini kita mampu memaksimalkan ibadah, karena 10 hari terakhir ada banyak sekali maghfirah.

Acara di tutup dengan buka puasa bersama dengan menu masakan khas Aceh dilanjutkan dengan Shalat Maghrib berjamaah kemudian makan malam  lalu dilanjutkan dengan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah. (LEP)

Jumat, 06 Maret 2026

FPK Jakarta Timur Berbagi Takjil. Disambut Antusias Warga

BY GentaraNews



Jakarta - Ramadhan Penuh Berkah. Ditengan Hujan deras yang mengguyur Jakarta Timur tidak menyurutkan semangat para anggota Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Jakarta Timur, untuk berbagi takjil dalam program Ramadhan Berkah 1447 Hijriah, berkolaborasi dengan Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Wilayah Jakarta Timur-Utara, di wilayah Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (6/3/2026).

Warga yang melintas tampak begitu antusias menerima takjil. Khusus bagi para driver ojek online, selain takjil juga diberikan uang.


“Iya senang dapat takjil. Terima kasih untuk perhatian dari FPK Jaktim dan pihak gereja kepada kami para ojol,” kata Anto, salah satu driver.



Sekitar 600-an paket takjil dibagikan. “Alhamdulillah, pembagian takjil bisa berjalan lancar meski dalam cuaca hujan. Rekan-rekan di FPK JT secara sukarela berbagi kepada masyarakat,” kata Enie Sulistyaningsih Ketua Panitia Berkah Ramadhan 1447 Berbagi Takjil sekaligus Koordinator Bidang Seni dan Budaya FPK JT.

Menurutnya, bulan suci Ramadhan merupakan saat yang tepat untuk menyisihkan rezeki yang kita berikan kepada masyarakat. FPK JT sudah rutin mengadakan kegiatan ini dan responnya selalu positif.

Dari FPK JT, tampak hadir Lutfhi Marzuki (Ketua), Enie Sulistyaningsih, Khaidir Rahman, Alexander Taopan, Pdt. Thelnie Daniel Onibala, LE Putra, Rio Nainggolan, dan Bima (staf Sekretariat FPK JT).

Sementara itu, ikut dalam rombongan hamba Tuhan dari GPdI antara lain, Pdt Lukas J.H. Repi (Ketua), Pdt. D. Frangky Tanuma (Sekretaris Komisi Penginjilan), Pdt. Sami Women Tambingon (Bendahara Komisi Pelayanan Anak), dan Pdt. Melinda V. Pandean (Ketua Pelayanan Wanita).

“Kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk komitmen dari FPK JT di bulan Ramadhan. Melalui kegiatan ini kita bisa menyapa masyarakat sebagai bagian dari pengabdian kita,” jelas Lutfhi Marzuki.

Di sisi lain, Kasuban Kesbangpol Jaktim, Eliezer Hutapea mengapresiasi kegiatan berbagi takjil FPK JT ini. Menurutnya, ini merupakan momen yang tepat untuk kita berbagi sebagai bentuk kepedulian sosial. “Langkah FPK JT sangat bagus dan patut diapresiasi,” imbuhnya

Pdt Lukas J.H. Repi (Ketua GPdI Wilayah Jakarta Timur-Utara) mengaku bangga dan senang bisa berkolaborasi dengan FPK JT.

 







Minggu, 01 Maret 2026

CITILINK DAN BNN MoU PERSEMPIT RUANG GERAK PEREDARAN NARKOTIKA

BY GentaraNews IN ,

Badan Narkotika Nasional RI melakukan Nota Keaepahaman (MoU) dengan Citilink, upaya ini untuk  mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika melalui jalur transportasi udara kian diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui kolaborasi strategis bersama PT Citilink Indonesia. Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto dan Direktur Utama Citilink Darsito Hendrosaputro, pada Senin (2/3).


Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Pusat Citilink Indonesia, Tangerang, Banten, dan disaksikan jajaran pejabat BNN serta manajemen Citilink tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya untuk mengantisipasi modus penyelundupan narkotika melalui mobilitas penumpang dan distribusi barang pada penerbangan domestik maupun internasional.

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan komitmen moral dan strategis menjaga ruang udara Indonesia dari ancaman narkotika. Sinergi diwujudkan melalui penguatan keselamatan penerbangan dengan memastikan seluruh awak bebas narkoba, peningkatan mitigasi penyelundupan melalui pengawasan dan deteksi dini, pemanfaatan sarana penerbangan sebagai media edukasi, serta pengokohan koordinasi internal agar seluruh elemen bergerak selaras.

“Melalui langkah strategis ini, Kita memastikan setiap elemen bangsa turut berkontribusi aktif dalam mengakselerasi pemberantasan narkotika sekaligus memperkuat struktur birokrasi yang tangguh terhadap extraordinary crime,” ungkap Kepala BNN RI.

Direktur Utama Citilink menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi udara yang aman, terpercaya, dan berintegritas. Dengan ditandatanganinya MoU tersebut, kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, serta langkah preventif dan represif secara berkelanjutan guna menciptakan ekosistem penerbangan yang bersih dari narkotika serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat dari ancaman kejahatan transnasional.





Jumat, 13 Februari 2026

Kebangpol DKI Jakarta Gelar Acara Aksi Bela Negara

BY GentaraNews

 


Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) akan menggelar Kegiatan Aksi Bela Negara dalam rangka menyongsong 5 abad Jakarta sebagai kota global yang berbudaya. Kegiatan ini  dilaksanakan tanggal 12 Februari 2026, di Graha Ali Sadikin, Balaikota DKI Jakarta.

Diundang dalam acara ini Kepala Badan Penghubung seluruh Indonesia di Jakarta, Ketua dan Anggota Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) se DKI Jakarta, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta, Ketua Forum Koordiasi Pencegahan Tererisme (FKPT) DKI Jakarta, Pimpinan Dianesia Foundation, Pimpinan Malahayati Nusantara Raya, Pimpinan Aspirasi Indonesia. Jumlah peserta yang hadir diperkirakan 100 orang.

Acara ini diisi dengan Talk Show Wawasan Kebangsaan ini dengan tema Aksi Bela Negara Dalam Rangka Silaturahmi Dan Menjaga Toleransi Kebangsaan dengan narasumber dari Kesbangpol DKI Jakarta Herlina Suswita, SH, MH, Ketua FPK DKI Jakarta Samsul Zakaria, Ketua FKDM DKI Jakarta, Ketua Assosiasi Wartawan Profesional Indonesia DKI Jakarta Abdul Haris

Kegiatan Aksi Bela Negara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bela negara di masyarakat, membangun semangat nasionalisme yang berlandaskan budaya, dan mewujudkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyongsong 5 abad Jakarta. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah edukasi, refleksi, dan aksi kolektif untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, dan komitmen bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang maju, berdaya saing, dan berbudaya.

Kegiatan ini juga diisi dengan pameran, dan bazar, serta peran serta dari berbagai dinas dan lembaga terkait.

Dengan adanya kegiatan Aksi Bela Negara ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bela negara di masyarakat dan mewujudkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyongsong 5 abad Jakarta sebagai kota global yang berbudaya. (LEP)



 

Rabu, 04 Februari 2026

Kemenkum Resmikam POSBAKUM Dan Deklarasi Desa Bersinar

BY GentaraNews IN ,


Dukungan penuh Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, terhadap peresmian Pos Bantuan Hukum (Posbankum) yang diinisiasi oleh Kementerian Hukum (Kemenkum) di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Rabu (4/2/2026).


Suyudi Ario Seto, dalam kesempatan ini, mendeklarasikan Desa Bersinar (Bersih Narkoba) sebagai strategi awal penguatan pencegahan dan pemberantasan narkoba, dengan menempatkan desa sebagai fondasi utama ketahanan masyarakat.



Acara ini dihadiri Wakil Ketua MPR, Abcandra Muhammad Akbar; Menteri Hukum, Supratman Andi Agtas; Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto; Kepala Badan Pembinaan Hukum Nasional, Min Usihen; Sekjen Kementerian Hukum, Nico Afinta; Gubernur Sulteng, Anwar Hafid; dan Wakil Gubernur, Reny A. Lamadjido.

Peresmian Posbankum ini sebagai bentuk komitmen negara dalam memperkuat perlindungan hukum dan upaya pencegahan narkoba berbasis masyarakat.


Kepala BNN RI menegaskan pentingnya sinergi antara penegakan hukum dan pencegahan masyarakat dalam menghadapi ancaman narkoba yang semakin kompleks. Pos Bantuan Hukum diharapkan menjadi sarana akses keadilan bagi masyarakat, khususnya dalam memberikan pendampingan dan edukasi hukum terkait permasalahan narkotika.


"Ini sebuah momentum membanggakan, yaitu peresmian Pos Bantuan Hukum Desa/Kelurahan serentak dan Deklarasi Desa Bersinar. Sebuah wujud nyata sinergitas negara dalam membangun keadilan dan ketahanan masyarakat dari unit terkecil, desa," kata Kepala BNN RI dalam sambutannya.


Jenderal Bintang Tiga itu juga mengharapkan kehadiran Posbankum bisa menjadi pelindung para korban penyalahguna narkoba agar mendapatkan layanan rehabilitasi dan perlakuan hukum yang adil.


"Hadirnya Posbankum hingga ke tingkat desa ini adalah sebuah terobosan revolusioner yang Kami nantikan di BNN. Karena Posbankum menjadi oasis keadilan bagi korban penyalahguna narkoba," tambahnya.


Deklarasi Desa Bersinar di Sulawesi Tengah ini menjadi bagian dari strategi nasional BNN dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, melalui penguatan peran pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen warga desa.



Pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan yang hadir menyatakan dukungan penuh terhadap program Desa Bersinar dan pengoperasian Pos Bantuan Hukum sebagai langkah konkret menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari narkoba.


Suyudi Ario Seto, dalam kesempatan ini, berharap tercipta model kolaborasi yang dapat direplikasi di wilayah lain, sehingga upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dapat berjalan lebih efektif dan menyentuh langsung masyarakat. (LEP.


Sabtu, 31 Januari 2026

Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si. Raih Gelar Doctor Honoris Causa) Bidang Ilmu Hukum.

BY GentaraNews IN




Sidang terbuka Senat Universitas Tarumanagara yang digelar di Auditorium Universitas Tarumanagara, Jakarta Barat, secara resmi mengukuhkan Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., dalam gelar Doktor Kehormatan (Doctor Honoris Causa) Bidang Ilmu Hukum. Sabtu (31/1/2026)

Penghargaan akademik tertinggi ini diberikan atas kontribusi, pemikiran, dan pengabdian yang konsisten dalam pengembangan dan penegakan hukum, khususnya melalui penguatan kebijakan nasional serta praktik hukum yang berkeadilan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).


Dalam penjelasannya, Rektor Universitas Tarumanagara, Prof. Dr. Amad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M., dalam pembacaan pertanggungjawaban akademik menyampaikan bahwa kompetensi Promovendus, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, telah melalui proses kajian, seleksi, dan penilaian akademik yang ketat sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia menegaskan bahwa penganugerahan gelar tersebut didasarkan pada jasa dan kontribusi Promovendus yang signifikan dalam pengembangan ilmu hukum pidana khusus, dampak nyata terhadap perlindungan masyarakat, serta integritas akademik, moral, dan etika yang selaras dengan nilai-nilai luhur perguruan tinggi.

"Promovendus memiliki jasa-jasa yang luar biasa dalam bidang ilmu hukum pidana khusus yang meliputi tindak pidana narkotika, kejahatan siber, tindak pidana perdagangan orang, serta tindak pidana transnasional. Selain itu, peran Promovendus selama berkarier di Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Badan Narkotika Nasional telah memberikan dampak nyata terhadap perkembangan hukum pidana dan perlindungan masyarakat dari kejahatan," ujar Prof. Amad Sudiro.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto selaku Promovendus menyampaikan orasi ilmiah berjudul “Narkoba, Keamanan, dan Masa Depan Indonesia dalam Perspektif Ilmu Hukum” yang menegaskan keterkaitan erat antara permasalahan narkotika, keamanan nasional, dan masa depan bangsa. Mengawali orasinya, Ia merefleksikan sejumlah tragedi internasional dalam penegakan hukum narkoba di berbagai negara sebagai gambaran kuat hubungan yang tidak terpisahkan antara narkotika dan keamanan suatu negara.

"Begitu gamblangnya hubungan tersebut, sehingga secara sederhana bisa Kita katakan, perkembangan narkoba di suatu negara berbanding terbalik dengan tingkat keamanan di negara itu. Semakin pesat perkembangan narkoba, semakin tidak aman negara tersebut," imbuh Komjen Pol Dr. (H.C) Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si.

Berangkat dari pemahaman tersebut, Ia menegaskan bahwa penanganan permasalahan narkotika tidak dapat dilakukan secara parsial atau semata-mata represif, melainkan membutuhkan pendekatan yang komprehensif, terintegrasi, dan berkeadilan. Jenderal Bintang Tiga tersebut menekankan pentingnya keseimbangan antara penegakan hukum yang tegas terhadap jaringan peredaran gelap narkotika dengan pendekatan humanis melalui upaya pencegahan dan rehabilitasi bagi penyalah guna, sebagaimana terus diimplementasikan dalam kebijakan dan strategi nasional P4GN di bawah kepemimpinannya sebagai Kepala BNN RI.


Menutup orasi ilmiahnya, Kepala BNN RI mengajak seluruh elemen bangsa untuk merapatkan barisan dan mengambil peran sesuai kapasitas masing-masing dalam upaya bersama melawan narkotika, demi menyelamatkan generasi penerus, menjaga ketahanan nasional, serta mengamankan masa depan Indonesia. Seruan tersebut ditegaskan melalui semangat “War on Drugs for Humanity", perang melawan narkotika demi kemanusiaan. (LEP).





Senin, 26 Januari 2026

Kelompok Ahli BNN RI Di Kukuhkan

BY GentaraNews IN ,



Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, secara resmi memimpin pengukuhan Kelompok Ahli BNN Masa Bakti Tahun 2026–2027 yang digelar di Ruang Mohammad Hatta, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (26/1).


Pengukuhan ini merupakan langkah strategis BNN dalam memperkuat kapasitas intelektual dan kelembagaan guna menghadapi ancaman narkotika yang bersifat extraordinary crime serta terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan dinamika global.



Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa pengukuhan Kelompok Ahli bukan sekadar seremonial pergantian personel, melainkan bentuk konsolidasi intelektual dan strategis BNN dalam merumuskan kebijakan yang berbasis sains, data, dan bukti (evidence-based policy).


“Dalam menghadapi dinamika ancaman narkotika yang semakin kompleks dan bergerak cepat, BNN membutuhkan rekomendasi kebijakan yang berbasis sains, data, dan bukti agar strategi P4GN dapat dijalankan secara efektif, efisien, dan akuntabel,” tegas Kepala BNN RI.


Kepala BNN RI juga mengapresiasi kontribusi Kelompok Ahli Masa Bakti 2024–2026 yang telah memberikan fondasi pemikiran penting bagi penguatan organisasi, sekaligus mengharapkan Kelompok Ahli Masa Bakti 2026–2027 dapat berperan sebagai strategic think tank dalam menjawab tantangan narkotika, termasuk fenomena New Psychoactive Substances (NPS) dan modus kejahatan berbasis teknologi digital.



Adapun Kelompok Ahli BNN Masa Bakti 2026–2027 terdiri atas para akademisi, praktisi, dan tokoh profesional lintas disiplin ilmu, yaitu:


1.⁠ ⁠Drs. Ahwil Luthan, S.H., M.B.A., M.M. (Hubungan Luar Negeri)

2.⁠ ⁠Prof. Dr. Agus Surono, S.H., M.H. (Hukum Pidana)

3.⁠ ⁠Dr. Devie Rahmawati, CICS (Humas dan Komunikasi Sosial)

4.⁠ ⁠Prof. Dr. H. Ahmad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M. (Hukum Perdata)

5.⁠ ⁠Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H. (Hukum Bisnis dan Ekonomi)

6.⁠ ⁠Dr. Haryono Kuswanto, S.E., S.H., M.M., M.H., CLA., C.Med. (Hukum Pidana)

7.⁠ ⁠Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi, S.H., S.E., M.M. (Transformasi Kelembagaan, Reformasi Birokrasi, dan Sumber Daya Manusia)

8.⁠ ⁠Adithya P. Winata (Pemberdayaan Generasi Muda)


9.⁠ ⁠Choirul Anam, S.E., S.H., M.E., Ak., Ph.D., CA., ChFA., CIISA., CHRA., CSBA., CLA. (Keuangan dan Ekonomi)

10.⁠ ⁠Enday Hidayat, S.H. (Sosial dan Pendidikan)

11.⁠ ⁠Prof. Drs. Adrianus Eliasta Meliala, M.Si., M.Sc., Ph.D. (Kriminologi)

12.⁠ ⁠Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha, S.P., M.P., PIA., CACP., CH., CHt. (Kelembagaan dan Tata Negara)

13.⁠ ⁠Prof. Apt. Dr. rer. nat. I Made Agus GelGel Wirasuta, M.Si. (Psikologi Forensik dan Biofarmasi)

14.⁠ ⁠Sukmo Harsono, S.E., M.M. (Perencanaan dan Lembaga)

Melalui pengukuhan ini, BNN menegaskan komitmen War on Drugs for Humanity, yakni pendekatan seimbang antara penindakan tegas terhadap sindikat narkoba dan pendekatan humanis kepada korban penyalahgunaan, dengan dukungan pemikiran dari berbagai bidang keahlian Kelompok Ahli demi perlindungan masa depan generasi bangsa.

Kamis, 15 Januari 2026

LP2M PTIQ Jakarta Salurkan Bantuan bagi Mahasiswa dan Korban Banjir di Sumatera

BY GentaraNews IN



Jakarta — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas PTIQ Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada mahasiswa yang terdampak banjir serta masyarakat korban bencana di Sumatera. Penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (15/1/2025) sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab institusi pendidikan terhadap dampak bencana alam.

Bantuan kepada mahasiswa diberikan dalam bentuk uang tunai serta fasilitasi penggratisan biaya uang semester bagi mahasiswa yang terdampak langsung banjir. Tercatat sebanyak 20 mahasiswa Universitas PTIQ Jakarta telah menerima bantuan tersebut.

Program bantuan ini merupakan bagian dari langkah cepat kampus dalam merespons kondisi darurat yang dialami mahasiswa, sekaligus memastikan keberlangsungan studi mereka tetap terjaga di tengah situasi bencana.

Selain membantu mahasiswa internal, Universitas PTIQ Jakarta juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Sumatera, khususnya di beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Utara. Bantuan tersebut disalurkan melalui Dewan Mahasiswa (DEMA) PTIQ Jakarta sebagai bentuk sinergi antara pimpinan universitas dan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat.

Adapun bantuan yang disalurkan berupa logistik kebutuhan pokok dan perlengkapan ibadah, di antaranya beras, roti, pembalut, Al-Qur’an, karpet, serta berbagai logistik pendukung lainnya yang dibutuhkan oleh warga terdampak banjir.

Rektor Universitas PTIQ Jakarta, Prof. Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian kampus terhadap sesama, khususnya di saat masyarakat sedang menghadapi musibah.

“Sebagai institusi pendidikan Islam, Universitas PTIQ Jakarta memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk hadir di tengah umat. Bantuan ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian kami kepada mahasiswa serta masyarakat yang terdampak banjir, khususnya saudara-saudara kita di Sumatera,” ujar Prof. Nasaruddin Umar.

Ia menambahkan bahwa kampus tidak hanya berperan dalam pengembangan akademik, tetapi juga harus aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.

“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan empati di kalangan civitas akademika,” tambahnya.

Universitas PTIQ Jakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam aksi-aksi kemanusiaan serta mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan sosial sebagai bagian dari nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Selasa, 13 Januari 2026

Walikota Silaturahmi dengan Lembaga Kemasyarakatan, Perkuat Stabilitas Sosial dan Kerukuan Masyarakat

BY GentaraNews IN ,



Jakarta – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur menggelar silaturahmi dengan Lembaga Kemasyarakatan serta Tim Terpadu Suku Badan Bangsa dan Politik Kota Administrasi Jakarta Timur, Kegiatan bertujuan memperkuat sinergitas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jakarta Timur, acara ini berlangsung di Gedung Serbaguna Blok C, Kantor Walikota Jakarta Timur, Selasa (13/1/2026).

Silaturahmi dibuka Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur, Kusmanto, yang didampingi Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Timur Bambang Pangestu. Kegiatan ini diikuti 80 peserta, terdiri dari unsur TNI, Polri, Kejaksaan, BIN, Forum Kerukunan Umat Beragama, Forum Pembauran Kebangsaan, FKDM, dan Paskibra Jakarta Timur. Hadir juga para kelapa suku dinas dan perwakilan 10 kecamatan di wilayah Jakarta Timur.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas unsur dalam menjaga stabilitas sosial, keamanan, dan kerukunan masyarakat.


Acara yang berlangsung di lingkungan Kantor Walikota Jakarta Timur tersebut dihadiri Wakil Walikota Jakarta Timur Kusmanto, S.Sos., M.Si., jajaran pejabat Pemkot JakTim, unsur TNI-Polri, Kejaksaan, BINDA, para camat, serta perwakilan lembaga kemasyarakatan seperti FKUB, FPK, FKDM, TPPO, TPPA, Tim Waspada Dini, dan Tim Terpadu Pengawasan Ormas.



Dalam sambutannya, Wakil Walikota Jakarta Timur, Kusmanto, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa Jakarta Timur memiliki tantangan kompleks karena luas wilayah dan keberagaman masyarakat. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam mencegah konflik sosial, tawuran, radikalisme, serta gangguan ketertiban umum.

“Jakarta Timur harus dijaga bersama. Keamanan dan kerukunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat,” ujar Kusmanto.

 "Ini momen yang sangat baik. Saya terima kasih kepada Kesbangpol Jakarta Timur yang telah mengumpulkan seluruh lembaga kemasyarakatan dan tim terpadu," kata Kusmanto.

"Mudah-mudahan dengan pertemuan ini kita saling mengingatkan pentingnya menjaga keamanan. Kita tahu di Jakarta Timur ini banyak sering terjadi konflik, khususnya tawuran, ini salah satu PR (pekerjaan rumah) yang sangat penting. Mudah-mudahan dengan pertemuan ini, kita bisa redakan semua. Kita beri kesadaran kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang tadi yang membawa hal yang tidak baik di wilayah Jakarta Timur," ujarnya.



Sementara itu, Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Jakarta Timur Eliazer Hutapea, S.E., M.M, menjelaskan bahwa keberadaan lembaga kemasyarakatan dan tim terpadu memiliki dasar hukum yang jelas, mulai dari UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah hingga regulasi terkait organisasi kemasyarakatan dan kewaspadaan dini.

Dalam sesi dialog, sejumlah perwakilan lembaga menyampaikan aspirasi dan usulan program, di antaranya pembentukan “Sekolah Kerukunan” untuk mencegah perundungan dan kekerasan di lingkungan pendidikan, penguatan sosialisasi pencegahan tawuran, serta optimalisasi peran FKDM dan FPK hingga tingkat kecamatan.

Pemkot Jakarta Timur menyambut baik berbagai masukan tersebut dan berkomitmen menindaklanjutinya melalui koordinasi lintas sektor, khususnya menjelang momentum rawan seperti bulan Ramadan.

Kegiatan silaturahmi ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk menjaga Jakarta Timur tetap aman, rukun, dan kondusif melalui dialog, musyawarah, serta kerja sama berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat. (LEP).

Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga