BY GentaraNews IN Nasional
BY GentaraNews IN Nasional
Jakarta – Buka Puasa Bersama (bukber) adalah mempererat tali silaturahmi, memperkuat hubungan sosial dan persaudaraan, dan berbagi kebahagiaan di bulan Ramadhan. Seuramo Syedara Lhokseumawe (SEUSAMA) melaksanakan kegiatan buka Puasa Bersama dan Launching Program Pembangunan 15 Balai Pengajian yang dihadiri anggota Seusama berlangsung akrab dan penuh canda dalam tema “Puasa Ramadhan Melatih Kesalehan Individu dan Kesalehan Sosial”, Acara ini dihadiri sekitar 150 orang berlangsung di Mie Aceh Samudra, Manggarai. Jakarta. Selasa (10 Maret 2026)
Acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al Qu’an oleh Ustadz Fauzan dilanjutkan dengan Selawatan yang diikuti seluruh peserta.
Dalam Sambutanya Ketua Umum Seusama mengucapkan selamat dating kepada seluruh peserta yang hadir dan terutama kepada tokoh masyarakat Aceh yang juga Dewan Pembina Seusama, Dr. Ir. Surya Darma, MBA beserta ibu, Teuku Fachruddin dan Ketua Dewan Pembina Seusama Marsekal Muda TNI (Purn.) Fachri Adamy, S.E.
“Distribusi bantuan dana yang terkumpul kami salurkan untuk Kota Lhokseumawe, Kabupaten Aceh Utara, Kabupaten Pidi Jaya, Kabupaten Bireun, Kabupaten Aceh Tengah, Kabupaten Bener Meriah dan Kabupaten Aceh Tamiang, memang bantuan yang kami salurkan jauh daripada yang masyarakat terdampak butuhkan,” tegas Zulkifli Ibrahim.
Selanjutnya
Tim Relawan Seusama Peduli Banjir dan Tanah Longsor di Aceh mendata seberapa
banyak balai pengajian yang hancur, data yang terkumpul ada 15 balai pengajian
yang akan kami bangun di Aceh Utara.
“Kedatangan saya dan beberapa teman ke Aceh pada tanggal 16 Januari, menyumbangkan dana untuk Meugang kepada warga terdampak di Lhokseumawe dan Aceh Utara,” jelas Ketua Dewan Pembina dalam sambutannya.
“Saya dapat informasi untuk kabupaten Aceh Utara ada yang tidak mendapatkan bantuan dari Pemda, kelak kalau Seusama membangun 15 balai pengajian di Aceh Utara agar di survey Kembali agar tidak tumpeng tindih,” pinta Fachri Adamy
“Saya mengingatkan kepada Ketum Seusama dan Pengurus dana yang telah terhimpun berserta barang yang diterima, dapat dibuat laporan tertulis dan di share kepada keluarga besar Seusama dan kepada donatur, agar kita memperoleh kepercayaan” harap Fachri Adamy
“Kedepan bila ada kegiatan harus direncanakan secara matang, bila ada program sosial dan keagamaan segera laksanakan, bila timbul dana semua anggota Seusama ringan tangan membantu. Bila ada program kerja yang belum dilaksanana dibuatkan laporan, apa kendalanya dalam bentuk tulisan bersama kegiatan yang sudah dilaksanakan,” harap Fachri Adamy lagi
“Puasa
melatih kita untuk sabar, demikian halnya dalam menanggapi media sosial kita
harus bijak dalam berbagi informasi dan mengomentari dalam group WA, selanjunya
saya akan memberi apresiasi kepada 3 orang yang khatam Al Qur’an dalam bulan Ramadhan
ini,” pungkas Fachri Adamy
Hadir dan memberi sambutan Dr. Ir. Surya Darma, MBA yang juga mantan Ketum Taman Iskandar Muda, mengajak yang hadir untuk ucapkan puji dan syukur kepada Allah SWT berkat karunia dan Inayah NYA kita dapat berkumpul disini dalam rangka buka puasa keluarga besar Bersama. Selawat dan salam kita sampaikan kepad junjungan kita Nabi Muhammad SAW.
“Saya apresiasi kepada Seusama yang sangat aktif membantu korban banjir Aceh, terima kasih kepada pak Fachri atas dorongannya dan pak Zulkifli dan tim relawan yang berjibaku pergi naik kapal perang KRI Semarang milik TNI dan pulang naik pesawat Hercules,” ucap Surya Darma
Selanjutnya Surya Darma sangat apresiasi kepada Seusama yang terjun ke Aceh selama 40 hari, membau laporan lengkap kondisi Aceh dalam bentuk tulisan menjadi sebuah buku setebal 350 halaman judulnya pun Manefesto Ekosida Di Serambi Mekah (pemusnahan lingkungan dan ekosistem secara masif, ilegal, atau sembrono, yang menyebabkan kerusakan parah, luas, atau jangka panjang, serta mengancam kehidupan manusia. Red) dan laporan ini sudah diberian kepada panitia Simposium yang dilaksanakan oleh Diaspora Global Aceh di Gedung Nusantara IV DPR RI. Sementara yang lain menyebutkan banjir dan Longsor Seusama menyebutkan Ekosida.
“Saya sebagai sekretaris Diaspora Global Aceh akan memberikan rekomendasi kepada Gubernur dan Presiden tulisan Manefesto Ekosida Di Serambi Mekah dari Seusama,” pungkas Surya Darma
Srinova Kandi tampil sebagai relawan Banjir Aceh yang menamakan diri SEUSAMA PEDULI berceria selama jadi relawan di Aceh sekaligus mempersentasikan rencana pembangunan 15 unit balai pengajian dengan dana Rp. 350 juta per unit
Acara dilanjutkan Dengan pemukulan Rapa’I pertanda di mulai peluncuran donasi pembangunan 15 unit balai pengajian di Aceh Utara.
Acara ini juga diisi tausiah Ramadhan yang
disampaika oleh Ustadz Mehlul, yang menyampaikan ada banyak karunia dan Rahmat
Allah berikan dalam Ramadhan, semoga 10 hari yang terakhir ini kita mampu memaksimalkan
ibadah, karena 10 hari terakhir ada banyak sekali maghfirah.
Acara di tutup dengan buka puasa bersama dengan menu masakan khas Aceh dilanjutkan dengan Shalat Maghrib berjamaah kemudian makan malam lalu dilanjutkan dengan Shalat Isya dan Tarawih berjamaah. (LEP)
BY GentaraNews
BY GentaraNews IN Berita, Berita Gema Nusantara
Badan Narkotika Nasional RI melakukan Nota Keaepahaman (MoU) dengan Citilink, upaya ini untuk mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkotika melalui jalur transportasi udara kian diperkuat oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) melalui kolaborasi strategis bersama PT Citilink Indonesia. Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto dan Direktur Utama Citilink Darsito Hendrosaputro, pada Senin (2/3).
Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Pusat Citilink Indonesia, Tangerang, Banten, dan disaksikan jajaran pejabat BNN serta manajemen Citilink tersebut menjadi tonggak penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor, khususnya untuk mengantisipasi modus penyelundupan narkotika melalui mobilitas penumpang dan distribusi barang pada penerbangan domestik maupun internasional.
Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar kerja sama administratif, melainkan komitmen moral dan strategis menjaga ruang udara Indonesia dari ancaman narkotika. Sinergi diwujudkan melalui penguatan keselamatan penerbangan dengan memastikan seluruh awak bebas narkoba, peningkatan mitigasi penyelundupan melalui pengawasan dan deteksi dini, pemanfaatan sarana penerbangan sebagai media edukasi, serta pengokohan koordinasi internal agar seluruh elemen bergerak selaras.
“Melalui langkah strategis ini, Kita memastikan setiap elemen bangsa turut berkontribusi aktif dalam mengakselerasi pemberantasan narkotika sekaligus memperkuat struktur birokrasi yang tangguh terhadap extraordinary crime,” ungkap Kepala BNN RI.
Direktur Utama Citilink menyampaikan bahwa kemitraan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan transportasi udara yang aman, terpercaya, dan berintegritas. Dengan ditandatanganinya MoU tersebut, kedua pihak sepakat memperkuat koordinasi, pertukaran informasi, serta langkah preventif dan represif secara berkelanjutan guna menciptakan ekosistem penerbangan yang bersih dari narkotika serta menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat dari ancaman kejahatan transnasional.
BY GentaraNews
Pemerintah Provinsi DKI
Jakarta melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) akan menggelar
Kegiatan Aksi Bela Negara dalam rangka menyongsong 5 abad Jakarta sebagai kota
global yang berbudaya. Kegiatan ini dilaksanakan tanggal 12 Februari 2026, di Graha
Ali Sadikin, Balaikota DKI Jakarta.
Diundang dalam acara ini Kepala Badan Penghubung seluruh Indonesia di Jakarta, Ketua dan Anggota Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) se DKI Jakarta, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) DKI Jakarta, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta, Ketua Forum Koordiasi Pencegahan Tererisme (FKPT) DKI Jakarta, Pimpinan Dianesia Foundation, Pimpinan Malahayati Nusantara Raya, Pimpinan Aspirasi Indonesia. Jumlah peserta yang hadir diperkirakan 100 orang.
Acara ini diisi dengan Talk Show Wawasan Kebangsaan ini dengan tema Aksi Bela Negara Dalam Rangka Silaturahmi Dan Menjaga Toleransi Kebangsaan dengan narasumber dari Kesbangpol DKI Jakarta Herlina Suswita, SH, MH, Ketua FPK DKI Jakarta Samsul Zakaria, Ketua FKDM DKI Jakarta, Ketua Assosiasi Wartawan Profesional Indonesia DKI Jakarta Abdul Haris
Kegiatan Aksi Bela Negara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bela negara di masyarakat, membangun semangat nasionalisme yang berlandaskan budaya, dan mewujudkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyongsong 5 abad Jakarta. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi wadah edukasi, refleksi, dan aksi kolektif untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, cinta tanah air, dan komitmen bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global yang maju, berdaya saing, dan berbudaya.
Kegiatan ini juga diisi
dengan pameran, dan bazar, serta peran serta dari berbagai dinas dan lembaga
terkait.
Dengan adanya kegiatan Aksi Bela Negara ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran bela negara di masyarakat dan mewujudkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menyongsong 5 abad Jakarta sebagai kota global yang berbudaya. (LEP)
BY GentaraNews IN Nasiona
BY GentaraNews IN Daerah
Jakarta — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Universitas PTIQ Jakarta menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada mahasiswa yang terdampak banjir serta masyarakat korban bencana di Sumatera. Penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (15/1/2025) sebagai bentuk kepedulian sosial dan tanggung jawab institusi pendidikan terhadap dampak bencana alam.
Bantuan kepada mahasiswa diberikan dalam bentuk uang tunai serta fasilitasi penggratisan biaya uang semester bagi mahasiswa yang terdampak langsung banjir. Tercatat sebanyak 20 mahasiswa Universitas PTIQ Jakarta telah menerima bantuan tersebut.
Program bantuan ini merupakan bagian dari langkah cepat kampus dalam merespons kondisi darurat yang dialami mahasiswa, sekaligus memastikan keberlangsungan studi mereka tetap terjaga di tengah situasi bencana.
Selain membantu mahasiswa internal, Universitas PTIQ Jakarta juga menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Sumatera, khususnya di beberapa kecamatan di Kabupaten Aceh Utara. Bantuan tersebut disalurkan melalui Dewan Mahasiswa (DEMA) PTIQ Jakarta sebagai bentuk sinergi antara pimpinan universitas dan mahasiswa dalam kegiatan pengabdian masyarakat.
Adapun bantuan yang disalurkan berupa logistik kebutuhan pokok dan perlengkapan ibadah, di antaranya beras, roti, pembalut, Al-Qur’an, karpet, serta berbagai logistik pendukung lainnya yang dibutuhkan oleh warga terdampak banjir.
Rektor Universitas PTIQ Jakarta, Prof. Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian kampus terhadap sesama, khususnya di saat masyarakat sedang menghadapi musibah.
“Sebagai institusi pendidikan Islam, Universitas PTIQ Jakarta memiliki tanggung jawab moral dan sosial untuk hadir di tengah umat. Bantuan ini adalah bentuk solidaritas dan kepedulian kami kepada mahasiswa serta masyarakat yang terdampak banjir, khususnya saudara-saudara kita di Sumatera,” ujar Prof. Nasaruddin Umar.
Ia menambahkan bahwa kampus tidak hanya berperan dalam pengembangan akademik, tetapi juga harus aktif dalam kegiatan kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban para korban serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan empati di kalangan civitas akademika,” tambahnya.
Universitas PTIQ Jakarta berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam aksi-aksi kemanusiaan serta mendorong keterlibatan aktif mahasiswa dalam kegiatan sosial sebagai bagian dari nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas unsur dalam menjaga stabilitas
sosial, keamanan, dan kerukunan masyarakat.
Acara yang berlangsung di lingkungan Kantor Walikota Jakarta Timur tersebut
dihadiri Wakil Walikota Jakarta Timur Kusmanto, S.Sos., M.Si., jajaran
pejabat Pemkot JakTim, unsur TNI-Polri, Kejaksaan, BINDA, para camat, serta
perwakilan lembaga kemasyarakatan seperti FKUB, FPK, FKDM, TPPO, TPPA, Tim
Waspada Dini, dan Tim Terpadu Pengawasan Ormas.
“Jakarta Timur harus dijaga bersama. Keamanan dan kerukunan tidak bisa hanya
mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen
masyarakat,” ujar Kusmanto.
"Mudah-mudahan dengan pertemuan ini kita saling mengingatkan pentingnya menjaga keamanan. Kita tahu di Jakarta Timur ini banyak sering terjadi konflik, khususnya tawuran, ini salah satu PR (pekerjaan rumah) yang sangat penting. Mudah-mudahan dengan pertemuan ini, kita bisa redakan semua. Kita beri kesadaran kepada masyarakat untuk tidak melakukan hal-hal yang tadi yang membawa hal yang tidak baik di wilayah Jakarta Timur," ujarnya.
Dalam sesi dialog, sejumlah perwakilan lembaga menyampaikan aspirasi dan usulan
program, di antaranya pembentukan “Sekolah Kerukunan” untuk mencegah
perundungan dan kekerasan di lingkungan pendidikan, penguatan sosialisasi
pencegahan tawuran, serta optimalisasi peran FKDM dan FPK hingga tingkat
kecamatan.
Pemkot Jakarta Timur menyambut baik berbagai masukan tersebut dan berkomitmen
menindaklanjutinya melalui koordinasi lintas sektor, khususnya menjelang
momentum rawan seperti bulan Ramadan.
Kegiatan silaturahmi ditutup dengan penegasan komitmen bersama untuk menjaga
Jakarta Timur tetap aman, rukun, dan kondusif melalui dialog, musyawarah, serta
kerja sama berkelanjutan antara pemerintah dan masyarakat. (LEP).
BY GentaraNews IN Nasiona
BY GentaraNews IN Daerah
BY GentaraNews IN Daerah
BY GentaraNews IN Daerah