Baca Juga
Minggu, 11 Mei 2025
Selasa, 25 Maret 2025
"Timnas Indonesia Tampil Gemilang, Menang 1-0 atas Bahrain Berkat Gol Cepat Ole Romeny!"
BY GentaraNews IN Berita, Nasional, Olah Raga, Piala Dunia, Sepak Bola Berita
Gentara News,-
Timnas Indonesia berhasil meraih
kemenangan penting dengan skor 1-0 atas Bahrain dalam laga lanjutan Grup C
Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pertandingan yang digelar di Stadion
Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada Selasa (25/3/2025), menjadi
sorotan berkat penampilan impresif Skuad Garuda di bawah asuhan pelatih Patrick
Kluivert.
Sejak peluit pertama dibunyikan,
Indonesia langsung menunjukkan permainan yang berbeda dan lebih solid
dibandingkan dengan laga sebelumnya melawan Australia. Timnas Indonesia tampil
lebih terorganisir, dengan komunikasi yang baik di antara pemain dan
memperlihatkan peningkatan signifikan di setiap lini. Perubahan taktik yang
diterapkan oleh Kluivert terbukti efektif, membawa dampak positif terhadap
performa tim.
Gol cepat yang dicetak oleh
penyerang andalan, Ole Romeny, pada menit ke-24 menjadi pembuka keunggulan bagi
Indonesia. Umpan matang dari Marselino Ferdinan berhasil diterima dengan baik
oleh Romeny, yang kemudian dengan tenang menaklukkan penjaga gawang Bahrain.
Gol tersebut tidak hanya membawa Indonesia unggul, tetapi juga membakar
semangat para pemain dan para suporter yang memadati SUGBK. Ribuan suporter
Indonesia tampak bergemuruh dan memberikan dukungan luar biasa sepanjang
pertandingan.
Meski Bahrain berusaha memberikan
tekanan dengan beberapa peluang berbahaya, pertahanan Indonesia tetap kokoh,
dengan kiper dan lini belakang tampil solid sepanjang laga. Keberhasilan
menjaga keunggulan 1-0 hingga akhir pertandingan menjadi bukti nyata atas kerja
keras dan strategi yang diterapkan oleh tim pelatih.
Kemenangan ini menjadi modal
berharga bagi Timnas Indonesia dalam perjuangan mereka untuk meraih tiket ke
Piala Dunia 2026. Dengan penampilan seperti ini, Skuad Garuda semakin
optimistis untuk menghadapi laga-laga berikutnya dan terus bersaing di
kualifikasi zona Asia.
Kemenangan 1-0 ini tak hanya
menyemangati tim, tetapi juga menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi
besar dalam menghadapi lawan-lawan tangguh di kualifikasi Piala Dunia. Ole
Romeny, dengan golnya yang menentukan, menjadi pahlawan dalam laga ini dan
menunjukkan kualitas serta ketajaman yang dimiliki dalam serangan. (GN)
#timnas #indonesia #olahraga #jakarta #internatsional #indonesiavsbahrain #kitaindonesia #pialadunia2026
"Laga Krusial Indonesia vs Bahrain: Skenario Lolos Piala Dunia 2026 dan Apa yang Harus Terjadi"
BY GentaraNews IN Daerah, Internasional, Nasional, Olah Raga, Sepak Bola Berita
Gentara News,-
Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangannya dalam Kualifikasi Piala
Dunia 2026 dengan menghadapi Bahrain pada malam ini, Selasa (25/3), di Stadion
Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Pertandingan ini merupakan matchday kedelapan
Grup C ronde ketiga yang bisa menjadi penentu penting bagi langkah Skuad Garuda
menuju Piala Dunia 2026.
Situasi Klasemen Grup C
Indonesia saat ini berada di peringkat keempat dengan raihan enam poin,
sementara Bahrain ada di bawahnya dengan poin yang sama. Menariknya, kedua tim
memiliki selisih gol yang identik, yaitu -7. Meski begitu, Indonesia lebih
unggul dalam hal produktivitas gol, mencetak tujuh gol berbanding lima gol
milik Bahrain.
Sementara itu, posisi puncak klasemen dihuni oleh Jepang yang sudah
memastikan tiket ke Piala Dunia 2026 dengan total 19 poin. Australia ada di
peringkat kedua dengan 10 poin, sementara Arab Saudi di posisi ketiga dengan 9
poin. Di bawah Indonesia dan Bahrain, China menjadi tim dengan poin paling sedikit,
yaitu enam, namun selisih gol mereka sangat buruk dengan -11.
Skenario Lolos Piala Dunia 2026
Dengan dua laga tersisa setelah pertandingan melawan Bahrain, Indonesia
masih memiliki kesempatan untuk lolos, dengan total sembilan poin yang bisa
diperebutkan. Oleh karena itu, laga malam ini menjadi sangat penting.
Kemenangan atas Bahrain akan membawa Indonesia meraih sembilan poin, dan
memberikan peluang lebih besar untuk lolos ke babak berikutnya.
Namun, hasil laga lain juga berperan dalam menentukan nasib Indonesia. Jika
Indonesia menang, mereka berharap Arab Saudi dapat kehilangan poin saat melawan
Jepang yang sudah lolos. Laga ini akan digelar lebih awal pada hari yang sama,
pukul 17.35 WIB. Selain itu, Australia juga akan bertandang ke China pada pukul
18.00 WIB, dengan Socceroos diperkirakan akan kembali memenangkan pertandingan
setelah unggul 3-1 pada pertemuan pertama.
Apa yang Terjadi Jika Indonesia Kalah?
Di sisi lain, jika Indonesia gagal meraih kemenangan atas Bahrain, peluang
mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026 akan semakin tipis. Kekalahan akan
mengurangi angka mereka, sementara Bahrain yang juga membutuhkan poin penuh
akan memiliki keunggulan dalam perebutan posisi lebih baik di klasemen. Situasi
ini bisa mempengaruhi moral tim, terutama dengan masih tersisa dua laga lagi
yang harus dimaksimalkan.
Laga Indonesia vs Bahrain malam ini jelas akan sangat menentukan arah
perjuangan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Timnas Garuda
harus tampil maksimal, dengan harapan meraih tiga poin dan berharap hasil
positif dari pertandingan lain yang berlangsung pada hari yang sama. Kemenangan
akan memperbesar peluang Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026, sedangkan
kekalahan bisa membuat jalan mereka semakin sulit. (GN)
#timnas #indonesia #olahraga #jakarta #internatsional #indonesiavsbahrain #kitaindonesia #pialadunia2026
Minggu, 23 Maret 2025
Discover Timeless Harmon, FPK DKI Jakarta Raih Penghargaan
BY GentaraNews IN Daerah
JAKARTA –
Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) menerima
penghargaan dari Hotel Borobudur. Penyerahan penghargaan diberikan bertepatan
dengan peringatan HUT ke-51 Hotel Borobudur yang berlangsung di hotel bintang
lima tersebut di Jl Lapangan Banteng, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Minggu (24/3)
Perayaan HUT
dengan tema ‘Discover Timeless Harmony’ dihadiri Menteri Perdagangan Budi
Santosa, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar, pimpinan MNC Group,
Ketua FPK Jakarta Syamsul Zakaria, penggiat UMKM dan Ekraf, dan seabrek tokoh
lainnya.
Ketua
FPK Jakarta Syamsul Zackaria atau akrab disapa Bang Syamzack mengaku
sangat bersyukur dengan diberikannya penghargaan atas kolaborasi
FPK Jakarta di perayaan HUT ke-51 Hotel Borobudur serta perannya
menjaga dan merawat kebhinekaan dalam persatuan. “Alhamdulillah, kami merasa
sangat bersyukur kiprah dan eksistensi kami mendapatkan penghargaan ini,” ujarn
Syamzack didampingi Wakil Ketua FPK Jakarta Budi Siswanto dan sejumlah pimpinan
daerah dari sejumlah propinsi.
Syamzack mengatakan, dalam peringatan HUT ke-51 Hotel Borobudur tersebut, FPK Jakarta turut mementaskan angklung Giri Swara. Grup musik tradisional yang beranggotakan 29 emak-emak ini sudah berpengalaman tampil di acara kendaraan maupun pemerintah daerah. “Ini menjadi salah satu bukti komitmen kami untuk menjaga dan merawat kearifan lokal, budaya di Indonesia,” terang Syamzack yang berprofesi sebagai pengacara dan pemimpin Law Firma A Syamsul Zackaria and Partners di Jakarta.
Menurutnya,
FPK Jakarta saat ini menjadi wadah dari 34 provinsi di Indonesia serta tiga etnis
yakni, India, Tionghoa, dan Arab agar semua bisa hidup berdampingan dengan
baik, harmonis meski berbeda suku, etnis, maupun agama. “Untuk itu, saya merasa
sangat senang dalam peringatan HUT ke-51 Hotel Borobudur mengusung tema
Discover Timeless Harmony. Semoga Indonesia bisa tetap rukun dan damai meski
berbeda latar belakang,” harapnya.
Sementara
itu, Wakil Ketua FPK Jakarta Budi Siswanto menambahkan, dalam peringatan
HUT ke-51 Hotel Borobudur juga diadakan talkshow ‘Membangkitkan Ekonomi Umat
melalui Ekonomi Kreatif’ dan bazar UMKM. “FPK siap mendukung Pemprov Jakarta
untuk mewujudkan kerukunan di tengah kemajemukan masyarakat,” tegas pria yang
akrab disapa Busis.
Dalam sambutannya Wamen Ekraf Irene Umar memuji eksistensi Hotel Borobudur yang berdiri megah sejak tahun 1974. “Dari dulu hingga sekarang hotel bintang lima ini sangat terkenal menu sop buntut yang enak sekali. Saya bersama teman-teman juga sering hangout di Coffee yang nyaman. Saya juga ucapkan terimakasih kepada manajemen Hotel Borobudur yang selalu mendukung UMKM dan Ekraf,” ujar Irene. Ia juga mengapresiasi FPK Jakarta dengan anggota dari berbagai provinsi dan etnis tentu memiliki potensi besar untuk menjadi bagian penting peningkatan ekonomi kreatif di Indonesia. (**)
FPK Jaktim Raih Juara 2 Pada Lomba Film Pendek Persatuan dan Kesatuan Bangsa: Merajut Keberagaman Lewat Sinema
BY GentaraNews IN Nasional
Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) DKI Jakarta, Andi Syamsul Zakaria, SH, MH atau akrab disapa Bang Syamzack dalam sambutannya menegaskan bahwa ajang ini membuktikan bagaimana seni dan budaya dapat menjadi media yang efektif dalam memperkuat nilai kebangsaan. "Lewat film, anak-anak muda kita dapat mengekspresikan semangat persatuan dengan cara yang lebih kreatif dan mengena," ujarnya.
Sebagai Ketua Panitia, Dr. (c) Ir. Hamry Gusman Zakaria, MM, yang juga Anggota Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan (PPWK) Provinsi Jakarta dan Narasumber LEMHANNAS RI, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta. "Kami berharap lomba ini menjadi wadah kreatif bagi anak-anak muda untuk terus mengangkat nilai kebangsaan dan memperkuat rasa cinta tanah air," katanya.
Dalam ajang ini, SMAN 56 Jakarta meraih Juara 1 dengan film "Aku, di antara Kalian", disusul Forum Pembauran Kebangsaan Jakarta Timur sebagai Juara 2 dengan "Satukan Bangsa Lewat Permainan Tradisional", serta Jurnalis SMKN 11 Jakarta sebagai Juara 3 dengan "Aku Juga Sama". Selain itu, Juara Harapan 1 diraih oleh SMK Kesehatan Global Cendekia dengan film "Sumpah Pemuda", Juara Harapan 2 oleh SMKN 28 Jakarta Selatan dengan "Merajut Samar", dan Juara Harapan 3 oleh SMKN 50 Jakarta dengan "Jejak Lara".
Ketua FPK DKI Jakarta, menambahkan
bahwa kegiatan seperti ini perlu terus didukung agar generasi muda semakin
memahami arti penting persatuan dalam keberagaman. "Semoga film-film
inspiratif ini dapat menjadi motivasi bagi anak-anak muda lainnya untuk terus
berkarya demi Indonesia yang lebih kuat dan bersatu," pungkasnya.
Le Putra dari FPK Jakarta Timur yang
mewakili menerima Piala dan Piagam Ketika
ditanya mengatakan, “Film ini hasil
kerja keluarga besar FPK Jakarta Timur,
semoga generasi muda tidak melupakan permainan tradisional karena dapat melatih
keterampilan sosial dan emosional, meningkatkan kreativitas, mengajarkan
nilai-nilai budaya, mengembangkan keterampilan motorik, dan meningkatkan
kemampuan kognitif,” ujarnya (LEP)




















.jpg)








