Baca Juga

Minggu, 26 Juni 2022

Pengukuhan KADIIFA Sebagai Mitra Kerja Pemerintah

BY GentaraNews IN ,


Jakarta- Pengukuhan Kepengurusan Dewan Pimpinan Nasional Komunitas Indonesia Internasional Fashion Art Dan UMKM (KADIIFA) yang berlangsung Selasar Anjungan Riau TMII, yang dilakukan oleh Direktur Drs. Drajat Wisnu Setyawan, M.M (Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan  Kemendagri). Minggu 26 Juni 2022.

Dalam sambutan Pengukuhan Direktur Bina Ideologi, Karakter  Wawasan Kebangsaan Kemendagri mengatakan, Kami Pemerintah dalam (Kemendagri, Red) memberikan apresiasi kepada KADIIFA yang akan menjadi mitra pemerintah dalam menggerakan UMKM", jelas Drajat Wisnu Setyawan.

"Kehadiran KADIIFA untuk memajukan UMKM dimasa pasca Covid-19 dibidang fashion dan handicraft patut diapresiasi untuk pemulihan ekonomi secara nasional", tambah Drajat Wisnu Setyawan

"Kolaborasi sinergitas dan kemitraan antara KADIIFA dengan pemerintah sebagai komunitas hingga ke tingkat Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia", tutup Direktur Bina Ideologi, Karakter  Wawasan Kebangsaan Kemendagri.

Dalam sambutanya ketua umum KADIIFA Prof. DR. Hj   Anna Mariana  SH,  MH, MBA mengucapkan banyak kepada Kemendagri dan pihak pihak lainnya yang terlibat pada kegiatan pengukuhan ini. Berkomitmen membantu pemerintah untuk mendorong para anggota yang merupakan para penggiat fashion dan kerajinan tangan tradisional ke kancah internasional.

Latar Belakang
Keberadaan Komunitas Indonesia Internasional Fashion Art dan UMKM (KADIIFA) adalah unt berkomitmen membantu pemerintah untuk mendorong para anggota yang merupakan para penggiat fashion untuk mengangkat wastra tradisional menggali Tenun dan Songket sebagai salah satu budaya yang perlu digali, dilestarikan dan dikembangkan untuk menjadi salah satu identitas bangsa Indonesia.
Menjadikan Tenun dan Songket sebagai kebanggaan bangsa dan dijadikan gaya hidup dalam bebusana dan gaya hidup lainnya, lalu mengembangkan tenun dan songket menjadi ikon baru yang dikenal lebih luas lagu oleh masyarakat Indonesia.

Tujuan
Komunitas Indonesia Internasional Fashion Art dan UMKM (KADIIFA), diantara nya untuk :
- Membangun ketahanan sandang (kemandirian produk dalam negri).
-Mengembangkan potensi ekonomi (peningkatan pemasaran bagi kesejahteraan pengrajin serta pelaku usaha tenun dan songket di Indonesia UMKM/IKM).
- Mengembangkan informasi dan teknologi digital (industry dan perniagaan kain tenun dan songket).
- Memberdayakan sumber daya manusia (peningkatan produktifitas, kreatifitas dan kualitas).
-  Mengupayakan perlindungan hukum (terhadap Hak Cipta dan Kelayakan Intelektual Motif Tenun dan Songket).
-    Mengusulkan dan mengembalikan kurikulum Pendidikan (tenun dan songket untuk pengetahuan, pelestarian Keterampilan dan Regenerasi).
- Mendorong dan mewajibkan pengembangan pariwisata (kunjungan ke sentra sentra industri tradisional tenun dan songket di 34 propinsi)
- Mensinergikan program kerja (bekerjasama dengan kementrian dan berbagai pihak terkait).
 
Guna mencapai sasarannya Komunitas Indonesia Internasional Fashion Art dan UMKM (KADIIFA) akan melakukan :
-       Pengrajin Tenun dan Songket di Indonesia
-    Dekranas dan Dekrada di seluruh propinsi dan kabupaten/kota.
-        Pemilik dan kolektor Tenun dan Songket.
- Perancang dan Desainer nasional dan internasional.
-        UMKM dan IKM Tenun dan Songket.
-        Kumunitas budaya dan kain nusantara
-    Generasi milenial Gen. Z, masa kini dan akan datang (dalam maupun luar negri).

Reporter : Aldo
Editot : Le Putra

Jumat, 24 Juni 2022

Sesditjen Polpum Kemendagri Kita Libatkan Semua Stakeholder

BY GentaraNews IN ,



Pagelaran Pesona Bhinneka Tunggal Ika diselenggarakan oleh pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berlangsung di anjungan Riau TMII. Sabtu (25/6/2022)

Kemendagri dalam pagelaran merayakan Hari Pancasila ini, yang melibatkan Forum Pembauran Kebangsaan se DKI Jakarta, juga lembaga yang konsen terhadap budaya dan merangkul UMKM dalam bentuk bazar UMKM.

Acara diawali  sambutan oleh Sekretaris Direktorat Jendral Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri DR. Drs. Imran, M. SI, mengatakan bahwa,"Selain itu TMII yang merupakan sentral dan miniatur publikasi budaya indonesia juga kita libatkan," ujarnya.

"Kita libatkan semua stakeholder terkait dengan pelestarian budaya indonesia. Kita libatkan pelaku dan penggiat budaya." Tambah Imran

Pagelaran Pesona Bhinneka Tunggal Ika digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni diikuti oleh Sanggar musik dan tari daerah dari  anjungan 34 Provinsi di Indonesia yang ada di TMII.

Pembukaan Pagelaran Pesona Bhinneka Tunggal Ika oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, kemudian dilanjutkan dengan parade musik Tabuh Dhol dan tarian Nusantara.

Dimana bertujuan bantu pemerintah dalam membangkitkan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), pasca Pandemi Covid-19.



Acara ini juga dihadiri Ketua umum KADIIFA, Prof. DR. Hj   Anna Mariana  SH,  MH, MBA yang sangat mengapresiasi pagelaran budaya kolaburasi sinergi bersama sanggar budaya yang ada di TMII.

Dalam kesempatan ini Anna Mariana mengatakan bahwa KADIIFA berkomitmen membantu pemerintah untuk mendorong para anggota yang merupakan para penggiat fashion untuk mengangkat wastra tradisional.

"Di antaranya merupakan kearifan lokal seperti tenun, songket, batik sehingga dapat mempromosikan kebudayaan Indonesia dan pemasaran berbagai produk UKM di tingkat nasional maupun di kancah internasional," ujar Anna Mariana.

Program Kemendagri kata dia sejalan dengan visi misi organisasi Kadiifa, Bersama Kita Bisa yang bermakna semua pihak perlu saling bahu membahu, gotong royong, serta bersinergi, saling mendukung, agar mencapai tujuan yang lebih baik

"Diharapkan acara-acara yang akan datang, kita terus akan berkolaborasi sehingga dampak bagi para pelaku Pengusaha UMKM akan terus bangkit lebih maju dan berkembang lebih baik," tutup Anna Mariana. (LEP)

Kamis, 23 Juni 2022

Talkshow Kebangsaan Di Anjungan Riau TMII

BY GentaraNews IN




JAKARTA – Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia akan melaksanakan kegiatan peringatan Hari Pancasila tahun 2022 dengan melibatkan Bakesbangpol DKI Jakarta, FPK Provinsi 5 wilayah DKI Jakarta, Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Riau, Sumatera, Lampung dan Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) menggelar rangkaian acara “Talkshow Kebangsaan” yang mengambil tema “Serasi Dalam Keberagaman, Selaras Dalam Ke-Bhineka-an”.

Acara digelar Sabtu, 25 Juni 2022 dengan menghadirkan narasumber Drs. Drajat Wisnu Setyawan, M.M (Direktur Bina Ideologi, Karakter,& Wawasan Kebangsaan), Drs. Taufan Bakrie, M.Si. (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta), dan A. Syamsul Zakaria, S.H, M.M (Ketua Forum Pembauran Kebangsaan DKI Jakarta) dengan di Moderatori oleh R. Rahadian (Ditjen Polpum Kemendgari).

Dalam pesan singkat via Whatappsnya Drs. Drajat Wisnu Setyawan, M.M, mengatakan "Pemerintah dan pemerintah daerah bersama dengan pengurus FPK (Forum Pembauran Kebangsaan, Red) harus bersinergi dalam rangka memasyarakatkan program pembauran kebangsaan agar masyarakat secara luas dapat memahami dan menerima kemajemukan bangsa Indonesia sehingga terpelihara kerukunan nasional serta keutuhan NKRI", Jelasnya

"Sinergitas antara Pemerintah dengan FPK untuk terpeliharanya keutuhan NKRI. Karena FPK merupakan wadah informasi, komunikasi, konsultasi, dan kerjasama antar warga masyarakat yang diarahkan untuk menumbuhkan, memantapkan, memelihara dan mengembangkan pembauran kebangsaan", tambah Drajat Wisnu Setyawan



Sementara Drs. Taufan Bakrie, M.Si (Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta dalam pesan singkatnya kepada reporter kami mengatakan, "Pentingnya menjaga keberagaman di DKI Jakarta sangat penting. Masyarakat Jakarta yang heterogen menjadi miniatur keberagaman dalam persatuan. Beragam etnis, suku dan agama menjadi bagian masyarakat Jakarta yang hidup  damai dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika", jelasnya

Acara Talkshow kebangsaan ini dimaksudkan untuk membangun kesadaran akan pentingnya persatuan bangsa serta merawat kebhinekaan sesuai dengan semangat Pancasila - Bhinneka Tunggal Ika. Ketiga narasumber merupakan tokoh – tokoh dan pemimpin yang memilki kiprah kebangsaan sesuai dengan bidang pekerjaannya masing – masing. Talkshow disiarkan secara langsung melalui channel YouTube Ditjen Polpum Kemendagri dan Anjungan Prov. Riau TMII. 

Dalam talkshow tersebut dikupas mengenai pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air dan pentingnya menjaga semangat persatuan dan kedewasaan dalam mensikapi perbedaan. Sesuai dengan profesinya, ketiga tokoh ini akan berbagi pengalaman dan pandangan. Acara dikemas dalam rangkaian program Pagelaran PESONA BHINNEKA TUNGGAL IKA 2022. (LEP)

Rabu, 22 Juni 2022

Bisa Tanpa Kartu Naik KRL

BY GentaraNews IN ,


Jakarta -- Khabar gembira bagi pengguna moda transportasi kereta rel listrik (KRL) Jakarta-Bogor-Depok-Tangerang-Bekasi (Jabodetabek) mulai hari Rabu tidak perlu lagi menggunakan kartu uang elektronik.

Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) Roppiq Lutzfi Azhar mengatakan ini berkat sinergi antara pihaknya dengan layanan transportasi Gojek.

"Ini agar mempermudah masyarakat untuk dapat menikmati dan mengakses layanan KRL. Ini kan tanggung jawab BUMN yang punya misi sosial untuk membantu pemerintah supaya fungsi ekonomi dan sosial dapat berjalan makin baik," ujarnya dalam konferensi pers di Stasiun Juanda Jakarta, Rabu (22/6).

Menurutnya, kerja sama sistem pembayaran dengan Gojek sudah dijajaki sejak lama dan baru bisa diimplementasikan saat ini. Dengan demikian, mulai hari ini masyarakat bisa naik KRL tanpa menggunakan kartu elektronik.

Sebab, dengan kerjasama ini masyarakat yang ingin naik kereta bisa membeli tiketnya melalui aplikasi Gojek melalui fitur GoTransit. Setelah berada di fitur ini, masyarakat tinggal memilih titik awal ia akan berangkat dan tujuan stasiun yang dituju dan langsung bayar menggunakan Gopay.

Setelah melakukan pembayaran masyarakat akan mendapatkan barcode yang bisa langsung dipindai di mesin tap KRL.

Dalam kesempatan yang sama Head of Indonesia Sales & Ops Gojek Catherine Hindra Sutjahyo mengatakan membeli tiket melalui aplikasi bisa langsung dilakukan sejak hari ini. Pihaknya pun menyiapkan slot lebih dari 1 juta tiket per hari.

"Ini satu langkah lebih dekat lagi dimana tiket KRL hingga 1,2 juta per hari bisa dibeli di GoTransit di aplikasi Gojek. Di aplikasi kita kan moda transportasi itu nyambung gitu jadi mereka bisa beli di satu aplikasi semua tiketnya," jelasnya.

Terlebih, berdasarkan data yang dimilikinya, 50 persen pengguna Gojek melakukan perjalanan dari/ke stasiun KRL. Oleh karena itu, kerja sama ini ditempuh agar makin memudahkan masyarakat.

"Jadi senang banget misinya sama dengan KCI untuk memberikan layanan terbaik dan mempermudah masyarakat supaya saat transit mereka lancar dan gampang," pungkasnya. (Admin)

Selasa, 21 Juni 2022

Polda Riau 48 KG Sabu

BY GentaraNews IN



Pekanbaru - Dit. Narkoba Polda Riau ungkap peredaran narkoba diwilayah hukum Riau dengan barang bukti 48 Kg Narkoba jenis sabu dengan uang tunai sebesar Rp. 131 juta dari 17 orang tersangka.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto dalam jumpa pers mengatakan, dari 17 orang itu tiga adalah wanita. Mereka terlibat dalam enam kasus dan ditangani Direktorat Reserse Narkoba.

"Dari 17 tersangka ini, tiga di antaranya wanita. Seluruhnya dibekuk dalam enam kasus berbeda dengan total barang bukti sabu seberat 48,31 Kg dan uang tunai Rp 131.800.000," kata Sunarto di Mapolda Riau, Selasa (21/6/2022).

"Satu orang tersangka yang juga merupakan residivis berinisial SU ditembak. Lelaki asal Sumatera Utara ini diterjang timah panas di bawah ketiak saat akan melarikan diri dari sergapan personel", tambah Kombes Sunarto

"SU ditangkap bersama rekannya inisial TA ketika melintas di Jalan Soekarno Hatta di Kota Dumai, Provinsi Riau. Dia saat itu mau kabur dan diambil tindakan tegas," katanya

"Polisi awalnya mendapat informasi adanya penyelundupan narkoba asal Negeri Jiran Malaysia yang masuk ke Riau. Penyelidikan dilakukan dan sempat terjadi kejar-kejaran hingga akhirnya dibekuk, Saat digeledah didapat 19,83 Kg Sabu dari tas ransel", katanya lagi

Sementara lima kasus lain yang diungkap Polda Riau adalah merupakan rangkaian perburuan polisi selama sebulan terakhir. Dari kelima kasus itu ada tersangka AS, MN dan MR dengan barang bukti 6,96 Kg sabu.

Mereka dibekuk di Jalan Bina Widya Kota Pekanbaru. Saat itu, polisi menciduk dua orang di antaranya ketika berada di pusat perbelanjaan di Jalan Tuanku Tambusai.

"Mereka disuruh oleh REN alias KUN yang ada di Bandar Lampung. Polisi kemudian memburu REN dan mengamankannya di Lampung," kata Kabid Humas Polda Riau 

Kasus berikutnya polisi menangkap lima tersangka berinisial MK, HS, ZU, IL dan EA dengan barang bukti 963,78 gram sabu. Mereka ditangkap di Desa Tenggayun Bengkalis. Kemudian kasus selanjutnya dengan tersangka MN, RI, ZU dan SA dengan barang bukti yang disita sebanyak 19,72 Kg sabu.

"Tertangkapnya pelaku MN, RI, ZU dan SA ini berawal dari aksi kejar-kejaran polisi terhadap mobil yang mencurigakan di Siak. Selain itu tim membekuk tersangka AH dan menyita sabu 745,57 gram di Bengkalis,"

Perkara terakhir adalah dengan tersangka AM dan AR. Dari keduanya polisi menyita 84,65 gram sabu.

Direktur Reserse Narkoba Polda Riau Kombes Yos Guntur mengatakan daerah Riau adalah perlintasan. Namun tidak menutup kemungkinan menjadi daerah peredaran.

"Riau menjadi daerah perlintasan. Namun demikian kita akan terus dalami karena tidak menutup kemungkinan sasaran jual juga di Riau, terutama di Kota Pekanbaru," kata Dir. Narkoba Polda Riau

"Kami komitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah Riau. Tim masih melakukan pengembangan untuk menang pelaku lainnya," tegas Kombes Yos Guntur

Atas perbuatannya, 17 mafia narkoba itu dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (1) UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman pidana hukuman mati atau pidana seumur hidup. (LEP)



Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga