Baca Juga
Selasa, 30 Juni 2026
Senin, 29 Juni 2026
Robopark Indonesia Resmi Menjadi Tempat Uji Kompetensi dan Pusat Eksplorasi dalam Kick-Off Sertifikasi AI Humanoid Nasional
Kontak Media
Robopark Indonesia
📞 Telepon: 0819-9661-6682
🔗 Profil: lynk.id/robopark
🌐 Situs Resmi: https://roboparkindonesia.id
Kamis, 18 Juni 2026
Anjangsana Kepala BNN RI Kepada Komjen Polisi (Purn.) Drs. Togar M. Sianipar, M.Si
Selasa, 16 Juni 2026
Anjangsana Kepala BNN RI Kepada Komjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Petrus Reinhard Golose, S.H., M.M
Kamis, 11 Juni 2026
Kepala BNN RI Anjang Sana Kepada Budi Waseso
Rabu, 10 Juni 2026
HANI Dimulai Dari Anak Bersih Narkotika
Kamis, 04 Juni 2026
Peredaran Gelap Narkotika Mengancam Masa Depan Bangsa
JAKARTA – Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika yang terus meningkat di berbagai daerah dinilai sebagai ancaman serius terhadap ketahanan nasional. Fenomena tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak moral, karakter, dan masa depan generasi bangsa.
Aktivis peduli penyalahguna narkoba, Le Putra, menyatakan bahwa peredaran gelap narkotika dapat dipandang sebagai salah satu bentuk proxy war atau perang melalui pihak ketiga yang secara perlahan melemahkan suatu bangsa tanpa menggunakan kekuatan militer secara langsung.
“Penyalahgunaan narkoba yang terus meningkat prevalensinya dari tahun ke tahun telah merusak generasi muda, baik yang berada di perkotaan maupun di pedesaan. Ini merupakan ancaman nyata yang harus menjadi perhatian bersama,” ujar Le Putra.
Menurutnya, para bandar dan jaringan pengedar narkotika terus mencari sasaran baru dengan menjadikan lingkungan sekolah, lingkungan kerja, serta kawasan permukiman sebagai target pemasaran. Generasi muda menjadi kelompok yang paling rentan terpapar karena berada pada usia produktif dan masa pencarian jati diri.
Le Putra menegaskan bahwa dampak penyalahgunaan narkoba tidak hanya dirasakan oleh individu pengguna, tetapi juga berdampak luas terhadap keluarga, lingkungan sosial, produktivitas kerja, hingga stabilitas pembangunan nasional.
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan keterlibatan dalam upaya pencegahan serta penyelamatan korban penyalahgunaan narkotika.
“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum atau pemerintah semata. Seluruh lapisan masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika,” katanya.
Le Putra juga mengingatkan bahwa partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika telah diamanatkan dalam Bab XIII Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur peran serta masyarakat dalam membantu upaya pencegahan, pemberantasan peredaran gelap narkotika, serta rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba.
Menurutnya, pendekatan yang harus dikedepankan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif dan rehabilitatif melalui edukasi, penguatan ketahanan keluarga, pembinaan generasi muda, serta dukungan terhadap program rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika.
“Keselamatan generasi muda adalah investasi masa depan bangsa. Karena itu, seluruh komponen masyarakat harus bersatu dalam memerangi narkoba dan menyelamatkan mereka yang telah menjadi korban penyalahgunaan narkotika,” tutup Le Putra.
Senin, 26 Januari 2026
Kelompok Ahli BNN RI Di Kukuhkan
Jumat, 14 Maret 2025
Perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia dan Manfaatnya untuk Kehidupan Sehari-hari
BY GentaraNews IN Ai, education, Internasional, news, Teknologi
Gentara News,- Kecerdasan Buatan atau yang biasa disebut AI (Artificial Intelligence) semakin berkembang pesat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Teknologi ini membawa banyak perubahan, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kehidupan sehari-hari. Namun, bagi sebagian orang yang masih awam dengan teknologi ini, mungkin terbayang sebuah sistem yang rumit dan sulit dipahami. Lantas, apa sebenarnya kecerdasan buatan itu? Dan bagaimana AI bisa bermanfaat dalam kehidupan kita?
Apa Itu Kecerdasan Buatan (AI)?
Kecerdasan Buatan atau AI adalah teknologi yang memungkinkan mesin atau komputer untuk berpikir, belajar, dan bertindak seperti manusia. Dengan menggunakan data dan algoritma (langkah-langkah perhitungan), mesin AI bisa "mengerti" dan "memprediksi" apa yang harus dilakukan dalam situasi tertentu. Misalnya, ketika kita menggunakan aplikasi peta untuk mencari rute tercepat, sistem AI yang ada di dalamnya bisa memperkirakan waktu perjalanan dan mengarahkan kita sesuai dengan kondisi lalu lintas terkini.
Perkembangan AI di Indonesia
Di Indonesia, perkembangan AI semakin meningkat. Banyak perusahaan dan institusi pendidikan yang mulai memanfaatkan AI untuk berbagai kepentingan. Contohnya, di bidang e-commerce, perusahaan besar seperti Tokopedia dan Bukalapak menggunakan AI untuk memprediksi produk yang akan dicari oleh konsumen. AI juga digunakan oleh sektor perbankan untuk mempermudah transaksi, seperti dalam sistem deteksi penipuan (fraud detection).
Selain itu, pemerintah Indonesia juga mulai mendukung pengembangan AI melalui program-program seperti Indonesia Artificial Intelligence Society (IAIS) yang bertujuan untuk memperkenalkan AI kepada masyarakat luas dan memanfaatkan teknologi ini untuk kepentingan nasional.
Manfaat AI dalam Kehidupan Sehari-hari
-
Mempermudah Akses Informasi dan Layanan AI memungkinkan kita untuk mendapatkan informasi lebih cepat dan tepat. Misalnya, melalui asisten virtual seperti Google Assistant atau Siri, kita bisa menanyakan berbagai hal dengan mudah tanpa harus mencari secara manual. Bahkan, aplikasi AI seperti chatbots juga digunakan oleh perusahaan untuk memberikan layanan pelanggan 24 jam.
-
Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Di dunia medis, AI sudah mulai digunakan untuk membantu mendiagnosis penyakit lebih cepat dan akurat. Contohnya, AI dapat menganalisis gambar medis seperti rontgen dan MRI untuk mendeteksi penyakit seperti kanker atau gangguan jantung. Ini bisa mempercepat proses diagnosis dan membantu dokter memberikan perawatan yang lebih baik bagi pasien.
-
Mempermudah Pekerjaan di Bidang Pendidikan Dalam dunia pendidikan, AI dapat membantu siswa belajar lebih efektif. Misalnya, dengan aplikasi pembelajaran berbasis AI yang dapat menyesuaikan materi dengan kemampuan masing-masing siswa, sehingga proses belajar menjadi lebih personal dan sesuai dengan kebutuhan.
-
Meningkatkan Efisiensi Bisnis Banyak perusahaan di Indonesia yang mulai menggunakan AI untuk meningkatkan efisiensi bisnis. Dengan AI, perusahaan bisa mengoptimalkan proses produksi, mengelola persediaan barang, serta memprediksi tren pasar. Semua ini membantu perusahaan untuk lebih produktif dan mengurangi biaya operasional.
-
Membantu Pengambilan Keputusan AI membantu individu dan perusahaan untuk mengambil keputusan yang lebih baik dengan menganalisis data dalam jumlah besar dan menemukan pola-pola yang tidak terlihat oleh manusia. Misalnya, dalam dunia keuangan, AI bisa membantu investor untuk memilih saham yang tepat berdasarkan analisis data pasar.
Kesimpulan
Perkembangan kecerdasan buatan di Indonesia semakin pesat dan memberikan banyak manfaat, terutama dalam mempermudah pekerjaan, meningkatkan kualitas layanan, dan membantu pengambilan keputusan. Meskipun teknologi ini masih terbilang baru bagi sebagian besar orang, manfaat AI dalam kehidupan sehari-hari semakin terasa. Dengan dukungan dari pemerintah, industri, dan pendidikan, kita dapat berharap bahwa teknologi ini akan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia ke depan. (Ay)
#teknologi #ai #gentaranews #indonesia #artificialintelegent #news
Kamis, 02 Mei 2024
PUTRA DAERAH: Perlunya Pemimpin Muda Berjiwa Heroik Membangun Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Daerahnya.
BY GentaraNews IN Berita, Daerah, news, opini, Pilkada 2024, Teknologi
GentaraNews, 03-5-2024,-
Masa depan suatu daerah terletak pada tangan pemimpinnya. Di era yang penuh dengan perubahan dan tantangan ini, dibutuhkan sosok pemimpin muda yang berjiwa heroik, berani, inovatif, cerdas, kreatif, visioner, jujur, dan berakhlak untuk membangun perekonomian daerah demi kesejahteraan masyarakat. Putra daerah, dengan pemahaman mendalam tentang budaya dan potensi lokal, menjadi kandidat ideal untuk kepemimpinan yang transformatif.
Selasa, 15 Agustus 2023
KEMENDAGRI dan KADIIFA Sepakat Gelar Festival dan Expo Tenun Songket 2023
Tenun dan songket tradisional yang ada di seluruh kepulauan Indonesia, merupakan ciri khas dan jati diri budaya bangsa . Tenun dan Songket Tradisional hand made Indonesia, mempunyai nilai filosofi nan adiluhung, yang mempunyai nilai investasi dan nilai jual tinggi, sudah selayak nya wastra tradisional tenun dan songket Indonesia di berikan apresiasi tinggi dan di dukung kelestarian nya, di lindungi kepemilikan secara resmi keberadaannya yang sejak lebih dari 1000 tahun secara turun temurun masih di kembangkan oleh anak bangsa indonesia.
Presiden dan seluruh pemerintah secara resmi wajib melestarikan warisan budaya bangsa tak benda, sebagai aset budaya yang tidak ternilai, begitupun wajib dibudayakan, digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat indonesia .
Hasil pelaksanaan Gathering Festival Tenun, Songket
Nusantara, dan UMKM Expo Auditorium BPSDM Kemendagri adalah bentuk promosi
untuk penyelenggaraan Festival Tenun, Songket Nusantara, dan UMKM Expo. Rabu (9/8/23) lalu.
“Festival dimaksud untuk mengukuhkan warisan budaya ini. Kementerian Dalam Negeri bekerjasama dengan Komunitas Indonesia International Fashion Art & UKM (KADIIFA), Pemerintah DKI Jakarta, dan Kamar Dagang & Industri Indonesia akan menyelenggarakan Festival Tenun Songket Nusantara & UMKM Expo 2023 di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, dari 2 hingga 7 September 2023”, Jelas Ketua Umum Kadiifa Prof. Dr. Hj. Anna Mariana, SH, MH, MBA
“Fokus utama Festival Tenun Songket Nusantara & UMKM Expo tahun ini adalah Deklarasi dan Penetapan Hari Tenun dan Songket Nasional pada tanggal 7 September. Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan memimpin acara tersebut. Pemilihan tanggal ini menghormati momen di tahun 1926 saat Dr. Soetomo menjadikan "menenun" sebagai mata pelajaran utama di sekolah formal”, tambah Anna Mariana menjelaskan
“Dalam kegitan tersebut Presiden Joko Widodo sebagai Bapak Pelindung Tenun & Songket Nusantara. Agenda lain termasuk Pemilihan Putra Putri Tenun & Songket Indonesia 2023, Pameran Tenun Songket Keraton Nusantara, UMKM Expo, serta Konser Budaya & Festival Tari Nusantara”, tambah Anna Mariana lagi
Festival Tenun Songket Nusantara & UMKM Expo 2023
menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya Indonesia
yang kaya dan tak ternilai harganya. (LE).
















