Baca Juga

Daerah (529) Nasional (257) Berita (121) Internasional (37) news (35) education (30) Berita Gema Nusantara (29) Nasiona (25) Duit (18) Tentang Narkoba (6) Teknologi (5) Gema (4) video (4) Ai (3) Pilkada 2024 (3) opini (3) Financial (2) Olah Raga (2) Peraturan (2) Profile (2) Sepak Bola Berita (2) kesehatan (2) Piala Dunia (1) herbal (1) pendidikan (1)
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label news. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juni 2026

Do'a Bersama Lintas Agama HUT 80 Tahun POLRI

BY GentaraNews IN ,




Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto menghadiri kegiatan Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Auditorium Mutiara STIK-PTIK Lemdiklat Polri, Jakarta Selatan, Selasa (30/6).


Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta dihadiri oleh jajaran kementerian/lembaga, TNI-Polri, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat. Doa dipanjatkan secara bergantian oleh enam pemuka agama sebagai wujud rasa syukur sekaligus harapan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, persatuan, dan keberkahan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Kehadiran Kepala BNN RI pada kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi antarlembaga negara dalam menjaga stabilitas keamanan nasional, mempererat persatuan, serta memperkokoh nilai-nilai toleransi dan kebersamaan sebagai fondasi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Doa bersama lintas agama menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat". Momentum ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi seluruh komponen bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang aman, damai, dan bebas dari berbagai ancaman, termasuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. (LEP)

Senin, 29 Juni 2026

Robopark Indonesia Resmi Menjadi Tempat Uji Kompetensi dan Pusat Eksplorasi dalam Kick-Off Sertifikasi AI Humanoid Nasional

BY GentaraNews IN ,


Jakarta – Robopark Indonesia resmi menjadi lokasi penyelenggaraan Kick-Off Program Pelatihan dan Inisiasi Sertifikasi Sumber Daya Manusia Pengembang Robot Humanoid Nasional yang berlangsung selama lima hari, mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2026, bertempat di Pluit Village Mall Lantai 2, Jakarta Utara. Senin (29/6/2026)

Dalam inisiatif strategis ini, Robopark Indonesia ditetapkan sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK) sekaligus pusat eksplorasi (playground) resmi bagi pengembangan teknologi robot humanoid dan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI). Melalui fasilitas tersebut, peserta memperoleh kesempatan untuk melakukan pengembangan, pengujian, serta berinteraksi secara langsung dengan teknologi AI dan robot humanoid dalam lingkungan yang dirancang menyerupai kondisi nyata.

Sebagai fasilitas yang didedikasikan untuk mendukung riset dan implementasi robotika, Robopark Indonesia menghadirkan metode pembelajaran berbasis praktik. Peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga menguji kemampuan mereka melalui berbagai skenario operasional yang relevan dengan kebutuhan industri.

Selama pelatihan, peserta dibekali kompetensi pada tiga peran utama dalam ekosistem robot humanoid, yaitu sebagai operator (pilot), pelatih (trainer), dan pengembang (developer). Pendekatan ini diharapkan mampu menghasilkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan menyeluruh dalam mengoperasikan, melatih, serta mengembangkan teknologi robot humanoid sesuai standar kompetensi nasional.

Lebih dari sekadar tempat pelatihan, Robopark Indonesia juga menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, dunia industri, institusi pendidikan, serta komunitas teknologi dalam membangun ekosistem inovasi yang terintegrasi. Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi fondasi penting dalam mempercepat pengembangan teknologi robotika dan AI di Indonesia.

Melalui pembelajaran berbasis praktik dan proses sertifikasi kompetensi, program ini diharapkan mampu mempercepat lahirnya talenta-talenta nasional yang siap menghadapi transformasi industri berbasis AI dan robotika, sekaligus memastikan pengembangan teknologi humanoid dilakukan dengan standar keamanan, kualitas, dan profesionalisme yang terukur.

Ke depan, Robopark Indonesia akan terus dikembangkan sebagai pusat riset, pengujian, sertifikasi, dan demonstrasi teknologi robotika serta kecerdasan buatan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan menjadi jembatan antara inovasi teknologi dengan implementasi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat, dunia usaha, dan pembangunan nasional.

Tentang Robopark Indonesia

Robopark Indonesia merupakan fasilitas terpadu untuk pengembangan, eksplorasi, dan implementasi teknologi robotika serta Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence). Sebagai pusat riset, demonstrasi, pengujian, dan penerapan teknologi di dunia nyata, Robopark berkomitmen mendukung pertumbuhan ekosistem teknologi nasional melalui kolaborasi, inovasi, dan pengembangan sumber daya manusia yang kompeten.

Kontak Media

Robopark Indonesia

📞 Telepon: 0819-9661-6682

🔗 Profil: lynk.id/robopark

🌐 Situs Resmi: https://roboparkindonesia.id

Kamis, 18 Juni 2026

Anjangsana Kepala BNN RI Kepada Komjen Polisi (Purn.) Drs. Togar M. Sianipar, M.Si

BY GentaraNews IN ,



JAKARTA – Dalam rangka menyambut Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026, kegiatan anjangsana kepemimpinan Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia terus dilaksanakan melalui kunjungan silaturahmi dan penghormatan kepada tokoh yang telah berkontribusi besar dalam sejarah pembentukan institusi ini. Kamis (18/6/2026)

Dari BNN RI yang dipimpin oleh Inspektur Utama BNN, Dicky Kusumawardhana, didampingi oleh Inspektur I Heru Tri Sasono, Kepala Pusat Penelitian Data dan Informasi Augustinus B. Pangaribuan, serta Direktur Advokasi Tatiek Sufahriani, melaksanakan kunjungan resmi ke kediaman Komjen Polisi (Purn.) Drs. Togar M. Sianipar, M.Si. Beliau merupakan Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BNN pada periode 2002–2004.

Kunjungan ini merupakan pelaksanaan amanat dari Kepala BNN RI, Komjen Polisi Suyudi Ario Seto, guna menyampaikan rasa hormat tinggi serta apresiasi mendalam atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi luar biasa yang telah diberikan oleh Komjen Polisi (Purn.) Togar M. Sianipar dalam perjalanan sejarah awal berdirinya BNN.

Di kesempatan tersebut, Komjen Polisi (Purn.) Togar M. Sianipar beserta istrinya menyambut dengan hangat rombongan BNN di kediamannya yang berlokasi di Jakarta Selatan. Pertemuan ini tidak sekadar menjadi momen perkenalan kembali, melainkan wadah berbagi pengalaman yang sarat makna, di mana seluruh pihak saling bertukar pandangan mengenai tantangan dan strategi penanganan permasalahan narkotika di masa kini.

Dalam diskusi tersebut, Komjen Polisi (Purn.) Togar M. Sianipar menyampaikan pandangan strategisnya. Beliau menekankan bahwa upaya pencegahan harus terus dimasifkan secara berkelanjutan. Menurutnya, selama permintaan terhadap narkotika masih ada di masyarakat, maka peredaran gelapnya akan tetap berlangsung. Oleh sebab itu, penguatan upaya pencegahan harus berjalan seiringan dengan penegakan hukum yang tegas dan konsekuen terhadap jaringan peredaran gelap. Selain itu, beliau juga menegaskan pentingnya memperkuat sinergi dengan seluruh elemen bangsa demi efektivitas pelaksanaan kebijakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi sepanjang karir beliau, rombongan BNN menyerahkan cendera mata kepada Komjen Polisi (Purn.) Togar M. Sianipar. Melalui kegiatan anjangsana ini, BNN RI tidak hanya berhasil mempererat tali persaudaraan dengan para pendahulu yang telah membangun dasar institusi, tetapi juga berhasil menyerap pengalaman dan wawasan berharga yang dapat dijadikan bekal dalam menghadapi tantangan penanganan narkotika yang semakin kompleks dan terus berkembang di masa depan. (LEP)

Selasa, 16 Juni 2026

Anjangsana Kepala BNN RI Kepada Komjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Petrus Reinhard Golose, S.H., M.M

BY GentaraNews IN ,



Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, bersama jajaran Pejabat Tinggi Madya dan Pejabat Tinggi Pratama BNN melaksanakan kegiatan Anjangsana kepada Kepala BNN RI Periode 2020-2024, Komjen Pol. (Purn.) Prof. Dr. Petrus Reinhard Golose, S.H., M.M., di Cilandak, Jakarta Selatan, pada Selasa (17/6).

Kegiatan anjangsana tersebut merupakan bentuk penghormatan dan silaturahmi BNN kepada para pendahulu yang telah memberikan kontribusi besar dalam perjalanan organisasi, khususnya dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia.

Dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan, Kepala BNN RI menyampaikan rasa hormat dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Petrus Reinhard Golose yang pernah memimpin BNN pada periode 2020–2024. Kehadiran pimpinan BNN beserta jajaran menjadi wujud penghargaan atas dedikasi, pengabdian, serta berbagai terobosan yang telah dilakukan selama masa kepemimpinan Petrus Reinhard Golose.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BNN RI juga menyampaikan bahwa semangat, ketegasan, dan keberanian yang ditunjukkan Petrus Reinhard Golose selama memimpin BNN menjadi inspirasi bagi seluruh insan BNN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab menjaga bangsa dari ancaman narkotika

Petrus Reinhard Golose menyambut hangat kedatangan Kepala BNN RI beserta jajaran dan menyampaikan apresiasi atas perhatian serta komitmen yang terus dijaga oleh pimpinan BNN saat ini dalam mempererat hubungan dengan para senior dan pendahulu organisasi.

Melalui kegiatan anjangsana ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin erat antara generasi kepemimpinan BNN, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan, kesinambungan pengabdian, serta komitmen bersama dalam mewujudkan Indonesia yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

Kamis, 11 Juni 2026

Kepala BNN RI Anjang Sana Kepada Budi Waseso

BY GentaraNews IN ,



Menyambut peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan kegiatan Anjangsana Kepala BNN RI Pada Masanya sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pemimpin terdahulu yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan institusi. Melalui kegiatan ini, BNN berupaya menjaga tali silaturahmi sekaligus mewariskan nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, dan dedikasi kepada generasi penerus.


Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/6), melalui kunjungan kepada Kepala BNN RI periode 2015–2018, Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Budi Waseso, di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pramuka, Depok, Jawa Barat. Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, didampingi Deputi Pemberantasan BNN RI Aswin Sipayung, Kepala Biro Perencanaan Settama BNN Mardiharto Tjokrowasito, serta Kepala Bagian Rumah Tangga Settama BNN Didik Hariyanto.



Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Budi Waseso berbagi pengalaman selama memimpin BNN sekaligus menceritakan kiprahnya setelah memasuki masa purnatugas. Sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Ia menilai bahwa Pramuka merupakan investasi pengabdian untuk membangun generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

Lebih lanjut, Budi Waseso menyampaikan apresiasinya terhadap rencana pembentukan Satuan Karya Pramuka Bersih Narkoba (Saka Bersinar). Menurutnya, kehadiran Saka Bersinar dapat menjadi sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, serta kesadaran bahaya narkoba kepada generasi muda sejak dini.

Ia menuturkan bahwa prinsip hidupnya, komitmen, konsekuen, dan konsisten, merupakan nilai yang diwariskan orang tuanya dan hingga kini masih menjadi pedoman dalam menjalankan setiap amanah yang diberikan negara. Nilai tersebut menjadi landasan dalam perjalanan pengabdiannya, baik saat memimpin BNN, menjalankan berbagai penugasan negara, maupun ketika terus berkontribusi melalui Gerakan Pramuka.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Waseso juga mengenang berbagai pengalaman selama memimpin BNN pada periode 2015 hingga 2018. Beragam tantangan yang dihadapi dalam upaya pemberantasan narkotika, menurutnya, semakin menguatkan keyakinan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang berintegritas harus menjadi perhatian bersama.

Kegiatan anjangsana ditutup dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan kepada institusi dan bangsa Indonesia.

Melalui kegiatan Anjangsana Kepala BNN RI Pada Masanya, BNN berharap semangat perjuangan, integritas, dan keteladanan para pendahulu dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan BNN dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Semangat dan dedikasi para pendahulu tersebut menjadi bekal berharga bagi BNN dalam melanjutkan perjuangan mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba).

Menyambut peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) melaksanakan kegiatan Anjangsana Kepala BNN RI Pada Masanya sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada para pemimpin terdahulu yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan institusi. Melalui kegiatan ini, BNN berupaya menjaga tali silaturahmi sekaligus mewariskan nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, dan dedikasi kepada generasi penerus.

Rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (10/6), melalui kunjungan kepada Kepala BNN RI periode 2015–2018, Komisaris Jenderal Polisi (Purn.) Budi Waseso, di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pramuka, Depok, Jawa Barat. Kunjungan dipimpin langsung oleh Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto, didampingi Deputi Pemberantasan BNN RI Aswin Sipayung, Kepala Biro Perencanaan Settama BNN Mardiharto Tjokrowasito, serta Kepala Bagian Rumah Tangga Settama BNN Didik Hariyanto.

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Budi Waseso berbagi pengalaman selama memimpin BNN sekaligus menceritakan kiprahnya setelah memasuki masa purnatugas. Sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka, Ia menilai bahwa Pramuka merupakan investasi pengabdian untuk membangun generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat.

Lebih lanjut, Budi Waseso menyampaikan apresiasinya terhadap rencana pembentukan Satuan Karya Pramuka Bersih Narkoba (Saka Bersinar). Menurutnya, kehadiran Saka Bersinar dapat menjadi sarana strategis untuk menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, serta kesadaran bahaya narkoba kepada generasi muda sejak dini.

Ia menuturkan bahwa prinsip hidupnya, komitmen, konsekuen, dan konsisten, merupakan nilai yang diwariskan orang tuanya dan hingga kini masih menjadi pedoman dalam menjalankan setiap amanah yang diberikan negara. Nilai tersebut menjadi landasan dalam perjalanan pengabdiannya, baik saat memimpin BNN, menjalankan berbagai penugasan negara, maupun ketika terus berkontribusi melalui Gerakan Pramuka.

Dalam kesempatan tersebut, Budi Waseso juga mengenang berbagai pengalaman selama memimpin BNN pada periode 2015 hingga 2018. Beragam tantangan yang dihadapi dalam upaya pemberantasan narkotika, menurutnya, semakin menguatkan keyakinan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang berintegritas harus menjadi perhatian bersama.

Kegiatan anjangsana ditutup dengan penyerahan cendera mata sebagai simbol penghormatan dan apresiasi atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan kepada institusi dan bangsa Indonesia.

Melalui kegiatan Anjangsana Kepala BNN RI Pada Masanya, BNN berharap semangat perjuangan, integritas, dan keteladanan para pendahulu dapat terus menjadi inspirasi bagi seluruh insan BNN dalam menjalankan tugas melindungi masyarakat dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Semangat dan dedikasi para pendahulu tersebut menjadi bekal berharga bagi BNN dalam melanjutkan perjuangan mewujudkan Indonesia Bersinar (Bersih Narkoba). (*)

Rabu, 10 Juni 2026

HANI Dimulai Dari Anak Bersih Narkotika

BY GentaraNews IN ,



Jakarta - Kepala BNN RI melakukan audiensi dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) di Jakarta, Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas rencana kolaborasi pada peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, sekaligus menjajaki pembaruan kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Rabu (10/6/2026)

"BNN dan Kementerian PPPA memiliki banyak irisan tugas yang dapat disinergikan dalam upaya melindungi generasi bangsa. Sejalan dengan itu, BNN saat ini tengah memberikan perhatian khusus terhadap isu perlindungan anak melalui Gerakan Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkotika (ANANDA BERSINAR)," jelas Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto

Menurut Kepala BNN RI, kesamaan fokus tersebut membuka peluang yang luas bagi kedua lembaga untuk mengembangkan berbagai program kolaboratif, termasuk pada peringatan HANI yang berdekatan dengan Hari Anak Nasional.

“Pada peringatan HANI tahun ini Kami tidak menggelar kegiatan seremonial besar, sehingga Kami ingin menggandeng Kementerian PPPA untuk berkolaborasi untuk menghadirkan kegiatan yang lebih berdampak bagi masyarakat,” ujar Kepala BNN RI.

Menteri PPPA, Arifatul Choiri Fauzi, menyambut baik ajakan tersebut dan menegaskan bahwa kedua lembaga memiliki tujuan yang sama dalam melindungi anak dari berbagai ancaman, termasuk narkotika.

"Tujuan yang ingin Kita capai sejatinya sama, Saya melihat banyak program dan berbagai upaya yang dijalankan Kementerian PPPA dapat disinergikan dengan program-program BNN untuk memberikan manfaat yang lebih luas" tuturnya.

Selain membahas kegiatan peringatan Hari Anak Nasional dan HANI, kedua pihak juga sepakat memperkuat kerja sama melalui pembaruan MoU yang berakhir pada 2025 lalu. Guna menindaklanjuti rencana kerja sama, BNN dan Kementerian PPPA juga akan membentuk tim bersama untuk mempersiapkan berbagai program kolaboratif secara berkelanjutan di tingkat pusat maupun daerah. (LEP)






Sumber : Biro Humas Dan Protokol BNN

Kamis, 04 Juni 2026

Peredaran Gelap Narkotika Mengancam Masa Depan Bangsa

BY GentaraNews IN ,



JAKARTA – Peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika yang terus meningkat di berbagai daerah dinilai sebagai ancaman serius terhadap ketahanan nasional. Fenomena tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi merusak moral, karakter, dan masa depan generasi bangsa.

Aktivis peduli penyalahguna narkoba, Le Putra, menyatakan bahwa peredaran gelap narkotika dapat dipandang sebagai salah satu bentuk proxy war atau perang melalui pihak ketiga yang secara perlahan melemahkan suatu bangsa tanpa menggunakan kekuatan militer secara langsung.

“Penyalahgunaan narkoba yang terus meningkat prevalensinya dari tahun ke tahun telah merusak generasi muda, baik yang berada di perkotaan maupun di pedesaan. Ini merupakan ancaman nyata yang harus menjadi perhatian bersama,” ujar Le Putra.

Menurutnya, para bandar dan jaringan pengedar narkotika terus mencari sasaran baru dengan menjadikan lingkungan sekolah, lingkungan kerja, serta kawasan permukiman sebagai target pemasaran. Generasi muda menjadi kelompok yang paling rentan terpapar karena berada pada usia produktif dan masa pencarian jati diri.

Le Putra menegaskan bahwa dampak penyalahgunaan narkoba tidak hanya dirasakan oleh individu pengguna, tetapi juga berdampak luas terhadap keluarga, lingkungan sosial, produktivitas kerja, hingga stabilitas pembangunan nasional.

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan keterlibatan dalam upaya pencegahan serta penyelamatan korban penyalahgunaan narkotika.

“Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas aparat penegak hukum atau pemerintah semata. Seluruh lapisan masyarakat memiliki tanggung jawab moral untuk melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika,” katanya.

Le Putra juga mengingatkan bahwa partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika telah diamanatkan dalam Bab XIII Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengatur peran serta masyarakat dalam membantu upaya pencegahan, pemberantasan peredaran gelap narkotika, serta rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba.

Menurutnya, pendekatan yang harus dikedepankan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif dan rehabilitatif melalui edukasi, penguatan ketahanan keluarga, pembinaan generasi muda, serta dukungan terhadap program rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika.

“Keselamatan generasi muda adalah investasi masa depan bangsa. Karena itu, seluruh komponen masyarakat harus bersatu dalam memerangi narkoba dan menyelamatkan mereka yang telah menjadi korban penyalahgunaan narkotika,” tutup Le Putra.

Senin, 26 Januari 2026

Kelompok Ahli BNN RI Di Kukuhkan

BY GentaraNews IN ,



Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, secara resmi memimpin pengukuhan Kelompok Ahli BNN Masa Bakti Tahun 2026–2027 yang digelar di Ruang Mohammad Hatta, Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur, Senin (26/1).


Pengukuhan ini merupakan langkah strategis BNN dalam memperkuat kapasitas intelektual dan kelembagaan guna menghadapi ancaman narkotika yang bersifat extraordinary crime serta terus berkembang seiring kemajuan teknologi dan dinamika global.



Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa pengukuhan Kelompok Ahli bukan sekadar seremonial pergantian personel, melainkan bentuk konsolidasi intelektual dan strategis BNN dalam merumuskan kebijakan yang berbasis sains, data, dan bukti (evidence-based policy).


“Dalam menghadapi dinamika ancaman narkotika yang semakin kompleks dan bergerak cepat, BNN membutuhkan rekomendasi kebijakan yang berbasis sains, data, dan bukti agar strategi P4GN dapat dijalankan secara efektif, efisien, dan akuntabel,” tegas Kepala BNN RI.


Kepala BNN RI juga mengapresiasi kontribusi Kelompok Ahli Masa Bakti 2024–2026 yang telah memberikan fondasi pemikiran penting bagi penguatan organisasi, sekaligus mengharapkan Kelompok Ahli Masa Bakti 2026–2027 dapat berperan sebagai strategic think tank dalam menjawab tantangan narkotika, termasuk fenomena New Psychoactive Substances (NPS) dan modus kejahatan berbasis teknologi digital.



Adapun Kelompok Ahli BNN Masa Bakti 2026–2027 terdiri atas para akademisi, praktisi, dan tokoh profesional lintas disiplin ilmu, yaitu:


1.⁠ ⁠Drs. Ahwil Luthan, S.H., M.B.A., M.M. (Hubungan Luar Negeri)

2.⁠ ⁠Prof. Dr. Agus Surono, S.H., M.H. (Hukum Pidana)

3.⁠ ⁠Dr. Devie Rahmawati, CICS (Humas dan Komunikasi Sosial)

4.⁠ ⁠Prof. Dr. H. Ahmad Sudiro, S.H., M.H., M.Kn., M.M. (Hukum Perdata)

5.⁠ ⁠Prof. Dr. Ariawan Gunadi, S.H., M.H. (Hukum Bisnis dan Ekonomi)

6.⁠ ⁠Dr. Haryono Kuswanto, S.E., S.H., M.M., M.H., CLA., C.Med. (Hukum Pidana)

7.⁠ ⁠Prof. Dr. Yuddy Chrisnandi, S.H., S.E., M.M. (Transformasi Kelembagaan, Reformasi Birokrasi, dan Sumber Daya Manusia)

8.⁠ ⁠Adithya P. Winata (Pemberdayaan Generasi Muda)


9.⁠ ⁠Choirul Anam, S.E., S.H., M.E., Ak., Ph.D., CA., ChFA., CIISA., CHRA., CSBA., CLA. (Keuangan dan Ekonomi)

10.⁠ ⁠Enday Hidayat, S.H. (Sosial dan Pendidikan)

11.⁠ ⁠Prof. Drs. Adrianus Eliasta Meliala, M.Si., M.Sc., Ph.D. (Kriminologi)

12.⁠ ⁠Prof. Dr. Achmad Tjachja Nugraha, S.P., M.P., PIA., CACP., CH., CHt. (Kelembagaan dan Tata Negara)

13.⁠ ⁠Prof. Apt. Dr. rer. nat. I Made Agus GelGel Wirasuta, M.Si. (Psikologi Forensik dan Biofarmasi)

14.⁠ ⁠Sukmo Harsono, S.E., M.M. (Perencanaan dan Lembaga)

Melalui pengukuhan ini, BNN menegaskan komitmen War on Drugs for Humanity, yakni pendekatan seimbang antara penindakan tegas terhadap sindikat narkoba dan pendekatan humanis kepada korban penyalahgunaan, dengan dukungan pemikiran dari berbagai bidang keahlian Kelompok Ahli demi perlindungan masa depan generasi bangsa.

Jumat, 14 Maret 2025

Perkembangan Kecerdasan Buatan (AI) di Indonesia dan Manfaatnya untuk Kehidupan Sehari-hari

BY GentaraNews IN , , , ,


Gentara News,- Kecerdasan Buatan atau yang biasa disebut AI (Artificial Intelligence) semakin berkembang pesat di berbagai negara, termasuk Indonesia. Teknologi ini membawa banyak perubahan, baik dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, hingga kehidupan sehari-hari. Namun, bagi sebagian orang yang masih awam dengan teknologi ini, mungkin terbayang sebuah sistem yang rumit dan sulit dipahami. Lantas, apa sebenarnya kecerdasan buatan itu? Dan bagaimana AI bisa bermanfaat dalam kehidupan kita?

Apa Itu Kecerdasan Buatan (AI)?

Kecerdasan Buatan atau AI adalah teknologi yang memungkinkan mesin atau komputer untuk berpikir, belajar, dan bertindak seperti manusia. Dengan menggunakan data dan algoritma (langkah-langkah perhitungan), mesin AI bisa "mengerti" dan "memprediksi" apa yang harus dilakukan dalam situasi tertentu. Misalnya, ketika kita menggunakan aplikasi peta untuk mencari rute tercepat, sistem AI yang ada di dalamnya bisa memperkirakan waktu perjalanan dan mengarahkan kita sesuai dengan kondisi lalu lintas terkini.

Perkembangan AI di Indonesia

Di Indonesia, perkembangan AI semakin meningkat. Banyak perusahaan dan institusi pendidikan yang mulai memanfaatkan AI untuk berbagai kepentingan. Contohnya, di bidang e-commerce, perusahaan besar seperti Tokopedia dan Bukalapak menggunakan AI untuk memprediksi produk yang akan dicari oleh konsumen. AI juga digunakan oleh sektor perbankan untuk mempermudah transaksi, seperti dalam sistem deteksi penipuan (fraud detection).

Selain itu, pemerintah Indonesia juga mulai mendukung pengembangan AI melalui program-program seperti Indonesia Artificial Intelligence Society (IAIS) yang bertujuan untuk memperkenalkan AI kepada masyarakat luas dan memanfaatkan teknologi ini untuk kepentingan nasional.

Manfaat AI dalam Kehidupan Sehari-hari

  1. Mempermudah Akses Informasi dan Layanan AI memungkinkan kita untuk mendapatkan informasi lebih cepat dan tepat. Misalnya, melalui asisten virtual seperti Google Assistant atau Siri, kita bisa menanyakan berbagai hal dengan mudah tanpa harus mencari secara manual. Bahkan, aplikasi AI seperti chatbots juga digunakan oleh perusahaan untuk memberikan layanan pelanggan 24 jam.

  2. Meningkatkan Kualitas Layanan Kesehatan Di dunia medis, AI sudah mulai digunakan untuk membantu mendiagnosis penyakit lebih cepat dan akurat. Contohnya, AI dapat menganalisis gambar medis seperti rontgen dan MRI untuk mendeteksi penyakit seperti kanker atau gangguan jantung. Ini bisa mempercepat proses diagnosis dan membantu dokter memberikan perawatan yang lebih baik bagi pasien.

  3. Mempermudah Pekerjaan di Bidang Pendidikan Dalam dunia pendidikan, AI dapat membantu siswa belajar lebih efektif. Misalnya, dengan aplikasi pembelajaran berbasis AI yang dapat menyesuaikan materi dengan kemampuan masing-masing siswa, sehingga proses belajar menjadi lebih personal dan sesuai dengan kebutuhan.

  4. Meningkatkan Efisiensi Bisnis Banyak perusahaan di Indonesia yang mulai menggunakan AI untuk meningkatkan efisiensi bisnis. Dengan AI, perusahaan bisa mengoptimalkan proses produksi, mengelola persediaan barang, serta memprediksi tren pasar. Semua ini membantu perusahaan untuk lebih produktif dan mengurangi biaya operasional.

  5. Membantu Pengambilan Keputusan AI membantu individu dan perusahaan untuk mengambil keputusan yang lebih baik dengan menganalisis data dalam jumlah besar dan menemukan pola-pola yang tidak terlihat oleh manusia. Misalnya, dalam dunia keuangan, AI bisa membantu investor untuk memilih saham yang tepat berdasarkan analisis data pasar.

Kesimpulan

Perkembangan kecerdasan buatan di Indonesia semakin pesat dan memberikan banyak manfaat, terutama dalam mempermudah pekerjaan, meningkatkan kualitas layanan, dan membantu pengambilan keputusan. Meskipun teknologi ini masih terbilang baru bagi sebagian besar orang, manfaat AI dalam kehidupan sehari-hari semakin terasa. Dengan dukungan dari pemerintah, industri, dan pendidikan, kita dapat berharap bahwa teknologi ini akan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Indonesia ke depan. (Ay)



#teknologi #ai #gentaranews #indonesia #artificialintelegent #news

Kamis, 02 Mei 2024

PUTRA DAERAH: Perlunya Pemimpin Muda Berjiwa Heroik Membangun Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Daerahnya.

BY GentaraNews IN , , , , ,


GentaraNews, 03-5-2024,-

Masa depan suatu daerah terletak pada tangan pemimpinnya. Di era yang penuh dengan perubahan dan tantangan ini, dibutuhkan sosok pemimpin muda yang berjiwa heroik, berani, inovatif, cerdas, kreatif, visioner, jujur, dan berakhlak untuk membangun perekonomian daerah demi kesejahteraan masyarakat. Putra daerah, dengan pemahaman mendalam tentang budaya dan potensi lokal, menjadi kandidat ideal untuk kepemimpinan yang transformatif.

Mengapa Putra Daerah Diperlukan?
Memahami Budaya dan Kearifan Lokal: Putra daerah memiliki pemahaman yang mendalam tentang budaya dan kearifan lokal. Hal ini memungkinkan mereka untuk merumuskan strategi pembangunan yang selaras dengan nilai-nilai dan tradisi masyarakat.

Memiliki Rasa Cinta dan Kepemilikan: Putra daerah memiliki rasa cinta dan kepemilikan yang kuat terhadap daerahnya. Mereka termotivasi untuk membawa perubahan positif dan memajukan daerahnya demi kesejahteraan masyarakat.

Memiliki Jaringan dan Koneksi Lokal: Putra daerah memiliki jaringan dan koneksi yang kuat dengan masyarakat dan pemangku kepentingan lokal. Hal ini memudahkan mereka untuk menggalang dukungan dan kerjasama dalam membangun daerah.

Mampu Menjembatani Generasi: Putra daerah mampu menjembatani generasi muda dan tua. Mereka dapat memahami aspirasi generasi muda dan menggabungkannya dengan pengalaman dan kebijaksanaan generasi tua.

Keunggulan Putra Daerah sebagai Pemimpin:
Keberanian dan Ketegasan: Putra daerah memiliki keberanian dan ketegasan untuk mengambil keputusan yang tepat dan cepat. Mereka tidak ragu untuk mengambil risiko dan bertanggung jawab atas keputusannya.

Inovasi dan Kreativitas: Putra daerah memiliki pemikiran yang inovatif dan kreatif untuk mengembangkan potensi ekonomi daerah. Mereka mampu melihat peluang baru dan menciptakan terobosan baru untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Visi dan Misi Jelas: Putra daerah memiliki visi dan misi yang jelas untuk membangun perekonomian daerah. Mereka mampu merumuskan strategi dan program yang efektif untuk mencapai tujuan tersebut.

Kejujuran dan Integritas: Putra daerah menjunjung tinggi kejujuran dan integritas dalam menjalankan tugasnya. Mereka tidak tergoda oleh korupsi dan nepotisme, dan selalu mengutamakan kepentingan masyarakat.

Etos Kerja yang Tinggi: Putra daerah memiliki etos kerja yang tinggi dan dedikasi yang kuat untuk membangun daerahnya. Mereka rela bekerja keras dan pantang menyerah dalam mencapai tujuannya.

Dampak Positif Kepemimpinan Putra Daerah:
Perekonomian Daerah yang Maju: Putra daerah yang berjiwa heroik dapat membawa perubahan positif bagi perekonomian daerah. Mereka mampu menarik investasi, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Kesejahteraan Masyarakat yang Meningkat: Dengan perekonomian yang maju, kesejahteraan masyarakat pun akan meningkat. Masyarakat akan memiliki akses yang lebih baik terhadap kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Pelestarian Budaya dan Kearifan Lokal: Putra daerah memiliki komitmen untuk melestarikan budaya dan kearifan lokal.
Hal ini dapat memperkuat identitas dan rasa bangga masyarakat terhadap daerahnya.

Masa Depan yang Cerah, Putra daerah yang visioner dan berakhlak dapat membawa masa depan yang cerah bagi daerahnya. Mereka mampu membangun fondasi yang kuat untuk pembangunan jangka panjang dan memastikan keberlanjutan pembangunan di masa depan.

Kesimpulan:
Putra daerah dengan karakter heroik, berani, inovatif, cerdas, kreatif, visioner, jujur, dan berakhlak adalah pemimpin ideal untuk membangun perekonomian daerah yang maju dan sejahtera. Masyarakat harus mendukung dan memberikan kesempatan kepada putra daerah untuk memimpin daerahnya.
Dengan kepemimpinan yang tepat dan kerja sama dari semua pihak, kita dapat membangun masa depan yang lebih baik bagi daerah dan masyarakatnya. (Ideologi Sikap Otak)

Selasa, 15 Agustus 2023

KEMENDAGRI dan KADIIFA Sepakat Gelar Festival dan Expo Tenun Songket 2023

BY GentaraNews IN ,

 


Tenun dan songket tradisional yang ada di seluruh kepulauan   Indonesia, merupakan ciri khas dan jati diri budaya bangsa . Tenun dan Songket Tradisional hand made Indonesia, mempunyai nilai  filosofi nan adiluhung,  yang mempunyai nilai investasi dan nilai jual tinggi, sudah  selayak nya wastra tradisional tenun dan songket Indonesia di berikan apresiasi  tinggi dan di dukung kelestarian nya, di lindungi kepemilikan secara resmi keberadaannya yang sejak lebih dari 1000 tahun secara turun temurun masih di kembangkan oleh anak bangsa indonesia.

Presiden dan seluruh pemerintah  secara resmi wajib melestarikan  warisan budaya bangsa tak benda, sebagai aset budaya yang tidak ternilai, begitupun wajib dibudayakan, digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat indonesia .

Hasil pelaksanaan Gathering Festival Tenun, Songket Nusantara, dan UMKM Expo Auditorium BPSDM Kemendagri adalah bentuk promosi untuk penyelenggaraan Festival Tenun, Songket Nusantara, dan UMKM Expo. Rabu (9/8/23) lalu.



“Festival dimaksud untuk mengukuhkan warisan budaya ini. Kementerian Dalam Negeri bekerjasama dengan Komunitas Indonesia International Fashion Art & UKM (KADIIFA),  Pemerintah DKI Jakarta, dan Kamar Dagang & Industri Indonesia akan menyelenggarakan Festival Tenun Songket Nusantara & UMKM Expo 2023 di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta, dari 2 hingga 7 September 2023”, Jelas Ketua Umum Kadiifa Prof. Dr. Hj. Anna Mariana, SH, MH, MBA

“Fokus utama Festival Tenun Songket Nusantara & UMKM Expo tahun ini adalah Deklarasi dan Penetapan Hari Tenun dan Songket Nasional pada tanggal 7 September. Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo akan memimpin acara tersebut. Pemilihan tanggal ini menghormati momen di tahun 1926 saat Dr. Soetomo menjadikan "menenun" sebagai mata pelajaran utama di sekolah formal”, tambah Anna Mariana menjelaskan

“Dalam kegitan tersebut Presiden Joko Widodo sebagai Bapak Pelindung Tenun & Songket Nusantara. Agenda lain termasuk Pemilihan Putra Putri Tenun & Songket Indonesia 2023, Pameran Tenun Songket Keraton Nusantara, UMKM Expo, serta Konser Budaya & Festival Tari Nusantara”, tambah Anna Mariana lagi

Festival Tenun Songket Nusantara & UMKM Expo 2023 menjadi langkah penting dalam menjaga keberlanjutan warisan budaya Indonesia yang kaya dan tak ternilai harganya. (LE).

Tutorial BloggingTutorial BloggingBlogger Tricks

Baca Juga