Paguyuban warga Aceh Utara yang
berbasis di Jabodetabek, Pase serantau Aceh Utara (PSAU) atau yang lebih
dikenal dengan Pase Raya, menggelar acara Halal Bihalal dengan tema Sucikan “Hati,
Eratkan Silaturahmi, Kuatkan Sinergi Menuju Kinerja yang Dicintai Ilahi", yang
berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan di kawasan Cibubur Lake View depok
pada Minggu, 3 Mei 2026.
Acara ini dihadiri oleh berbagai
kalangan masyarakat Aceh yang berdomisili di Jabodetabek, dan dari Aceh hadir Bupati
Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., MM., yang akrab
disapa Ayah Wa. Dari tokoh masyarakat Irjen Pol (Purn) DR. H. Saiful Maltha, S.I.K., S.H.,
M.Si, H Sudirman, S. Sos (DPD RI) atau yang akrab dipanggil Haji Uma, Teuku Zulfadli atau yang akrab dipanggil Waled Landeng
(Komisi 6 DPR Aceh) Akademisi Dr .Alfian Wakil Rektor Unimal Aceh. hadir juga Dr. Ir. Surya
Darma, MBA, Ketua Majelis Adat Aceh (MAA) Perwakilan Jakarta dan Prof, Drs. Erman Anom, MM, Ph.D. Guru
Besar di Universitas Esa Unggul hingga generasi muda. Suasana kebersamaan
terasa kental sejak awal hingga akhir kegiatan, yang bertujuan mempererat
silaturahmi pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H.
“Halal bihalal ini bukan hanya
sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat
ukhuwah dan kebersamaan di antara warga Pasee Raya di perantauan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Pase
Serantau Aceh Utara, Dr. Khaidir
Abdurrahman, S.IP., M.AP yang juga Direktur Hubungan Kelembagaan PT ASABRI
(Persero), dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga identitas dan
nilai-nilai budaya Aceh di tengah kehidupan metropolitan.
“Kita berharap Pasee Raya dapat terus
menjadi wadah pemersatu, tempat saling mendukung, serta berkontribusi positif
bagi masyarakat luas, baik di Jakarta maupun untuk daerah asal kita di Aceh,”
ungkapnya.
Hadir juga 2 orang perwakillan dari
Jepang yang akan membantu mendirikan
pabrik pengolahan sampah menjadi energi listrik menghibahkan 1 unit
mesin air tawar, atau desalinasi, adalah
alat untuk mengubah air laut/payau menjadi air bersih siap konsumsi menggunakan
teknologi Sea Water Reverse Osmosis (SWRO)
atau evaporasi (fresh water generator) dan program magang ke Jepang bagi
generasi muda Aceh.
Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil, S.E., MM., dalam sambutannya
mengajak seluruh warga pase raya, khususnya warga Aceh Utara di perantauan untuk
menggalang dana membantu kampung halaman yang tertimpa musibah.
Sementara H Sudirman, S. Sos dalam tausiahnya menyampaikan
bahwa, “manusia sudah di ciptakan Allah dalam bentuk yang seindah indahnya,
tetapi ada manusia yang masih butuh pengakuan kesempurnaan melaui operasi plastik”
ucap Haji Uma.
Acara ini juga diisi doa bersama, yang
di pimpin oleh Teuku Zulfadli disambung dengan selawat
Nabi yang diikuti seluruh peserta yang hadir.
Acara diakhiri denngan makan bersama yang semakin menambah keakraban antar peserta. Kegiatan ditutup Foto Bersama. (LEP)